alexametrics
21.5 C
Madura
Sunday, July 3, 2022

Jatah Paling Banyak Guru

SEBANYAK 600 pendaftar mengikuti seleksi PPPK dengan system computer assisted test (CAT) di Sumenep kemarin (23/2). Pada sesi pertama, satu pendaftar tidak hadir tanpa keterangan.

Seleksi PPPK melalui sistem CAT dilaksanakan di SMAN 1 Sumenep dan SMKN 1 Sumenep. Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Titik Suryati mengutarakan, yang mengikuti tes CAT seleksi PPPK mayoritas guru.

Titik menyampaikan, tes CAT kemarin dibagi menjadi tiga sesi. Hari ini cukup dua sesi. ”Kalau melihat hasilnya, ada yang memenuhi nilai ambang batas dan ada yang tidak. Belum kami ketahui rekapannya,” ujar dia.

Nilai yang harus dicapai peserta seleksi PPPK secara akumulatif 65. Untuk nilai kompetensi teknis harus 42. Penilaian atau passing grade meliputi kompetensi teknis, manajerial, dan sosiokultural.

Baca Juga :  BKPSDM Sampang Libatkan Polisi Periksa Peserta Pakai Metal Detector

Khusus kompetensi teknis harus mencapai 42. Misalnya, kompetensi teknis dapat nilai 40. Sementara manajerial dan sosiokultural sama-sama mendapat nilai 30, itu tidak lulus. Sebaliknya, kalau kompetensi teknis 42, kemudian manajerial 5, dan sosiokultural 30. Itu dinyatakan lulus. ”Kuncinya, komptensi teknis harus mencapai nilai 42,” tegas Titik.

Dia menyatakan, setelah tiga item penilaian itu, ada tes wawancara. Wawancara harus dapat nilai minimal 15. ”Kami lihat untuk rekrutmen PPPK ini banyak yang lulus karena passing grade-nya diturunkan tidak seperti CPNS 2018,” paparnya.

Bupati Sumenep A. Busyro Karim mengatakan, diharapkan, yang mengikuti tes rekrutmen PPPK diterima semua. Sebab, formasi yang diberikan Kemen PAN RB 1.390. Sedangkan yang daftar hanya 973. ”Ini kan tidak sampai jatah yang disediakan. Kami harap semua diterima,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Ingin Semua Lolos, Kuota Sampang Belum Jelas

Dengan jumlah pendaftar itu, kebutuhan guru tetap tidak terpenuhi. Kekurangan guru tahun ini berkisar 1.600. ”Ini baru tahap pertama. Semoga tahap keduda ada lagi,” pungkasnya.

SEBANYAK 600 pendaftar mengikuti seleksi PPPK dengan system computer assisted test (CAT) di Sumenep kemarin (23/2). Pada sesi pertama, satu pendaftar tidak hadir tanpa keterangan.

Seleksi PPPK melalui sistem CAT dilaksanakan di SMAN 1 Sumenep dan SMKN 1 Sumenep. Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Titik Suryati mengutarakan, yang mengikuti tes CAT seleksi PPPK mayoritas guru.

Titik menyampaikan, tes CAT kemarin dibagi menjadi tiga sesi. Hari ini cukup dua sesi. ”Kalau melihat hasilnya, ada yang memenuhi nilai ambang batas dan ada yang tidak. Belum kami ketahui rekapannya,” ujar dia.


Nilai yang harus dicapai peserta seleksi PPPK secara akumulatif 65. Untuk nilai kompetensi teknis harus 42. Penilaian atau passing grade meliputi kompetensi teknis, manajerial, dan sosiokultural.

Baca Juga :  Klaim Serap Garam Rakyat 80 Ribu Ton

Khusus kompetensi teknis harus mencapai 42. Misalnya, kompetensi teknis dapat nilai 40. Sementara manajerial dan sosiokultural sama-sama mendapat nilai 30, itu tidak lulus. Sebaliknya, kalau kompetensi teknis 42, kemudian manajerial 5, dan sosiokultural 30. Itu dinyatakan lulus. ”Kuncinya, komptensi teknis harus mencapai nilai 42,” tegas Titik.

Dia menyatakan, setelah tiga item penilaian itu, ada tes wawancara. Wawancara harus dapat nilai minimal 15. ”Kami lihat untuk rekrutmen PPPK ini banyak yang lulus karena passing grade-nya diturunkan tidak seperti CPNS 2018,” paparnya.

Bupati Sumenep A. Busyro Karim mengatakan, diharapkan, yang mengikuti tes rekrutmen PPPK diterima semua. Sebab, formasi yang diberikan Kemen PAN RB 1.390. Sedangkan yang daftar hanya 973. ”Ini kan tidak sampai jatah yang disediakan. Kami harap semua diterima,” katanya.

Baca Juga :  Kunjungi Kepulauan Sapeken Bupati Janjikan Bantuan untuk Masjid

Dengan jumlah pendaftar itu, kebutuhan guru tetap tidak terpenuhi. Kekurangan guru tahun ini berkisar 1.600. ”Ini baru tahap pertama. Semoga tahap keduda ada lagi,” pungkasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/