alexametrics
26.1 C
Madura
Wednesday, July 6, 2022

Pastikan Ledakan Bondet karena Korsleting Listrik

SUMENEP – Penyebab meledaknya bondet di Mapolsek Giligenting sudah diketahui. Polres Sumenep memastikan bahwa ledakan di gudang penyimpanan bondet itu terjadi karena korsleting listrik. Hal itu disampaikan Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Abd. Mukit Selasa (22/5).

Sebelum meledak, Lutfi, 45, warga Desa Galis, Kecamatan Giligenting, melihat asap hitam muncul dari gudang penyimpana barang sitaan di belakang Mapolsek Giligenting. Tidak lama kemudian, dia mendengar suara ledakan dari tempat munculnya asap hitam yang terlihat sebelumnya.

”Jadi, ada warga sekitar yang melihat asap hitam keluar sebelum meledak. Tapi, dia mengaku tidak curiga waktu itu. Tidak lama kemudian, langsung terdengar ledakan,” jelas Mukit kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM).

Baca Juga :  Handak Warnai Aktivitas Nelayan

Mantan Kapolsek Lenteng itu menjelaskan, ledakan tersebut terjadi sekitar pukul 15.10. Untungnya, saat kejadian dua anggota yang sedang bertugas, yaitu Aiptu Abuhairi dan Brigadir Yuanes Putra, tidak mengalami luka.

”Waktu itu sebenarnya ada petugas piket jaga. Tapi, keduanya mengaku tidak mengetahui adanya asap yang keluar. Untungnya, kedua anggota ini tidak terluka,” ungkapnya.

Menurut Mukit, ledakan terjadi akibat korsleting pada receiver alkom yang letaknya berada di dalam gudang. Akibatnya, ruangan menjadi panas dan menyulut barang bungkit (BB) bondet di ruangan tersebut hingga meledak.

Akibat kejadian itu, gudang arsip dan BB hancur. Selain itu, atap ruang tahanan rusak. Tembok ruang reskrim jebol dan atap di beberapa ruangan rusak. ”Saat ini kondisi di lokasi sudah aman. Petugas mulai membersihkan sisa ledakan,” pungkasnya.

Baca Juga :  Belum Bisa Tambah Jadwal Penerbangan

 

 

SUMENEP – Penyebab meledaknya bondet di Mapolsek Giligenting sudah diketahui. Polres Sumenep memastikan bahwa ledakan di gudang penyimpanan bondet itu terjadi karena korsleting listrik. Hal itu disampaikan Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Abd. Mukit Selasa (22/5).

Sebelum meledak, Lutfi, 45, warga Desa Galis, Kecamatan Giligenting, melihat asap hitam muncul dari gudang penyimpana barang sitaan di belakang Mapolsek Giligenting. Tidak lama kemudian, dia mendengar suara ledakan dari tempat munculnya asap hitam yang terlihat sebelumnya.

”Jadi, ada warga sekitar yang melihat asap hitam keluar sebelum meledak. Tapi, dia mengaku tidak curiga waktu itu. Tidak lama kemudian, langsung terdengar ledakan,” jelas Mukit kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM).

Baca Juga :  Dituduh Gunakan Bom Ikan, Nelayan Ditangkap

Mantan Kapolsek Lenteng itu menjelaskan, ledakan tersebut terjadi sekitar pukul 15.10. Untungnya, saat kejadian dua anggota yang sedang bertugas, yaitu Aiptu Abuhairi dan Brigadir Yuanes Putra, tidak mengalami luka.

”Waktu itu sebenarnya ada petugas piket jaga. Tapi, keduanya mengaku tidak mengetahui adanya asap yang keluar. Untungnya, kedua anggota ini tidak terluka,” ungkapnya.

Menurut Mukit, ledakan terjadi akibat korsleting pada receiver alkom yang letaknya berada di dalam gudang. Akibatnya, ruangan menjadi panas dan menyulut barang bungkit (BB) bondet di ruangan tersebut hingga meledak.

Akibat kejadian itu, gudang arsip dan BB hancur. Selain itu, atap ruang tahanan rusak. Tembok ruang reskrim jebol dan atap di beberapa ruangan rusak. ”Saat ini kondisi di lokasi sudah aman. Petugas mulai membersihkan sisa ledakan,” pungkasnya.

Baca Juga :  Bom Ikan Meledak, Satu Nyawa Melayang

 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/