alexametrics
25.8 C
Madura
Thursday, August 11, 2022

Ketua DPRD: Pandemi Covid-19 Ajarkan PHBS

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Momentum Hari Gizi dan Makanan yang diperingati setiap 25 Januari dinilai sebagai waktu yang tepat bagi bangsa Indonesia. Terutama bagi warga Madura untuk introspeksi diri di tengah pandemi Covid-19. Sebab, daya tahan tubuh akan baik jika tubuh mengonsumsi gizi yang baik.

Ketua DPRD Sumenep Abdul Hamid Ali Munir mengatakan, Indonesia membutuhkan remaja yang kreatif, produktif, dan kritis. Menurut dia, untuk mencapai semua itu, remaja harus sehat secara fisik, psikologis, dan sosial.

”Selamat Hari Gizi dan Makanan. Mari kita jaga asupan gizi dalam setiap makanan yang kita konsumsi agar kesehatan tubuh terus terjaga,” katanya kemarin (24/1).

Dia menjelaskan, permasalahan gizi buruk, stunting, dan anemia harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Menurut dia, pemerintah daerah harus mampu mendata dan memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut.

Baca Juga :  Waspadai Aksi Kejaha tan di Tengah Pandemi

Selain itu, pihaknya menekan supaya seluruh fasilitas dan layanan kesehatan di Kabupaten Sumenep diaktifkan. Terutama layanan paling dasar di tingkat desa seperti posyandu. ”Petugas kesehatan harus lebih aktif untuk mendata dan melaporkan perkembangan kesehatan bayi, anak, remaja, dan dewasa di wilayah masing-masing,” terangnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga meminta pemerintah daerah intens memberikan tablet tambah darah (TTD) kepada remaja. Menurut dia, ada tiga permasalahan kesehatan yang signifikan. Yakni, anemia, gizi buruk, dan obesitas.

”Tantangan bagi tenaga kesehatan di Sumenep tahun ini memang berat. Meski pandemi layanan kesehatan harus tetap optimal dan mampu menyelesaikan tiga permasalahan itu,” papar Hamid.

Dengan begitu, politikus PKB dari daerah pemilihan (dapil) 4 ini meminta masyarakat Sumenep selalu menjaga kualitas gizi pada makanannya. Sebab, itu merupakan salah satu kunci bagi tubuh tetap sehat.

Baca Juga :  Dua Penghuni Ruang Isolasi Kabur

Selain itu, olahraga tak kalah penting dilakukan secara rutin di tengah pandemi Covid-19. Menurut dia, dengan olahraga rutin, tubuh akan sehat dan bugar. ”Pandemi Covid-19 ini mengajarkan kita untuk terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam kehidupan kita,” ujarnya.

Selanjutnya, warga Sumenep diajak bersama-sama memanjatkan doa kepada Allah agar pandemi Covid-19 segera berakhir. Warga juga diminta supaya tetap pakai masker, jaga jarak, dan selalu cuci tangan. ”Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah dan terhindar dari segala penyakit,” harapnya. (par)

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Momentum Hari Gizi dan Makanan yang diperingati setiap 25 Januari dinilai sebagai waktu yang tepat bagi bangsa Indonesia. Terutama bagi warga Madura untuk introspeksi diri di tengah pandemi Covid-19. Sebab, daya tahan tubuh akan baik jika tubuh mengonsumsi gizi yang baik.

Ketua DPRD Sumenep Abdul Hamid Ali Munir mengatakan, Indonesia membutuhkan remaja yang kreatif, produktif, dan kritis. Menurut dia, untuk mencapai semua itu, remaja harus sehat secara fisik, psikologis, dan sosial.

”Selamat Hari Gizi dan Makanan. Mari kita jaga asupan gizi dalam setiap makanan yang kita konsumsi agar kesehatan tubuh terus terjaga,” katanya kemarin (24/1).


Dia menjelaskan, permasalahan gizi buruk, stunting, dan anemia harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Menurut dia, pemerintah daerah harus mampu mendata dan memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut.

Baca Juga :  BRI Serahkan Paket Bantuan Sembako ke UPT PSSA

Selain itu, pihaknya menekan supaya seluruh fasilitas dan layanan kesehatan di Kabupaten Sumenep diaktifkan. Terutama layanan paling dasar di tingkat desa seperti posyandu. ”Petugas kesehatan harus lebih aktif untuk mendata dan melaporkan perkembangan kesehatan bayi, anak, remaja, dan dewasa di wilayah masing-masing,” terangnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga meminta pemerintah daerah intens memberikan tablet tambah darah (TTD) kepada remaja. Menurut dia, ada tiga permasalahan kesehatan yang signifikan. Yakni, anemia, gizi buruk, dan obesitas.

”Tantangan bagi tenaga kesehatan di Sumenep tahun ini memang berat. Meski pandemi layanan kesehatan harus tetap optimal dan mampu menyelesaikan tiga permasalahan itu,” papar Hamid.

Dengan begitu, politikus PKB dari daerah pemilihan (dapil) 4 ini meminta masyarakat Sumenep selalu menjaga kualitas gizi pada makanannya. Sebab, itu merupakan salah satu kunci bagi tubuh tetap sehat.

Baca Juga :  Petani Padi Bisa Rugi Jutaan Rupiah

Selain itu, olahraga tak kalah penting dilakukan secara rutin di tengah pandemi Covid-19. Menurut dia, dengan olahraga rutin, tubuh akan sehat dan bugar. ”Pandemi Covid-19 ini mengajarkan kita untuk terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam kehidupan kita,” ujarnya.

Selanjutnya, warga Sumenep diajak bersama-sama memanjatkan doa kepada Allah agar pandemi Covid-19 segera berakhir. Warga juga diminta supaya tetap pakai masker, jaga jarak, dan selalu cuci tangan. ”Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah dan terhindar dari segala penyakit,” harapnya. (par)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/