alexametrics
28.7 C
Madura
Thursday, May 19, 2022

Wujud Pengabdian Said Abdullah pada Ponpes

SUMENEP – Dedikasi MH Said Abdullah dalam urusan sosial dan keagamaan patut ditiru. Ketua Banggar DPR RI asal Sumenep ini tak henti-hentinya membangun masjid di beberapa kecamatan. Hingga saat ini, terdapat lima masjid yang dibangun di Kabupaten Sumenep.

Terbaru, pembangunan masjid di Ponpes Darut Thoyyibah, Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-Batang. Masjid tersebut diberi nama Abdullah Syechan Baghraf. Masjid tersebut diresmikan Said Abdullah bersama istri tercinta, Kholidah Ayu Winarti, dan keempat anaknya pada Jumat (22/10).

Peresmian masjid Abdullah Syechan Baghraf itu juga diikuti Bupati Sumenep Achmad Fauzi, Kapolres AKBP Rahman Wijaya, Dandim 0827 Letkol Inf. Nur Cholis, dan perwakilan ulama KH Thoifur Ali Wafa.

MH Said Abdullah mengatakan, peresmian masjid kelima ini merupakan momentum sepesial karena bersamaan dengan Hari Santri Nasional (HSN) 22 Oktober. ”Alhamdulillah, peresmian masjid ini persis di hari santri,” kata Said saat sambutan.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Bentuk Satgas PMI Bermasalah

Menurut Said, Masjid Abdullah Syechan Baghraf ini dibangun sebagai bentuk pengabdiannya kepada mendiang sang ayah, Abdullah Sechan Baghraf. Berkat didikan ayahnya, dia mengaku bisa menjadi seperti sekarang. ”Karena itu, saya persembahkan untuk ayah yang telah membesarkan saya. Ini bentuk pengabdian kepada kedua orang tua saya,” ujarnya.

Masjid Abdullah Sechan Baghraf dibangun di Ponpes Darut Thayyibah. Itu dilakukan karena politikus PDIP tersebut pernah mengajar dan menjadi ustad pada 1984 selama 2,5 tahun di tempat itu. Selain masjid, Said berencana membangun wisma santri Darut Thayyibah senilai Rp 3 miliar.

”Kebetulan, saya juga yang ngasih nama Darut Thayyibah, termasuk saya juga yang memberi nama Madrasah Lughatul Islamiyah. Karena itu, saya punya kewajiban untuk mengembangkan ponpes ini,” tuturnya.

Baca Juga :  Klaim Produksi Ikan Capai 58 Ribu Ton

Said menginginkan Masjid Abdullah Sechan Baghraf bisa menjadi tempat ibadah paling nyaman untuk masyarakat sekitar. ”Jangan hanya bangunannya yang mentereng, tetapi ramaikan masjid ini. Jadikan masjid ini sebagai tempat untuk meningkatkan ibadah,” pesannya.

Sementara itu, KH. Thoifur Ali Wafa menambahkan, berbahagialah kepada orang-orang yang membangun masjid karena Allah. Sebab, amal jariahnya tidak akan pernah terputus. ”Apa yang dilakukan Pak Said Abdullah itu akan menjadi amal jariah yang tidak berhenti dan terus mengalir,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, peresmian Masjid Abdullah Sechan Baghraf itu ditandai dengan pengguntingan pita melati oleh istri tercinta MH Said Abdullah, Khalidah Ayu Winarti, didampingi anak-anaknya. Momentum itu juga bertepatan dengan ulang tahun MH Said Abdullah. (daf/dry)

- Advertisement -

SUMENEP – Dedikasi MH Said Abdullah dalam urusan sosial dan keagamaan patut ditiru. Ketua Banggar DPR RI asal Sumenep ini tak henti-hentinya membangun masjid di beberapa kecamatan. Hingga saat ini, terdapat lima masjid yang dibangun di Kabupaten Sumenep.

Terbaru, pembangunan masjid di Ponpes Darut Thoyyibah, Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-Batang. Masjid tersebut diberi nama Abdullah Syechan Baghraf. Masjid tersebut diresmikan Said Abdullah bersama istri tercinta, Kholidah Ayu Winarti, dan keempat anaknya pada Jumat (22/10).

Peresmian masjid Abdullah Syechan Baghraf itu juga diikuti Bupati Sumenep Achmad Fauzi, Kapolres AKBP Rahman Wijaya, Dandim 0827 Letkol Inf. Nur Cholis, dan perwakilan ulama KH Thoifur Ali Wafa.


MH Said Abdullah mengatakan, peresmian masjid kelima ini merupakan momentum sepesial karena bersamaan dengan Hari Santri Nasional (HSN) 22 Oktober. ”Alhamdulillah, peresmian masjid ini persis di hari santri,” kata Said saat sambutan.

Baca Juga :  Siswa SMPN 3 Sumenep Antusias Ikuti Pelatihan Jurnalistik

Menurut Said, Masjid Abdullah Syechan Baghraf ini dibangun sebagai bentuk pengabdiannya kepada mendiang sang ayah, Abdullah Sechan Baghraf. Berkat didikan ayahnya, dia mengaku bisa menjadi seperti sekarang. ”Karena itu, saya persembahkan untuk ayah yang telah membesarkan saya. Ini bentuk pengabdian kepada kedua orang tua saya,” ujarnya.

Masjid Abdullah Sechan Baghraf dibangun di Ponpes Darut Thayyibah. Itu dilakukan karena politikus PDIP tersebut pernah mengajar dan menjadi ustad pada 1984 selama 2,5 tahun di tempat itu. Selain masjid, Said berencana membangun wisma santri Darut Thayyibah senilai Rp 3 miliar.

”Kebetulan, saya juga yang ngasih nama Darut Thayyibah, termasuk saya juga yang memberi nama Madrasah Lughatul Islamiyah. Karena itu, saya punya kewajiban untuk mengembangkan ponpes ini,” tuturnya.

Baca Juga :  Kakaktua Kecil Jambul Kuning Ditemukan Doktor Amerika

Said menginginkan Masjid Abdullah Sechan Baghraf bisa menjadi tempat ibadah paling nyaman untuk masyarakat sekitar. ”Jangan hanya bangunannya yang mentereng, tetapi ramaikan masjid ini. Jadikan masjid ini sebagai tempat untuk meningkatkan ibadah,” pesannya.

Sementara itu, KH. Thoifur Ali Wafa menambahkan, berbahagialah kepada orang-orang yang membangun masjid karena Allah. Sebab, amal jariahnya tidak akan pernah terputus. ”Apa yang dilakukan Pak Said Abdullah itu akan menjadi amal jariah yang tidak berhenti dan terus mengalir,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, peresmian Masjid Abdullah Sechan Baghraf itu ditandai dengan pengguntingan pita melati oleh istri tercinta MH Said Abdullah, Khalidah Ayu Winarti, didampingi anak-anaknya. Momentum itu juga bertepatan dengan ulang tahun MH Said Abdullah. (daf/dry)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/