alexametrics
21.6 C
Madura
Thursday, May 26, 2022

Tanam Mangrove Cegah Ancaman Abrasi Wilayah Pesisir

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Ancaman abrasi di wilayah pesisir semakin besar. Semua pihak bertanggung jawab untuk mencegahnya. Termasuk Pokmaswas Reng Paseser di Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi, Sumenep.

Dalam rangka merespons Hari Pohon Sedunia, Pokmaswas Reng Paseser melakukan penanaman 500 pohon mangrove di sepanjang pesisir Desa Tanjung kemarin (21/11). Tujuannya, supaya terhindar dari abrasi.

Sekretaris Pokmaswas Reng Paseser Fadel Abu Aufa mengatakan, penanaman pohon diniatkan untuk merotasi hutan mangrove di pesisir Desa Tanjung. Sebab, ancaman abrasi di desanya semakin besar.

”Penanaman pohon mangrove ini supaya wilayah pesisir terhindar dari abrasi,” katanya.

Menurut dia, penanaman mangrove tersebut hasil kerja sama dengan MTs Negeri 3 Sumenep, SMPN 2 Saronggi, serta Kelompok Peduli Mangrove Madura (KPMM). ”Kurang lebih sebanyak lima ratus bibit pohon mangrove yang kami tanam,” katanya.

Baca Juga :  Kondisi Keempat Pasien Covid-19 Stabil

Dia menambahkan, penanaman mangrove patut diapresiasi. Mengingat, selain berbarengan dengan Hari Pohon Sedunia 2021, wilayah pesisir ke depan memang butuh pohon mangrove.

Dia menjelaskan, pemanasan global tak bisa dikendalikan dan menuntut penghijauan dilakukan secara masif. ”Tujuan besarnya adalah mengimbangi laju global warming,” ungkap Fadel yang juga merangkap sebagai ketua KPPM. (c3)

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Ancaman abrasi di wilayah pesisir semakin besar. Semua pihak bertanggung jawab untuk mencegahnya. Termasuk Pokmaswas Reng Paseser di Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi, Sumenep.

Dalam rangka merespons Hari Pohon Sedunia, Pokmaswas Reng Paseser melakukan penanaman 500 pohon mangrove di sepanjang pesisir Desa Tanjung kemarin (21/11). Tujuannya, supaya terhindar dari abrasi.

Sekretaris Pokmaswas Reng Paseser Fadel Abu Aufa mengatakan, penanaman pohon diniatkan untuk merotasi hutan mangrove di pesisir Desa Tanjung. Sebab, ancaman abrasi di desanya semakin besar.


”Penanaman pohon mangrove ini supaya wilayah pesisir terhindar dari abrasi,” katanya.

Menurut dia, penanaman mangrove tersebut hasil kerja sama dengan MTs Negeri 3 Sumenep, SMPN 2 Saronggi, serta Kelompok Peduli Mangrove Madura (KPMM). ”Kurang lebih sebanyak lima ratus bibit pohon mangrove yang kami tanam,” katanya.

Baca Juga :  Penerbangan Sumenep–Surabaya Kian Diminati

Dia menambahkan, penanaman mangrove patut diapresiasi. Mengingat, selain berbarengan dengan Hari Pohon Sedunia 2021, wilayah pesisir ke depan memang butuh pohon mangrove.

Dia menjelaskan, pemanasan global tak bisa dikendalikan dan menuntut penghijauan dilakukan secara masif. ”Tujuan besarnya adalah mengimbangi laju global warming,” ungkap Fadel yang juga merangkap sebagai ketua KPPM. (c3)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/