alexametrics
28.1 C
Madura
Friday, September 30, 2022

Pelayanan dan Pelaksanaan Program Jadi Atensi

Komisi IV Sidak Tiga Puskesmas

SUMENEP– Komisi IV DPRD Sumenep melakukan inspeksi mendadak (sidak) kemarin (21/9). Sidak tersebut menyasar tiga puskesmas. Yaitu, Puskesmas Pragaan, Saronggi, dan Bluto.

Ketua Komisi IV DPRD Sumenep Rosah Ardi Kautsar menyatakan, sidak itu dilakukan sebagai tindak lanjut dari hasil rapat bersama dengan dinkes P2KB. Semacammengamati peningkatan pelayanan serta pengelolaan anggaran di setiap puskesmas.

Terlebih, saat ini puskesmas sudah bisa mengelola anggaran sendiri. Hal tersebut tertuang dalam Perbup 20/2021 tentang Pemanfaatan Pendapatan Badan Layanan Umum Daerah Pusat Kesehatan Masyarakat di Kabupaten Sumenep. ”Ada dua poin penting yang kami catat. Peningkatan pelayanan danpengelolaan anggaran,” ujarnya.

Ardi menyampaikan, pihaknya sudah mengantongi sejumlah catatan dari hasil sidak. Di antaranya berkaitan dengan pelayanan di Puskesmas Saronggi. Temuannya, saat ke lokasikomisi IV tidak melihat pegawai yang bertugas, termasuk di ruang UGD.

Baca Juga :  Pemkab Kenalkan Kucing Busok ke Dunia International

”Jadi, kami hanya ditemui petugas satpam. Pegawai puskesmasnya tidak ada, padahal masih jam setengah dua,” ungkapnya.

Selain itu, komisi IV melihat program inovasi yang direalisasikan setiap puskesmas. Ardi menekankan agar peruntukan pengelolaan anggaran jelas. Terutama, anggaran BOK dan kapitasi yang nilainnya cukup besar. Data mengenai pengelolaan anggaran akan menjadi bahan dasar kami ketika rapat kerja dengan dinkes,” tandasnya. (bil/daf)

SUMENEP– Komisi IV DPRD Sumenep melakukan inspeksi mendadak (sidak) kemarin (21/9). Sidak tersebut menyasar tiga puskesmas. Yaitu, Puskesmas Pragaan, Saronggi, dan Bluto.

Ketua Komisi IV DPRD Sumenep Rosah Ardi Kautsar menyatakan, sidak itu dilakukan sebagai tindak lanjut dari hasil rapat bersama dengan dinkes P2KB. Semacammengamati peningkatan pelayanan serta pengelolaan anggaran di setiap puskesmas.

Terlebih, saat ini puskesmas sudah bisa mengelola anggaran sendiri. Hal tersebut tertuang dalam Perbup 20/2021 tentang Pemanfaatan Pendapatan Badan Layanan Umum Daerah Pusat Kesehatan Masyarakat di Kabupaten Sumenep. ”Ada dua poin penting yang kami catat. Peningkatan pelayanan danpengelolaan anggaran,” ujarnya.


Ardi menyampaikan, pihaknya sudah mengantongi sejumlah catatan dari hasil sidak. Di antaranya berkaitan dengan pelayanan di Puskesmas Saronggi. Temuannya, saat ke lokasikomisi IV tidak melihat pegawai yang bertugas, termasuk di ruang UGD.

Baca Juga :  Perpustakaan Keliling Belum Sentuh Kepulauan

”Jadi, kami hanya ditemui petugas satpam. Pegawai puskesmasnya tidak ada, padahal masih jam setengah dua,” ungkapnya.

Selain itu, komisi IV melihat program inovasi yang direalisasikan setiap puskesmas. Ardi menekankan agar peruntukan pengelolaan anggaran jelas. Terutama, anggaran BOK dan kapitasi yang nilainnya cukup besar. Data mengenai pengelolaan anggaran akan menjadi bahan dasar kami ketika rapat kerja dengan dinkes,” tandasnya. (bil/daf)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Lima Raperda Siap Dibahas

/