alexametrics
23.6 C
Madura
Monday, August 15, 2022

Gelombang Tinggi Capai Enam Meter

SUMENEP – Para nelayan di wilayah Sumenep diminta tidak melaut dalam sepekan. Sebab, saat ini cuaca di perairan Sumenep cukup ekstrem. Gelombang tinggi dan angin kencang dikhawatirkan mencelakakan para nelayan.

Kepala Stasiun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalianget Usman Khalid mengatakan, ketinggian gelombang di perairan Masalembu dan Kangean diperkirakan antara lima hingga enam meter. Cuaca buruk tersebut membahayakan para nelayan.

Karena itu, dia meminta untuk sementara nelayan tidak melaut. Nelayan lebih baik bersabar hingga cuaca kembali normal. ”Selagi gelombang tinggi, kami harapkan nelayan tidak memaksakan diri untuk melaut,” katanya kemarin (23/1).

Gelombang di wilayah perairan Masalembu memang cukup tinggi. Video amatir yang diterima koran ini dari warga menunjukkan bahwa cuaca laut memang tidak bersahabat. Dari video tersebut terlihat gelombang menghempas salah satu dermaga di Masalembu. Sedangkan perahu-perahu nelayan tampak menepi di pinggir pantai.

Baca Juga :  Nelayan Sulit Pasarkan Hasil Laut

Sementara itu, Kepala BPBD Sumenep Abd. Rahman Riadi menambahkan bahwa saat ini cuaca sedang tidak bersahabat dengan nelayan. Bukan hanya itu, angin kencang juga telah menyebabkan sejumlah pohon tumbang. Karena itulah, menurut dia, bukan hanya nelayan yang perlu waspada. Seluruh warga di Kota Keris diminta siaga.

”Bagi masyarakat yang memiliki pohon besar dan usia tua diharapkan dikepras agar tidak roboh ketika angin kencang,” katanya. ”Jika pohon itu ada di pinggir jalan harap dilaporkan langsung ke dinas PU bina marga agar segera ditangani oleh instansi tersebut,” sarannya.

SUMENEP – Para nelayan di wilayah Sumenep diminta tidak melaut dalam sepekan. Sebab, saat ini cuaca di perairan Sumenep cukup ekstrem. Gelombang tinggi dan angin kencang dikhawatirkan mencelakakan para nelayan.

Kepala Stasiun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalianget Usman Khalid mengatakan, ketinggian gelombang di perairan Masalembu dan Kangean diperkirakan antara lima hingga enam meter. Cuaca buruk tersebut membahayakan para nelayan.

Karena itu, dia meminta untuk sementara nelayan tidak melaut. Nelayan lebih baik bersabar hingga cuaca kembali normal. ”Selagi gelombang tinggi, kami harapkan nelayan tidak memaksakan diri untuk melaut,” katanya kemarin (23/1).


Gelombang di wilayah perairan Masalembu memang cukup tinggi. Video amatir yang diterima koran ini dari warga menunjukkan bahwa cuaca laut memang tidak bersahabat. Dari video tersebut terlihat gelombang menghempas salah satu dermaga di Masalembu. Sedangkan perahu-perahu nelayan tampak menepi di pinggir pantai.

Baca Juga :  7.871 Nelayan Tak Dilindungi Asuransi

Sementara itu, Kepala BPBD Sumenep Abd. Rahman Riadi menambahkan bahwa saat ini cuaca sedang tidak bersahabat dengan nelayan. Bukan hanya itu, angin kencang juga telah menyebabkan sejumlah pohon tumbang. Karena itulah, menurut dia, bukan hanya nelayan yang perlu waspada. Seluruh warga di Kota Keris diminta siaga.

”Bagi masyarakat yang memiliki pohon besar dan usia tua diharapkan dikepras agar tidak roboh ketika angin kencang,” katanya. ”Jika pohon itu ada di pinggir jalan harap dilaporkan langsung ke dinas PU bina marga agar segera ditangani oleh instansi tersebut,” sarannya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/