alexametrics
24 C
Madura
Tuesday, May 17, 2022

Wabup Ajak Masyarakat Cinta Seni Budaya

SUMENEP – Wakil Bupati (Wabup) Sumenep Achmad Fauzi me-launching Yayasan Seni dan Budaya Kalianget Timur, Sabtu (22/2). Bertempat di Gedung Gerak, Kecamatan Kalianget, pengusaha muda itu mengajak seluruh elemen masyarakat peduli terhadap kelestarian seni budaya di Kota Keris.

Menurut Fauzi, pergelaran seni budaya merupakan salah satu bentuk upaya pelestarian. Sekaligus mengajak seluruh masyarakat, terutama generasi muda, untuk melestarikan dan merawat warisan leluhur sehingga tidak punah.

Orang nomor dua di tataran Pemkab Sumenep itu mengapresiasi upaya masyarakat Kalianget Timur yang menginisiasi pergelaran seni budaya. Fauzi mengaku bangga kepada masyarakat yang masih sangat peduli untuk melestarikan dan mengembangkan budaya lokal.

”Kami berharap keberadaan kelompok maupun lembaga yang bergerak di bidang seni budaya menjadi ujung tombak. Untuk mempertahankan kearifan lokal di era saat ini,” katanya saat menyampaikan sambutan.

Baca Juga :  Tukang Rongsokan Temukan Granat

Fauzi berharap masyarakat dan seluruh elemen tidak terlena dengan budaya luar. Selain itu, pesatnya perkembangan teknologi informasi menjadi tantangan tersendiri bagi para pelaku seni di Kabupaten ujung Timur Madura.

Pergelaran seni dan budaya yang diselenggarakan Yayasan Seni Budaya Kalinget Timur, terang dia, merupakan salah satu kegiatan positif yang patut disambut baik. Kegiatan tersebut diyakini dapat meningkatkan semangat masyarakat dalam mencintai seni dan budaya di Sumenep.

”Pelestarian seni budaya ini bukan tugas pemerintah saja. Ketika tidak ada peran serta dan dukungan masyarakat, upaya ini tidak ada apa-apanya,” ujar penulis buku berjudul Saatnya Move On itu.

Dia menambahkan, kreativitas dan inovasi sangat dibutuhkan dalam menjaga dan merawat budaya warisan leluhur. Misalnya, pada setiap kegiatan masyarakat mempertunjukkan hiburan seni budaya tradisional. Di antaranya, tari atau musik. Dengan demikian, Fauzi yakin seni budaya lebih mudah dilestarikan.

Baca Juga :  Rumak Rusak, Korban Abrasi Hanya Dibantu Rp 2,5 Juta

”Menjaga warisan itu hanya membutuhkan kemauan dan niat untuk melakukannya. Dengan didukung seluruh elemen masyarakat untuk mempertahankan budaya lokal ini,” terangnya.

Intensitas pergelaran seni budaya juga akan berdampak positif bagi masyarakat. Salah satunya, dapat menarik kunjungan wisatawan ke Sumenep. Tingginya angka kunjungan akan mampu menggeliatkan perekonomian masyarakat.

”Sektor pariwisata ini sangat potensial untuk mengangkat dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan daerah. Kekayaan budaya ini perlu dimanfaatkan dengan baik,” pungkasnya.

SUMENEP – Wakil Bupati (Wabup) Sumenep Achmad Fauzi me-launching Yayasan Seni dan Budaya Kalianget Timur, Sabtu (22/2). Bertempat di Gedung Gerak, Kecamatan Kalianget, pengusaha muda itu mengajak seluruh elemen masyarakat peduli terhadap kelestarian seni budaya di Kota Keris.

Menurut Fauzi, pergelaran seni budaya merupakan salah satu bentuk upaya pelestarian. Sekaligus mengajak seluruh masyarakat, terutama generasi muda, untuk melestarikan dan merawat warisan leluhur sehingga tidak punah.

Orang nomor dua di tataran Pemkab Sumenep itu mengapresiasi upaya masyarakat Kalianget Timur yang menginisiasi pergelaran seni budaya. Fauzi mengaku bangga kepada masyarakat yang masih sangat peduli untuk melestarikan dan mengembangkan budaya lokal.

”Kami berharap keberadaan kelompok maupun lembaga yang bergerak di bidang seni budaya menjadi ujung tombak. Untuk mempertahankan kearifan lokal di era saat ini,” katanya saat menyampaikan sambutan.

Baca Juga :  Wabup Lantik Kades Branta Tinggi

Fauzi berharap masyarakat dan seluruh elemen tidak terlena dengan budaya luar. Selain itu, pesatnya perkembangan teknologi informasi menjadi tantangan tersendiri bagi para pelaku seni di Kabupaten ujung Timur Madura.

Pergelaran seni dan budaya yang diselenggarakan Yayasan Seni Budaya Kalinget Timur, terang dia, merupakan salah satu kegiatan positif yang patut disambut baik. Kegiatan tersebut diyakini dapat meningkatkan semangat masyarakat dalam mencintai seni dan budaya di Sumenep.

”Pelestarian seni budaya ini bukan tugas pemerintah saja. Ketika tidak ada peran serta dan dukungan masyarakat, upaya ini tidak ada apa-apanya,” ujar penulis buku berjudul Saatnya Move On itu.

Dia menambahkan, kreativitas dan inovasi sangat dibutuhkan dalam menjaga dan merawat budaya warisan leluhur. Misalnya, pada setiap kegiatan masyarakat mempertunjukkan hiburan seni budaya tradisional. Di antaranya, tari atau musik. Dengan demikian, Fauzi yakin seni budaya lebih mudah dilestarikan.

Baca Juga :  47.879 Warga Masih Menganggur

”Menjaga warisan itu hanya membutuhkan kemauan dan niat untuk melakukannya. Dengan didukung seluruh elemen masyarakat untuk mempertahankan budaya lokal ini,” terangnya.

Intensitas pergelaran seni budaya juga akan berdampak positif bagi masyarakat. Salah satunya, dapat menarik kunjungan wisatawan ke Sumenep. Tingginya angka kunjungan akan mampu menggeliatkan perekonomian masyarakat.

”Sektor pariwisata ini sangat potensial untuk mengangkat dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan daerah. Kekayaan budaya ini perlu dimanfaatkan dengan baik,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/