23.5 C
Madura
Monday, May 29, 2023

Kapolsek Guluk-Guluk Bantah Ada Penculikan Anak, Begini Ceritanya

SUMENEP – Polsek Guluk-Guluk mengamankan seorang perempuan yang belakangan diketahui bernama Marwati, 35, asal Dusun Masjid, RT 06, RW 04, Desa Marengan Laok, Kecamatan Kalianget, Rabu (22/12). Informasi yang beredar, Marwati diduga akan melakukan penculikan anak.

Kejadian ini berawal saat Marwati masuk ke salah satu pekarangan rumah Mahalli, suami dari Mailah, warga Desa Payudan Nangger. Saat masuk ke pekarangan rumah tersebut, Marwati menghampiri anak Mahalli berinisial K, 4.

Saat itu, K sedang bersama neneknya. Khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, nenek K berteriak. Warga setempat berdatangan. Termasuk Kepala Desa Payudan Nangger Saiful Rahman.

Menurut laporan keluarga K, Marwati menyerahkan uang sebesar Rp 50 ribu. Tidak melakukan tindakan berbahaya. Marwati kemudian diamankan ke Mapolsek Guluk-Guluk.

Baca Juga :  Bertarung di Depan Ribuan Guru

Kapolsek Guluk-Guluk AKP Sujarman membenarkan mengamankan Marwati. ”Informasi yang beredar di media sosial menyebutkan Marwati hendak menculik anak tidak benar. Itu hanya dugaan saja,” ucapnya.

Sujarman mengatakan, berdasar hasil penyelidikan, Marwati mengalami gangguan jiwa sejak kecil. ”Diduga ODGJ. Dia (Marwati) tetangganya Kanitreskrim Polsek Guluk-Guluk Aipda Asni,” tegasnya.

Dijelaskan, Polsek Guluk-Guluk lalu menghubungi keluarga Marwati untuk dimintai konfirmasi. Kelurga Marwati datang ke lokasi bersama Kepala Desa Marengan Laok Dasuki Wahyudi. ”Sekarang sudah dipulangkan, dijemput keluarga dan kepala desanya,” pungkas Sujarman. (c3)

SUMENEP – Polsek Guluk-Guluk mengamankan seorang perempuan yang belakangan diketahui bernama Marwati, 35, asal Dusun Masjid, RT 06, RW 04, Desa Marengan Laok, Kecamatan Kalianget, Rabu (22/12). Informasi yang beredar, Marwati diduga akan melakukan penculikan anak.

Kejadian ini berawal saat Marwati masuk ke salah satu pekarangan rumah Mahalli, suami dari Mailah, warga Desa Payudan Nangger. Saat masuk ke pekarangan rumah tersebut, Marwati menghampiri anak Mahalli berinisial K, 4.

Saat itu, K sedang bersama neneknya. Khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, nenek K berteriak. Warga setempat berdatangan. Termasuk Kepala Desa Payudan Nangger Saiful Rahman.


Menurut laporan keluarga K, Marwati menyerahkan uang sebesar Rp 50 ribu. Tidak melakukan tindakan berbahaya. Marwati kemudian diamankan ke Mapolsek Guluk-Guluk.

Baca Juga :  Dukung CFD, SMAN 2 Sumenep Tampilkan Marching Band Gita Cendikia Smada

Kapolsek Guluk-Guluk AKP Sujarman membenarkan mengamankan Marwati. ”Informasi yang beredar di media sosial menyebutkan Marwati hendak menculik anak tidak benar. Itu hanya dugaan saja,” ucapnya.

Sujarman mengatakan, berdasar hasil penyelidikan, Marwati mengalami gangguan jiwa sejak kecil. ”Diduga ODGJ. Dia (Marwati) tetangganya Kanitreskrim Polsek Guluk-Guluk Aipda Asni,” tegasnya.

Dijelaskan, Polsek Guluk-Guluk lalu menghubungi keluarga Marwati untuk dimintai konfirmasi. Kelurga Marwati datang ke lokasi bersama Kepala Desa Marengan Laok Dasuki Wahyudi. ”Sekarang sudah dipulangkan, dijemput keluarga dan kepala desanya,” pungkas Sujarman. (c3)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/