alexametrics
19.4 C
Madura
Thursday, August 18, 2022

PKB Jatim: Tidak Ada Caleg Mundur

SUMENEP – Panitia seleksi (pansel) pengangkatan direksi PT Sumekar kiranya perlu melakukan kaji ulang. Sebab, kejanggalan kian terkuak. Akhmad Zainal Arifin yang diklaim sudah mundur sebagai caleg DPRD Jatim melalui PKB ternyata tidak benar. Akhmad Zainal Arifin belum mundur sebagai caleg.

Sebelumnya, Akhmad Zainal Arifin mengaku sudah mengajukan surat pengunduran diri kepada PKB atas pencalonannya sebagai caleg DPRD Jatim. Pengakuan tersebut dipertegas oleh Ketua Pansel Carto dan Bupati Sumenep A. Busyro Karim bahwa yang bersangkutan sudah mundur melalui parpol.

Namun, Sekretaris DPW PKB Jatim Baddrut Tamam menyatakan tidak boleh caleg mundur setelah daftar calon tetap (DCT) ditetapkan. Aturannya memang demikian, sehingga parpol tidak bisa melapor ke KPU Jatim. ”Tidak bisa mundur. Saya belum dengar itu (mundurnya Akhmad Zainal Arifin). Coba tanya ke wakil sekretaris DPW PKB Jatim,” kata bupati Pamekasan itu menyarankan.

Wakil Sekretaris DPW PKB Jatim Aliyadi malah kaget mendengar ada caleg DPRD Jatim dari PKB yang mengaku mundur. Dia mengaku tidak ada caleg PKB dapil Madura yang mengajukan pengunduran diri. Lagi pula, caleg sudah tidak boleh mundur.

Baca Juga :  Wamira Mart Waru Diluncurkan sebagai Bentuk Dukungan kepada Bupati

Aliyadi menyatakan, sampai hari ini tidak ada satu pun caleg DPRD Jatim dari PKB yang mundur. ”Tetap sesuai dengan DCT. Tidak ada yang mundur,” tegasnya.

Kalaupun di Sumenep terjadi dinamika ada caleg yang mengaku mundur karena sudah jadi direksi salah satu BUMD, itu terserah. Tetapi yang jelas, ujar Aliyadi, DPW PKB Jatim tidak pernah melaporkan caleg mundur ke KPU. ”DPW PKB tidak pernah mengajukan pengunduran diri caleg,” ucapnya.

Hal yang sama disampaikan Kepala Kantor DPW PKB Jatim Bagus. Menurut dia, sampai sekarang tidak ada caleg dari PKB untuk dapil Madura yang mundur. PKB tidak pernah merasa melapor ke KPU Jatim tentang mundurnya caleg. ”Saya tegaskan tidak ada yang mundur,” terangnya.

Ketua Pansel Pengangkatan Direksi PT Sumekar Carto mengatakan, tugas pansel hanya melihat substansi. Jika dari yang bersangkutan sudah mengundurkan diri dari parpol, itu sudah dianggap memenuhi syarat. ”Surat pengunduran diri dari parpol sudah ada,” klaimnya.

Baca Juga :  Matangkan Rencana Protes Tambak Udang

Asisten I Setkab Sumenep itu mengaku pernah mengutus orang-orangnya ke parpol. Ternyata dari parpol benar sudah mengundurkan diri. ”Urusan ke sananya (KPU, Red), itu urusan organisasi,” katanya. ”Yang penting sudah datang ke parpol, dan benar itu sudah mengundurkan diri,” tuturnya.

Direktur PT Sumekar Akhmad Zainal Arifin mengaku tidak mungkin diterima sebagai direksi PT Sumekar kalau tidak mengundurkan diri sebagai caleg. ”Saya tidak mungkin daftar kalau tidak mengundurkan diri,” katanya.

Ketika ditanya posisi dia di mana kemarin. Dia mengaku ada di kantor PKB Sumenep. Bahkan, dia mengaku sedang memimpin rapat. ”Saya di PKB. Masih rapat. Iya mimpin rapat,” ucapnya.

Ditanya apakah masih aktif di PKB? Zainal mencoba mencari alasan. ”Saya tidak ikut rapat. Cuma kebetulan saja beli kursinya parpol,” pungkasnya. 

 

SUMENEP – Panitia seleksi (pansel) pengangkatan direksi PT Sumekar kiranya perlu melakukan kaji ulang. Sebab, kejanggalan kian terkuak. Akhmad Zainal Arifin yang diklaim sudah mundur sebagai caleg DPRD Jatim melalui PKB ternyata tidak benar. Akhmad Zainal Arifin belum mundur sebagai caleg.

Sebelumnya, Akhmad Zainal Arifin mengaku sudah mengajukan surat pengunduran diri kepada PKB atas pencalonannya sebagai caleg DPRD Jatim. Pengakuan tersebut dipertegas oleh Ketua Pansel Carto dan Bupati Sumenep A. Busyro Karim bahwa yang bersangkutan sudah mundur melalui parpol.

Namun, Sekretaris DPW PKB Jatim Baddrut Tamam menyatakan tidak boleh caleg mundur setelah daftar calon tetap (DCT) ditetapkan. Aturannya memang demikian, sehingga parpol tidak bisa melapor ke KPU Jatim. ”Tidak bisa mundur. Saya belum dengar itu (mundurnya Akhmad Zainal Arifin). Coba tanya ke wakil sekretaris DPW PKB Jatim,” kata bupati Pamekasan itu menyarankan.


Wakil Sekretaris DPW PKB Jatim Aliyadi malah kaget mendengar ada caleg DPRD Jatim dari PKB yang mengaku mundur. Dia mengaku tidak ada caleg PKB dapil Madura yang mengajukan pengunduran diri. Lagi pula, caleg sudah tidak boleh mundur.

Baca Juga :  Herman-PKB Islah,┬áDulsiam Ketua DPRD

Aliyadi menyatakan, sampai hari ini tidak ada satu pun caleg DPRD Jatim dari PKB yang mundur. ”Tetap sesuai dengan DCT. Tidak ada yang mundur,” tegasnya.

Kalaupun di Sumenep terjadi dinamika ada caleg yang mengaku mundur karena sudah jadi direksi salah satu BUMD, itu terserah. Tetapi yang jelas, ujar Aliyadi, DPW PKB Jatim tidak pernah melaporkan caleg mundur ke KPU. ”DPW PKB tidak pernah mengajukan pengunduran diri caleg,” ucapnya.

Hal yang sama disampaikan Kepala Kantor DPW PKB Jatim Bagus. Menurut dia, sampai sekarang tidak ada caleg dari PKB untuk dapil Madura yang mundur. PKB tidak pernah merasa melapor ke KPU Jatim tentang mundurnya caleg. ”Saya tegaskan tidak ada yang mundur,” terangnya.

- Advertisement -

Ketua Pansel Pengangkatan Direksi PT Sumekar Carto mengatakan, tugas pansel hanya melihat substansi. Jika dari yang bersangkutan sudah mengundurkan diri dari parpol, itu sudah dianggap memenuhi syarat. ”Surat pengunduran diri dari parpol sudah ada,” klaimnya.

Baca Juga :  Pemilik┬áToko Mokong, Pekerja Tewas Tersetrum

Asisten I Setkab Sumenep itu mengaku pernah mengutus orang-orangnya ke parpol. Ternyata dari parpol benar sudah mengundurkan diri. ”Urusan ke sananya (KPU, Red), itu urusan organisasi,” katanya. ”Yang penting sudah datang ke parpol, dan benar itu sudah mengundurkan diri,” tuturnya.

Direktur PT Sumekar Akhmad Zainal Arifin mengaku tidak mungkin diterima sebagai direksi PT Sumekar kalau tidak mengundurkan diri sebagai caleg. ”Saya tidak mungkin daftar kalau tidak mengundurkan diri,” katanya.

Ketika ditanya posisi dia di mana kemarin. Dia mengaku ada di kantor PKB Sumenep. Bahkan, dia mengaku sedang memimpin rapat. ”Saya di PKB. Masih rapat. Iya mimpin rapat,” ucapnya.

Ditanya apakah masih aktif di PKB? Zainal mencoba mencari alasan. ”Saya tidak ikut rapat. Cuma kebetulan saja beli kursinya parpol,” pungkasnya. 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/