alexametrics
20.7 C
Madura
Wednesday, August 10, 2022

Bantuan Korban Gempa Sapudi Harus Tepat Sasaran

SUMENEP – Masa tanggap darurat untuk korban gempa di Pulau Sapudi, Sumenep berakhir Selasa (24/10). Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) setempat juga ikut menggalang dana. Mereka berharap semua bantuan tepat sasaran.

Sebelumnya, PKH Sumenep menyalurkan bantuan kepada korban gempa pulau Sapudi untuk tahap pertama. Tahap kedua, penyaluran bantuan masih akan dimusyawarahkan oleh panitia. 

Koordinator penggalangan dana, Mudhari, mengungkapkan jika dana  terkumpul sudah mencapai 90 juta lebih. Selanjutnya, koordinator kecamatan se – kabupaten Sumenep akan segera mengadakan rapat untuk membahas penyaluran bantuan tersebut. Sebab, menurut pemuda yang juga aktif di Lembaga Kesehatan NU Bluto ini, penyaluran bantuan harus benar-benar tepat sasaran. 

Baca Juga :  PKB Tuntut Tingkatkan Kualitas SDM Pertanian

“Tepat guna dan tepat sasaran. Itu yang sangat kami inginkan. Apa yang tidak tercover pemerintah, itu yang akan kami siapkan,” terangnya.

Pengumpulan dana yang dilakukan oleh PKH se-kabupaten Sumenep melibatkan 254 pendamping yang tersebar di 27 kecamatan. Setiap koordinator kecamatan diminta untuk turun ke jalan, kerja sama dengan sekolah-sekolah, organisasi kepemudaan dan lain-lain.

Lebih lanjut, Mudhari menjelaskan bahwa bantuan tersebut sebagian juga akan dialokasikan untuk korban gempa asal Sumenep yang baru saja dipulangkan dari Palu. Seperti korban asal Desa Tonduk, Raas, Sumenep yang jumlahnya sekitar 200 orang. “Sebagian, dana ini akan dialokasikan untuk warga Sumenep korban gempa Palu,” pungkasnya. (rm7)

Baca Juga :  Andai Tak Salat Tarawih Mungkin Kena Reruntuhan Rumah

SUMENEP – Masa tanggap darurat untuk korban gempa di Pulau Sapudi, Sumenep berakhir Selasa (24/10). Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) setempat juga ikut menggalang dana. Mereka berharap semua bantuan tepat sasaran.

Sebelumnya, PKH Sumenep menyalurkan bantuan kepada korban gempa pulau Sapudi untuk tahap pertama. Tahap kedua, penyaluran bantuan masih akan dimusyawarahkan oleh panitia. 

Koordinator penggalangan dana, Mudhari, mengungkapkan jika dana  terkumpul sudah mencapai 90 juta lebih. Selanjutnya, koordinator kecamatan se – kabupaten Sumenep akan segera mengadakan rapat untuk membahas penyaluran bantuan tersebut. Sebab, menurut pemuda yang juga aktif di Lembaga Kesehatan NU Bluto ini, penyaluran bantuan harus benar-benar tepat sasaran. 

Baca Juga :  Andai Tak Salat Tarawih Mungkin Kena Reruntuhan Rumah

“Tepat guna dan tepat sasaran. Itu yang sangat kami inginkan. Apa yang tidak tercover pemerintah, itu yang akan kami siapkan,” terangnya.

Pengumpulan dana yang dilakukan oleh PKH se-kabupaten Sumenep melibatkan 254 pendamping yang tersebar di 27 kecamatan. Setiap koordinator kecamatan diminta untuk turun ke jalan, kerja sama dengan sekolah-sekolah, organisasi kepemudaan dan lain-lain.

Lebih lanjut, Mudhari menjelaskan bahwa bantuan tersebut sebagian juga akan dialokasikan untuk korban gempa asal Sumenep yang baru saja dipulangkan dari Palu. Seperti korban asal Desa Tonduk, Raas, Sumenep yang jumlahnya sekitar 200 orang. “Sebagian, dana ini akan dialokasikan untuk warga Sumenep korban gempa Palu,” pungkasnya. (rm7)

Baca Juga :  Kualitas Jalan Kontras, Indikasi Pembangunan Tak Merata
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/