alexametrics
24.3 C
Madura
Sunday, May 22, 2022

Kasus Baru Covid-19 Sumenep Pemudik dari Jakarta

SUMENEP – Jumlah warga Sumenep yang terpapar Covid-19 menjadi tujuh orang pada H-1 Idul Fitri 1441 H. Pasien baru ini berasal dari Desa/Kecamatan Saronggi. Sebelumnya, pria berinisial I itu bekerja di Jakarta.

Ketua Tim Kewaspadaan Covid-19 Sumenep Andri Dwi Wahyudi menjelaskan, pasien yang baru terkonfirmasi merupakan klaster perantau yang pulang kampung. April lalu, warga Desa/Kecamatan Saronggi itu tiba dari Jakarta.

Merasa ada keluhan serak di tenggorokan, I lalu mendatangi RSUD dr H Moh. Anwar Sumenep untuk berobat. Karena baru datang dari daerah lokal transmisi, pasien diminta untuk melakukan rapid test. Hasilnya reaktif.

Kemudian, dilanjutkan dilakukan tes swab untuk dikirim ke Surabaya. Sejak saat itu, pasien langsung diminta untuk melakukan isoalasi mandiri. Sabtu (23/5) hasil pemeriksaan swab menyatakan yang bersangkutan terkonfirmasi Covid-19.

Baca Juga :  Lima SMAN tanpa Pendaftar Khusus PPDB Jalur Prestasi

Tim kesehatan sempat kesulitan membujuk pasien ke-7 itu untuk diisolasi ke rumah sakit. Pihak keluarga tidak langsung berkenan karena menjelang hari raya. Jajaran Forkopimka Saronggi terus memberi pengertian kepada keluarga.

Kapolsek Saronggi Iptu Wahyudi Kusdarmawan membenarkan bahwa pihak keluarga tidak langsung mengizinkan I untuk dirawat di rumah sakit. Terutama orang tua pasien karena menjelang Lebaran.

Komunikasi dengan pihak keluarga cukup alot. Padahal pasien sendiri sudah proakatif sejak hasil rapid tes reaktif. Termasuk saat menjalani isoalasi mandiri.

Setelah banyak memberi.arahan, akhirnya pihak keluarga mengizinkan I dibawa ke rumah sakit. ”Kami berikan pengertian secara gamblang demi kesehatan dan keselamatan seluruh keluarga.” (jun/luq)

Baca Juga :  Datangkan Narkoba dari Sampang, Warga Sumenep Ditangkap Polisi
- Advertisement -

SUMENEP – Jumlah warga Sumenep yang terpapar Covid-19 menjadi tujuh orang pada H-1 Idul Fitri 1441 H. Pasien baru ini berasal dari Desa/Kecamatan Saronggi. Sebelumnya, pria berinisial I itu bekerja di Jakarta.

Ketua Tim Kewaspadaan Covid-19 Sumenep Andri Dwi Wahyudi menjelaskan, pasien yang baru terkonfirmasi merupakan klaster perantau yang pulang kampung. April lalu, warga Desa/Kecamatan Saronggi itu tiba dari Jakarta.

Merasa ada keluhan serak di tenggorokan, I lalu mendatangi RSUD dr H Moh. Anwar Sumenep untuk berobat. Karena baru datang dari daerah lokal transmisi, pasien diminta untuk melakukan rapid test. Hasilnya reaktif.


Kemudian, dilanjutkan dilakukan tes swab untuk dikirim ke Surabaya. Sejak saat itu, pasien langsung diminta untuk melakukan isoalasi mandiri. Sabtu (23/5) hasil pemeriksaan swab menyatakan yang bersangkutan terkonfirmasi Covid-19.

Baca Juga :  Ngamuk-Ngamuk Tak Jelas, Pria Ini Dihajar Massa

Tim kesehatan sempat kesulitan membujuk pasien ke-7 itu untuk diisolasi ke rumah sakit. Pihak keluarga tidak langsung berkenan karena menjelang hari raya. Jajaran Forkopimka Saronggi terus memberi pengertian kepada keluarga.

Kapolsek Saronggi Iptu Wahyudi Kusdarmawan membenarkan bahwa pihak keluarga tidak langsung mengizinkan I untuk dirawat di rumah sakit. Terutama orang tua pasien karena menjelang Lebaran.

Komunikasi dengan pihak keluarga cukup alot. Padahal pasien sendiri sudah proakatif sejak hasil rapid tes reaktif. Termasuk saat menjalani isoalasi mandiri.

Setelah banyak memberi.arahan, akhirnya pihak keluarga mengizinkan I dibawa ke rumah sakit. ”Kami berikan pengertian secara gamblang demi kesehatan dan keselamatan seluruh keluarga.” (jun/luq)

Baca Juga :  Enam Rumah Sakit Overload, Warga Terpapar Korona Tembus 165 Orang
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/