alexametrics
21.5 C
Madura
Sunday, May 22, 2022

Jalan Kabupaten Butuh Perbaikan

SUMENEP – Jalan menuju Desa Lapa Daya, Kecamatan Dungkek, Sumenep, rusak parah. Jalan kabupaten tersebut sebenarnya diperbaiki dua tahun lalu. Namun kini kondisi jalan sudah berlubang di beberapa titik.

Murtada, warga Desa Lapa Daya mengutarakan, jalan sudah lama berlubang tapi dibiarkan oleh pemerintah. Jalan rusak itu membahayakan pengendara yang melintas. ”Terutama pada musim hujan seperti sekarang ini,” katanya Minggu (23/12).

Menurut dia, akibat jalan rusak tersebut, aktivitas warga terganggu. Kadang pengendara rebutan untuk lewat di jalan yang tidak berlubang, dan itu membahayakan. Pemerintah harus hadir perbaiki jalan itu. ”Ini jalan kabupaten, tapi kondisinya mirip jalan desa,” ujarnya.

Murtada menyatakan, jalan Desa Lapa Daya ini sebenarnya dua tahun lalu mendapatkan perbaikan. Tetapi sekarang, jalan sudah rusak lagi. ”Kalau kualitasnya bagus, tidak akan rusak seperti ini,” sebut dia.

Baca Juga :  Jalan Bandara Dinilai Tidak Ideal

Beberapa bulan lalu ada pengerjaan hotmix jalan akses Desa Lapa Daya. Namun yang diperbaiki justru bukan jalan yang mengalami rusak parah, melainkan jalan yang masih layak dilewati. ”Khawatir salah perencanaan. Mestinya kan yang rusak parah yang diperbaiki,” ucapnya.

Dia berharap pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut. Sebab, jalan ini kerap dilewati wisatawan yang mau berkunjung ke Pantai Lombang. ”Selain menjadi akses utama warga, jalan ini sering dilewati wisatawan,” pungkasnya.

Plt Kepala Dinas PU Bina Marga Sumenep Mohammad Jakfar mengaku tidak hafal apakah jalan kabupaten di Desa Lapa Daya masuk proyeksi perbaikan 2019 atau tidak. Tahun depan, anggaran perbaikan jalan cukup banyak. ”Anggaran secara keseluruhan Rp 123 miliar,” katanya.

Baca Juga :  Racik Jamu Tradisional untuk Jaga Kesehatan
- Advertisement -

SUMENEP – Jalan menuju Desa Lapa Daya, Kecamatan Dungkek, Sumenep, rusak parah. Jalan kabupaten tersebut sebenarnya diperbaiki dua tahun lalu. Namun kini kondisi jalan sudah berlubang di beberapa titik.

Murtada, warga Desa Lapa Daya mengutarakan, jalan sudah lama berlubang tapi dibiarkan oleh pemerintah. Jalan rusak itu membahayakan pengendara yang melintas. ”Terutama pada musim hujan seperti sekarang ini,” katanya Minggu (23/12).

Menurut dia, akibat jalan rusak tersebut, aktivitas warga terganggu. Kadang pengendara rebutan untuk lewat di jalan yang tidak berlubang, dan itu membahayakan. Pemerintah harus hadir perbaiki jalan itu. ”Ini jalan kabupaten, tapi kondisinya mirip jalan desa,” ujarnya.


Murtada menyatakan, jalan Desa Lapa Daya ini sebenarnya dua tahun lalu mendapatkan perbaikan. Tetapi sekarang, jalan sudah rusak lagi. ”Kalau kualitasnya bagus, tidak akan rusak seperti ini,” sebut dia.

Baca Juga :  Petani Padi Bisa Rugi Jutaan Rupiah

Beberapa bulan lalu ada pengerjaan hotmix jalan akses Desa Lapa Daya. Namun yang diperbaiki justru bukan jalan yang mengalami rusak parah, melainkan jalan yang masih layak dilewati. ”Khawatir salah perencanaan. Mestinya kan yang rusak parah yang diperbaiki,” ucapnya.

Dia berharap pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut. Sebab, jalan ini kerap dilewati wisatawan yang mau berkunjung ke Pantai Lombang. ”Selain menjadi akses utama warga, jalan ini sering dilewati wisatawan,” pungkasnya.

Plt Kepala Dinas PU Bina Marga Sumenep Mohammad Jakfar mengaku tidak hafal apakah jalan kabupaten di Desa Lapa Daya masuk proyeksi perbaikan 2019 atau tidak. Tahun depan, anggaran perbaikan jalan cukup banyak. ”Anggaran secara keseluruhan Rp 123 miliar,” katanya.

Baca Juga :  BRI Serahkan Paket Bantuan Sembako ke UPT PSSA
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/