24 C
Madura
Saturday, January 28, 2023

Pesan Bupati, Layani Pasien Sepenuh Hati

SUMENEP Berkat kerja nyata Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep berhasil menerima apresiasi dari gubernur sebagai kabupaten di Jawa Timur yang telah mencapai universal health coverage (UHC).

Bentuk apresiasi itu diterima langsung oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi, tepatnya pada puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-58 di Hotel eL RoyaleBanyuwangi Selasa (15/11). Dalam kesempatan itu, Kabupaten Sumenep juga mendapatkan penghargaan Kabupaten/Kota Sehat dan Pencapaian Imunisasi Tambahan MR Bian 95 Persen.

Apresiasi dan pemberian penghargaan bergengsi itu sebagai wujud konkret atas pelayanan kesehatan prima yang dibangun dinkes P2KB dan puskesmas. Karena itu, pelayanan terbaik harus terus diutamakan.

Baca Juga :  Hantam Pohon Asam, Sopir Bus Tewas

Bupati Achmad Fauzi berpesan, tenaga kesehatan di Sumenep harus terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Termasuk, memaksimalkan semua program kesehatan yang sudah diluncurkan.

”Implementasikan dengan baik, berikan pelayanan terbaik untuk pasien kita,” ajaknya.

Jaminan kesehatan melalui UHC, lanjut Fauzi, harus berbarengan dengan pelayanan yang optimal. Kami terus mendukung apa yang menjadi kebijakan pemerintah. Terusdikolaborasikan bersama,” tandasnya.

Kepala Dinkes P2KB Sumenep Agus Mulyono menambahkan, capaian semua ini tentu tidak lepas dari kerja keras tenaga kesehatan. Mereka selama ini sudah bekerja maksimal dalam menjalankan semua program dari pemerintah.

Sejumlah penghargaan ini sebagai bukti atas kinerja selama ini. Jadi ini perlu disyukuri,” katanya.

Baca Juga :  Gelar Sidang Paripurna, DPRD Sumenep Rekom Turunkan Angka Kemiskinan

Menurut Agus, kini program UHC sudah jalan di masing-masing puskesmas. Masyarakat dengan mudah mendapatkan pelayanan kesehatan gratis, komprehensif, bermutu, dan tanpa hambatan biaya.

”Ini sebagai bentuk hadirnya pemerintah dalam memberikan jaminan kesehatan,” ujarnya.

Agus menyatakan, ke depan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan sejumlah puskesmas dan fasilitas kesehatan (faskes) lainnya. Utamanya, dalam hal penyediaan sarana dan prasarana kesehatan yang memadai.

”Melalui puskesmas, kami akan memberikan pelayanan berkualitas, terbaik, dan menyehatkan masyarakat,” janjinya.(iqb/daf)

SUMENEP Berkat kerja nyata Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep berhasil menerima apresiasi dari gubernur sebagai kabupaten di Jawa Timur yang telah mencapai universal health coverage (UHC).

Bentuk apresiasi itu diterima langsung oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi, tepatnya pada puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-58 di Hotel eL RoyaleBanyuwangi Selasa (15/11). Dalam kesempatan itu, Kabupaten Sumenep juga mendapatkan penghargaan Kabupaten/Kota Sehat dan Pencapaian Imunisasi Tambahan MR Bian 95 Persen.

Apresiasi dan pemberian penghargaan bergengsi itu sebagai wujud konkret atas pelayanan kesehatan prima yang dibangun dinkes P2KB dan puskesmas. Karena itu, pelayanan terbaik harus terus diutamakan.

Baca Juga :  Gelar Sidang Paripurna, DPRD Sumenep Rekom Turunkan Angka Kemiskinan

Bupati Achmad Fauzi berpesan, tenaga kesehatan di Sumenep harus terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Termasuk, memaksimalkan semua program kesehatan yang sudah diluncurkan.

”Implementasikan dengan baik, berikan pelayanan terbaik untuk pasien kita,” ajaknya.

Jaminan kesehatan melalui UHC, lanjut Fauzi, harus berbarengan dengan pelayanan yang optimal. Kami terus mendukung apa yang menjadi kebijakan pemerintah. Terusdikolaborasikan bersama,” tandasnya.

Kepala Dinkes P2KB Sumenep Agus Mulyono menambahkan, capaian semua ini tentu tidak lepas dari kerja keras tenaga kesehatan. Mereka selama ini sudah bekerja maksimal dalam menjalankan semua program dari pemerintah.

- Advertisement -

Sejumlah penghargaan ini sebagai bukti atas kinerja selama ini. Jadi ini perlu disyukuri,” katanya.

Baca Juga :  Pemkab Kehilangan Puluhan ASN

Menurut Agus, kini program UHC sudah jalan di masing-masing puskesmas. Masyarakat dengan mudah mendapatkan pelayanan kesehatan gratis, komprehensif, bermutu, dan tanpa hambatan biaya.

”Ini sebagai bentuk hadirnya pemerintah dalam memberikan jaminan kesehatan,” ujarnya.

Agus menyatakan, ke depan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan sejumlah puskesmas dan fasilitas kesehatan (faskes) lainnya. Utamanya, dalam hal penyediaan sarana dan prasarana kesehatan yang memadai.

”Melalui puskesmas, kami akan memberikan pelayanan berkualitas, terbaik, dan menyehatkan masyarakat,” janjinya.(iqb/daf)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/