alexametrics
22.7 C
Madura
Sunday, July 3, 2022

Bupati Promosikan Wisata melalui TV Nasional

SUMENEP – Bupati Sumenep A. Busyro Karim bersama istri, Nurfitriana Busyro Karim, tampil dalam acara talkshow bertajuk Bingkai Inspirasi di Kompas TV Kamis (22/3). Kesempatan itu dimanfaatkan untuk mempromosikan destinasi wisata di kabupaten ujung timur Madura.

Pada acara tersebut, keduanya menjelaskan tentang ragam wisata di Kota Sumekar. Mulai wisata sejarah, budaya, religi, hingga wisata alam. Misalnya, museum, Masjid Jamik, Asta Tinggi, dan Pantai Sembilan.

Selain itu, Busyro menyebutkan beberapa jenis kuliner khas Sumenep. Misalnya, kaldu kokot dan bakdabak. Batik dan keris juga dijelaskan secara gamblang. ”Kalau mau keliling menikmati wisata di Sumenep, mungkin butuh waktu sekitar satu pekan, itu pun belum selesai,” jelasnya.

Baca Juga :  Dinsos┬áBakal Coret Peserta PKH. Ini Penjelasannya

Busyro juga membahas soal keramahan warga Sumenep terhadap tamu. ”Di Madura itu, memuliakan tamu adalah kewajiban bagi tuan rumah. Misalnya, saat kita bertamu ke rumah orang Madura, pasti kita akan dijamu dengan baik,” tuturnya.

Nurfitriana Busyro Karim memaparkan, program pengembangan wisata di Sumenep untuk kesejahteraan masyarakat. Dengan majunya sektor pariwisata, perekonomian masyarakat juga semakin baik.

”Saya pastikan, semua program yang ada di Sumenep adalah untuk kesejahteraan warga,” jelas ketua TP PKK Sumenep tersebut.  

 

 

SUMENEP – Bupati Sumenep A. Busyro Karim bersama istri, Nurfitriana Busyro Karim, tampil dalam acara talkshow bertajuk Bingkai Inspirasi di Kompas TV Kamis (22/3). Kesempatan itu dimanfaatkan untuk mempromosikan destinasi wisata di kabupaten ujung timur Madura.

Pada acara tersebut, keduanya menjelaskan tentang ragam wisata di Kota Sumekar. Mulai wisata sejarah, budaya, religi, hingga wisata alam. Misalnya, museum, Masjid Jamik, Asta Tinggi, dan Pantai Sembilan.

Selain itu, Busyro menyebutkan beberapa jenis kuliner khas Sumenep. Misalnya, kaldu kokot dan bakdabak. Batik dan keris juga dijelaskan secara gamblang. ”Kalau mau keliling menikmati wisata di Sumenep, mungkin butuh waktu sekitar satu pekan, itu pun belum selesai,” jelasnya.

Baca Juga :  Petani Padi Bisa Rugi Jutaan Rupiah

Busyro juga membahas soal keramahan warga Sumenep terhadap tamu. ”Di Madura itu, memuliakan tamu adalah kewajiban bagi tuan rumah. Misalnya, saat kita bertamu ke rumah orang Madura, pasti kita akan dijamu dengan baik,” tuturnya.

Nurfitriana Busyro Karim memaparkan, program pengembangan wisata di Sumenep untuk kesejahteraan masyarakat. Dengan majunya sektor pariwisata, perekonomian masyarakat juga semakin baik.

”Saya pastikan, semua program yang ada di Sumenep adalah untuk kesejahteraan warga,” jelas ketua TP PKK Sumenep tersebut.  

 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/