alexametrics
21.4 C
Madura
Thursday, May 19, 2022

JKN-KIS Jadikan Indonesia Lebih Maju dalam Pelayanan Kesehatan

PAMEKASAN – Era saat ini, jaminan kesehatan mutlak harus dimiliki setiap orang. Itu untuk memproteksi diri dari resiko penyakit yang bisa datang kapan saja. Kalau memiliki jaminan kesehatan, setiap orang yang sakit bisa terhindar dari resiko finansial saat berobat ke fasilitas kesehatan.

Andre, warga Kecamatan Pegantenan mengatakan, memiliki jaminan kesehatan itu penting. Pria 25 tahun itu bilang, jika memiliki jaminan kesehatan, orang tidak perlu khawatir kehilangan tabungan atau harta benda saat berobat.

“Kita bekerja mengumpulkan uang dengan susah payah. Saat sakit, ternyata butuh biaya banyak. Mau nggak mau kan kita harus bayar. Entah pakai uang tabungan atau menjual harta yang ada. Itulah pentingnya asuransi. Kalau sakit, tidak mikir biaya dan tinggal berobat,” ujarnya.

Baca Juga :  Jika Izin Tal Keluar, Gunakan BBM Industri

Andre yang pernah bekerja di Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam itu menuturkan, Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan sangat positif. Adanya JKN Kartu Indonesia Sehat (KIS) merupakan bukti Indonesia lebih maju di bidang kesehatan.

“Waktu saya bekerja di luar negeri, saya mikir kok orang-orang di sana (Brunei, Malaysia, Singapura, Red) enak sekali. Kalau sakit langsung berobat ke dokter. Tidak kesulitan biaya karena sudah ada sistemnya (jaminan kesehatan),” ungkapnya.

Ketika saya pulang ke Madura, sambung Andre, ternyata di Indonesia sudah ada BPJS (JKN-KIS). Saya tau karena tetangga saya beberapa kali masuk rumah sakit. Tidak kesulitan biaya karena sudah ikut BPJS. Ini bagus sekali,” imbuhnya.

Baca Juga :  Besi Berkarat, Pengunjung Taman Arek Lancor Pamekasan Mengeluh

Pria yang kini berprofesi sebagai pegawai swasta di Pamekasan itu berharap, Program JKN-KIS semakin berkualitas. Bisa terus berkesinambungan guna memberi manfaat kepada seluruh masyarakat Indonesia.

“Harapannya, program BPJS (JKN-KIS, Red) terus berjalan. Sehingga, masyarakat yang memerlukan pelayanan kesehatan tidak mendapat kesulitan,” pungkasnya. (ar/tw)

- Advertisement -

PAMEKASAN – Era saat ini, jaminan kesehatan mutlak harus dimiliki setiap orang. Itu untuk memproteksi diri dari resiko penyakit yang bisa datang kapan saja. Kalau memiliki jaminan kesehatan, setiap orang yang sakit bisa terhindar dari resiko finansial saat berobat ke fasilitas kesehatan.

Andre, warga Kecamatan Pegantenan mengatakan, memiliki jaminan kesehatan itu penting. Pria 25 tahun itu bilang, jika memiliki jaminan kesehatan, orang tidak perlu khawatir kehilangan tabungan atau harta benda saat berobat.

“Kita bekerja mengumpulkan uang dengan susah payah. Saat sakit, ternyata butuh biaya banyak. Mau nggak mau kan kita harus bayar. Entah pakai uang tabungan atau menjual harta yang ada. Itulah pentingnya asuransi. Kalau sakit, tidak mikir biaya dan tinggal berobat,” ujarnya.

Baca Juga :  Bangkalan 11, Sampang 11, dan Pamekasan 7


Andre yang pernah bekerja di Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam itu menuturkan, Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan sangat positif. Adanya JKN Kartu Indonesia Sehat (KIS) merupakan bukti Indonesia lebih maju di bidang kesehatan.

“Waktu saya bekerja di luar negeri, saya mikir kok orang-orang di sana (Brunei, Malaysia, Singapura, Red) enak sekali. Kalau sakit langsung berobat ke dokter. Tidak kesulitan biaya karena sudah ada sistemnya (jaminan kesehatan),” ungkapnya.

Ketika saya pulang ke Madura, sambung Andre, ternyata di Indonesia sudah ada BPJS (JKN-KIS). Saya tau karena tetangga saya beberapa kali masuk rumah sakit. Tidak kesulitan biaya karena sudah ikut BPJS. Ini bagus sekali,” imbuhnya.

Baca Juga :  Disdik dan BPJSKes Bangkalan Dapat Rapor Merah ORI

Pria yang kini berprofesi sebagai pegawai swasta di Pamekasan itu berharap, Program JKN-KIS semakin berkualitas. Bisa terus berkesinambungan guna memberi manfaat kepada seluruh masyarakat Indonesia.

“Harapannya, program BPJS (JKN-KIS, Red) terus berjalan. Sehingga, masyarakat yang memerlukan pelayanan kesehatan tidak mendapat kesulitan,” pungkasnya. (ar/tw)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/