alexametrics
24.6 C
Madura
Thursday, May 19, 2022

Dishub Jatim Subsidi Ongkos Kapal Rp 29,7 M

SUMENEP – Banyaknya pulau di Sumenep menuntut kemudahan akses transportasi laut. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur tahun ini mengalokasikan anggaran besar untuk membantu penumpang kapal.

Anggaran Rp 29.710.000.000 dialokasikan untuk program subsidi kepada perusahaan pelayaran dalam negeri dalam rangka angkutan laut perintis kepulauan. Program Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur itu dibagi dua.

Pertama, untuk subsidi perusahaan pelayaran angkutan perintis rute Surabaya–Masalembu–Keramaian–Masalembu–Kalianget–Pamekasan–Gilimandangin–Gili Ketapang–Probolinggo PP. Anggaran paket ini Rp 17.600.000.000. PT Dharma Dwipa Utama jadi pemenang dengan harga terkoreksi Rp17.435.743.644.

Sementara subsidi perusahaan pelayaran angkutan laut perintis rute Kalianget–Sapudi–Kangean–Sapeken–Pagerungan Besar–Sapeken Tanjung Wangi PP dimenangkan Sumekar Kompleks Pelabuhan Kalianget, Sumenep. Program ini dianggarkan Rp 12.110.000.000 dengan harga terkoreksi Rp 12.020.817.468.

Baca Juga :  GUSDURian Peduli Bantu Ambulans Laut Warga Pagerungan Besar

Kepala Dishub Jatim Fattah Jasin membenarkan, dua paket subsidi itu untuk lima lintasan kapal perintis. Program tersebut sangat dibutuhkan masyarakat Jawa Timur, khususnya Sumenep yang memiliki banyak pulau.

Dia menjelaskan, subsidi itu berbentuk pengurangan harga tiket yang harus dibayar penumpang. Jika harga tiket normal kapal perintis Rp 15 ribu per orang, penumpang cukup bayar Rp 10 ribu. Sebab, pemerintah menyubsidi Rp 5 ribu.

Program itu mendapat respons positif dari masyarakat. Sebab, masyarakat mendapat subsidi harga tiket dan bisa mengurangi beban mereka. ”Mereka merasa senang karena ada subsidi,” ucapnya.

Fattah menambahkan, program ini diperuntukkan masyarakat Jatim di kawasan kepulauan. Khususnya masyarakat Madura, lebih khusus lagi masyarakat Sumenep.

Baca Juga :  Berharap Integritas Siswa Semakin Tinggi
- Advertisement -

SUMENEP – Banyaknya pulau di Sumenep menuntut kemudahan akses transportasi laut. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur tahun ini mengalokasikan anggaran besar untuk membantu penumpang kapal.

Anggaran Rp 29.710.000.000 dialokasikan untuk program subsidi kepada perusahaan pelayaran dalam negeri dalam rangka angkutan laut perintis kepulauan. Program Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur itu dibagi dua.

Pertama, untuk subsidi perusahaan pelayaran angkutan perintis rute Surabaya–Masalembu–Keramaian–Masalembu–Kalianget–Pamekasan–Gilimandangin–Gili Ketapang–Probolinggo PP. Anggaran paket ini Rp 17.600.000.000. PT Dharma Dwipa Utama jadi pemenang dengan harga terkoreksi Rp17.435.743.644.


Sementara subsidi perusahaan pelayaran angkutan laut perintis rute Kalianget–Sapudi–Kangean–Sapeken–Pagerungan Besar–Sapeken Tanjung Wangi PP dimenangkan Sumekar Kompleks Pelabuhan Kalianget, Sumenep. Program ini dianggarkan Rp 12.110.000.000 dengan harga terkoreksi Rp 12.020.817.468.

Baca Juga :  Karena Virus B1351 Lebih Cepat Menular

Kepala Dishub Jatim Fattah Jasin membenarkan, dua paket subsidi itu untuk lima lintasan kapal perintis. Program tersebut sangat dibutuhkan masyarakat Jawa Timur, khususnya Sumenep yang memiliki banyak pulau.

Dia menjelaskan, subsidi itu berbentuk pengurangan harga tiket yang harus dibayar penumpang. Jika harga tiket normal kapal perintis Rp 15 ribu per orang, penumpang cukup bayar Rp 10 ribu. Sebab, pemerintah menyubsidi Rp 5 ribu.

Program itu mendapat respons positif dari masyarakat. Sebab, masyarakat mendapat subsidi harga tiket dan bisa mengurangi beban mereka. ”Mereka merasa senang karena ada subsidi,” ucapnya.

Fattah menambahkan, program ini diperuntukkan masyarakat Jatim di kawasan kepulauan. Khususnya masyarakat Madura, lebih khusus lagi masyarakat Sumenep.

Baca Juga :  Kelangkaan Elpiji Kepulauan Sumenep Pertengahan Ramadan
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/