alexametrics
21.2 C
Madura
Wednesday, July 6, 2022

Imbau Kontraktor Perhatikan Kualitas Proyek

SUMENEP – Menjelang tutup anggaran, banyak pekerjaan proyek di Sumenep dikebut. Komisi III DPRD Sumenep mengimbau pelaksana bekerja profesional. Kualitas proyek harus diutamakan sesuai perencanaan.

Hingga Kamis (23/11), pengerjaan proyek fisik di Sumenep terus berlangsung. Sebagian pengerjaan ada yang tak sampai 50 persen dari perencanaan. Anggota Komisi III DPRD Sumenep Akhmad Zainur Rakhman mengingatkan, pekerjaan proyek harus mengutamakan kualitas.

”Kejar target akhir tahun rawan penyimpangan. Kami imbau agar pelaksana proyek berpedoman pada perencanaan,” tegasnya. Kata dia, semua pekerjaan pasti dilengkapi rencana anggaran biaya (RAB).

Selama ini, lanjut dia, ada pekerjaan yang tergesa-gesa akibat terdesak waktu sehingga kualitas diragukan. Hal tersebut nyaris terjadi setiap tahun. ”Kami berharap pekerjaan proyek memerhatikan kualitas. Jika ada ketidaksamaan, berdampak pada volume pekerjaan dan berpotensi melanggar aturan,” ucapnya.

Baca Juga :  Insentif Honorer K-2 Naik

Menurut dia, pekerjaan proyek harus menyesuaikan dengan perencanaan. Sementara perencanaan digambarkan sesuai dengan bestek. Jika ada ketidaksesuaian, berarti ada pekerjaan yang salah. Jika ada pelanggaran, tidak menutup kemungkinan ada kerugian negara.

Laki-laki yang akrab disapa AZ tersebut menjelaskan, dalam gambar bestek sudah jelas pekerjaan yang harus dilakukan. Mulai gambar situasi, denah, potongan, rencana atap, detail konstruksi, hingga gambar pelengkap. Gambar-gambar tersebut merupakan rancangan untuk mempermudah pelaksana proyek melakukan pekerjaan dengan benar.

SUMENEP – Menjelang tutup anggaran, banyak pekerjaan proyek di Sumenep dikebut. Komisi III DPRD Sumenep mengimbau pelaksana bekerja profesional. Kualitas proyek harus diutamakan sesuai perencanaan.

Hingga Kamis (23/11), pengerjaan proyek fisik di Sumenep terus berlangsung. Sebagian pengerjaan ada yang tak sampai 50 persen dari perencanaan. Anggota Komisi III DPRD Sumenep Akhmad Zainur Rakhman mengingatkan, pekerjaan proyek harus mengutamakan kualitas.

”Kejar target akhir tahun rawan penyimpangan. Kami imbau agar pelaksana proyek berpedoman pada perencanaan,” tegasnya. Kata dia, semua pekerjaan pasti dilengkapi rencana anggaran biaya (RAB).


Selama ini, lanjut dia, ada pekerjaan yang tergesa-gesa akibat terdesak waktu sehingga kualitas diragukan. Hal tersebut nyaris terjadi setiap tahun. ”Kami berharap pekerjaan proyek memerhatikan kualitas. Jika ada ketidaksamaan, berdampak pada volume pekerjaan dan berpotensi melanggar aturan,” ucapnya.

Baca Juga :  Minta¬†DPRD Sampang¬†Awasi Proyek

Menurut dia, pekerjaan proyek harus menyesuaikan dengan perencanaan. Sementara perencanaan digambarkan sesuai dengan bestek. Jika ada ketidaksesuaian, berarti ada pekerjaan yang salah. Jika ada pelanggaran, tidak menutup kemungkinan ada kerugian negara.

Laki-laki yang akrab disapa AZ tersebut menjelaskan, dalam gambar bestek sudah jelas pekerjaan yang harus dilakukan. Mulai gambar situasi, denah, potongan, rencana atap, detail konstruksi, hingga gambar pelengkap. Gambar-gambar tersebut merupakan rancangan untuk mempermudah pelaksana proyek melakukan pekerjaan dengan benar.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/