alexametrics
21.4 C
Madura
Monday, June 27, 2022

Ada Fenomena Lumpur Api Di Sumenep!

SUMENEP – Munculnya fenomena lumpur api di Dusun Kebun Kelapa, Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, mendapat perhatian berbagai pihak. Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya fenomena tersebut masih belum jelas.

Beberapa waktu lalu, Ketua Komisi II DPRD Sumenep Nurus Salam bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep Abd. Rahman Riadi meninjau lokasi tersebut. Nurus Salam menganggap munculnya api tersebut berbahaya bagi masyarakat.

Menurut dia, kondisi di sekitar lokasi lumpur api tersebut rawan terbakar. Selain itu, lumpur api juga berbahaya bagi warga yang menginjak tanah di sekitar lokasi. ”Itu kalau ada anak kecil atau orang dewasa saja yang menginjak pasirnya bisa bahaya. Kayu saja yang ditancapkan di tanah itu terbakar. Kalau kaki mungkin melepuh kalau sebentar, kalau lama tambah parah,” katanya saaat ditemui di kantornya Selasa (23/10).

Baca Juga :  Ratusan SD Tidak Punya Perpustakaan

Oyok, panggilan Nurus Salam, mengaku belum mengetahui secara pasti jenis dan penyebab fenomena itu muncul. Hanya, dia meminta agar warga tidak mendekati lokasi lumpur api sampai ada keterangan resmi dari pihak yang berkompeten.

Kepala BPBD Sumenep Abd. Rahman Riadi mengaku, pihaknya telah melakukan pendinginan di sekitar lokasi lumpur api. Dia berharap, pendinginan tersebut dapat mengurangi hawa panas yang muncul dari dalam tanah. ”Kami sudah melakukan pendinginan dengan menyiramkan air menggunakan mobil damkar. Kami akan lihat perkembangannya seperti apa. Kalau memang perlu dilakukan pendinginan lagi akan kami lakukan,” katanya.

Selain melakukan pendinginan, Rahman juga mengaku sudah memasang banner imbauan kepada masyarakat agar tidak memasuki kawasan lumpur api tersebut. ”Selain itu, kami juga sudah bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk memasang garis polisi di sekitar lokasi,” pungkasnya. 

Baca Juga :  Ketua DPRD Soroti Kinerja Kemenag

SUMENEP – Munculnya fenomena lumpur api di Dusun Kebun Kelapa, Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, mendapat perhatian berbagai pihak. Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya fenomena tersebut masih belum jelas.

Beberapa waktu lalu, Ketua Komisi II DPRD Sumenep Nurus Salam bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep Abd. Rahman Riadi meninjau lokasi tersebut. Nurus Salam menganggap munculnya api tersebut berbahaya bagi masyarakat.

Menurut dia, kondisi di sekitar lokasi lumpur api tersebut rawan terbakar. Selain itu, lumpur api juga berbahaya bagi warga yang menginjak tanah di sekitar lokasi. ”Itu kalau ada anak kecil atau orang dewasa saja yang menginjak pasirnya bisa bahaya. Kayu saja yang ditancapkan di tanah itu terbakar. Kalau kaki mungkin melepuh kalau sebentar, kalau lama tambah parah,” katanya saaat ditemui di kantornya Selasa (23/10).

Baca Juga :  SMAN 1 Batuan Sabet Juara Nasional

Oyok, panggilan Nurus Salam, mengaku belum mengetahui secara pasti jenis dan penyebab fenomena itu muncul. Hanya, dia meminta agar warga tidak mendekati lokasi lumpur api sampai ada keterangan resmi dari pihak yang berkompeten.

Kepala BPBD Sumenep Abd. Rahman Riadi mengaku, pihaknya telah melakukan pendinginan di sekitar lokasi lumpur api. Dia berharap, pendinginan tersebut dapat mengurangi hawa panas yang muncul dari dalam tanah. ”Kami sudah melakukan pendinginan dengan menyiramkan air menggunakan mobil damkar. Kami akan lihat perkembangannya seperti apa. Kalau memang perlu dilakukan pendinginan lagi akan kami lakukan,” katanya.

Selain melakukan pendinginan, Rahman juga mengaku sudah memasang banner imbauan kepada masyarakat agar tidak memasuki kawasan lumpur api tersebut. ”Selain itu, kami juga sudah bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk memasang garis polisi di sekitar lokasi,” pungkasnya. 

Baca Juga :  Listrik Hanya Menyala Malam Hari, Pemilik Warnet Andalkan Aki
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/