alexametrics
27.1 C
Madura
Thursday, June 30, 2022

Pemkab Doakan Covid-19 Segera Berakhir

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep untuk mencegah persebaran Covid-19. Salah satunya, menggelar istighotsah yang dipimpin Bupati Sumenep A. Busyro Karim pada Sabtu (23/1).

Doa bersama bertajuk Agar Wabah Covid-19 Segera Berakhir itu digelar secara daring. Seluruh elemen masyarakat diperkenankan mengikuti dari tempat masing-masing. Bergabung melalui link kode Zoom Meeting yang disebarkan pemerintah.

Doa bersama ini diikuti seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sumenep. Kegiatan berlangsung khidmat dengan melantunkan doa-doa untuk keselamatan bersama. Terutama memohon kepada Allah SWT agar pandemi Covid-19 yang melanda bumi pertiwi ini segera berakhir.

Bupati A. Busyro Karim yang diwakili Kepala Diskominfo Sumenep Ferdiansyah Tetrajaya menuturkan, di samping ikhtiar, sebagai umat beragama, manusia berkewajiban untuk selalu berdoa kepada Allah SWT. Memohon perlindungan agar diselamatkan dari mara bahaya.

Baca Juga :  Perbaikan Lapangan Olahraga Butuh Rp 3 Miliar

Doa digelar untuk memohon perlindungan dari segala ujian dan cobaan yang melanda tanah air, khususnya di wilayah Kota Keris. Dari semua jenis bencana, tanpa terkecuali bencana nonalam Covid-19. Kegiatan itu sekaligus untuk mengetuk nurani bersama kembali berperilaku tidak menyimpang dari ajaran agama.

Kegiatan ini juga sebagai wujud ajakan kepada seluruh masyarakat agar mengintrospeksi diri. Bahwa bencaana itu terjadi akibat ulah tangan manusia. Semuanya harus tetap saling mendoakan sekalipun tanpa menunggu jadwal resmi dari pemerintah.

Ferdiansyah mengingatkan agar tetap dalam koridor taat protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. ”Upaya nyata selama ini untuk mencegah Covid-19 sudah dilakukan pemerintah. Tapi, kita juga wajib berdoa sebagai salah satu bentuk upaya dengan cara lain,” terangnya.

Menurut dia, sampai sekarang Covid-19 belum berakhir di tengah segala upaya pencegahan yang dilakukan. Lonjakan kasus dan pasien meninggal dunia akibat terpapar virus tersebut masih terjadi. Tenaga kesehatan juga ada yang gugur setelah melawan Covid-19.

Baca Juga :  KPU Sumenep Target Pelipatan Surat Suara Pemilu Selesai Sebulan

 Namun, hal ini tidak bisa diartikan semuanya menjadi percuma. Sebab, kondisinya bisa lebih parah apabila selama ini tidak pernah dilakukan upaya pencegahan dan penanganan. Sejak awal, pemerintah selalu optimistis dengan setiap usaha yang dilakukan.

Tanpa merasa jenuh dan terus melakukan evaluasi untuk memunculkan inovasi dalam melawan Covid-19. Konsistensi ini tentu perlu didukung oleh masyarakat dalam beraktivitas. Pemerintah mengimbau masyarakat patuh pada prokes bukan hanya karena takut disanksi.

Kesadaran dalam diri masyarakat perlu ditingkatkan untuk saling melindungi satu sama lain. Mengingat, persebaran Covid-19 ini masif dan cepat. ”Sebenarnya tidak cukup pencegahan hanya dilakukan pemerintah. Konidisi pandemi ini memang tanggung jawab bersama semua masyarakat,” jelasnya. (par/jun)

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep untuk mencegah persebaran Covid-19. Salah satunya, menggelar istighotsah yang dipimpin Bupati Sumenep A. Busyro Karim pada Sabtu (23/1).

Doa bersama bertajuk Agar Wabah Covid-19 Segera Berakhir itu digelar secara daring. Seluruh elemen masyarakat diperkenankan mengikuti dari tempat masing-masing. Bergabung melalui link kode Zoom Meeting yang disebarkan pemerintah.

Doa bersama ini diikuti seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sumenep. Kegiatan berlangsung khidmat dengan melantunkan doa-doa untuk keselamatan bersama. Terutama memohon kepada Allah SWT agar pandemi Covid-19 yang melanda bumi pertiwi ini segera berakhir.


Bupati A. Busyro Karim yang diwakili Kepala Diskominfo Sumenep Ferdiansyah Tetrajaya menuturkan, di samping ikhtiar, sebagai umat beragama, manusia berkewajiban untuk selalu berdoa kepada Allah SWT. Memohon perlindungan agar diselamatkan dari mara bahaya.

Baca Juga :  Pemkab Akan Telaah Persoalan Garam

Doa digelar untuk memohon perlindungan dari segala ujian dan cobaan yang melanda tanah air, khususnya di wilayah Kota Keris. Dari semua jenis bencana, tanpa terkecuali bencana nonalam Covid-19. Kegiatan itu sekaligus untuk mengetuk nurani bersama kembali berperilaku tidak menyimpang dari ajaran agama.

Kegiatan ini juga sebagai wujud ajakan kepada seluruh masyarakat agar mengintrospeksi diri. Bahwa bencaana itu terjadi akibat ulah tangan manusia. Semuanya harus tetap saling mendoakan sekalipun tanpa menunggu jadwal resmi dari pemerintah.

Ferdiansyah mengingatkan agar tetap dalam koridor taat protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. ”Upaya nyata selama ini untuk mencegah Covid-19 sudah dilakukan pemerintah. Tapi, kita juga wajib berdoa sebagai salah satu bentuk upaya dengan cara lain,” terangnya.

Menurut dia, sampai sekarang Covid-19 belum berakhir di tengah segala upaya pencegahan yang dilakukan. Lonjakan kasus dan pasien meninggal dunia akibat terpapar virus tersebut masih terjadi. Tenaga kesehatan juga ada yang gugur setelah melawan Covid-19.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Tak Berani Spekulasi Harga Tembakau

 Namun, hal ini tidak bisa diartikan semuanya menjadi percuma. Sebab, kondisinya bisa lebih parah apabila selama ini tidak pernah dilakukan upaya pencegahan dan penanganan. Sejak awal, pemerintah selalu optimistis dengan setiap usaha yang dilakukan.

Tanpa merasa jenuh dan terus melakukan evaluasi untuk memunculkan inovasi dalam melawan Covid-19. Konsistensi ini tentu perlu didukung oleh masyarakat dalam beraktivitas. Pemerintah mengimbau masyarakat patuh pada prokes bukan hanya karena takut disanksi.

Kesadaran dalam diri masyarakat perlu ditingkatkan untuk saling melindungi satu sama lain. Mengingat, persebaran Covid-19 ini masif dan cepat. ”Sebenarnya tidak cukup pencegahan hanya dilakukan pemerintah. Konidisi pandemi ini memang tanggung jawab bersama semua masyarakat,” jelasnya. (par/jun)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/