alexametrics
21.2 C
Madura
Saturday, June 25, 2022

Warga Minta Ketua BPD Bilis-Bilis Mundur

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD) Bilis-Bilis, Kecamatan Arjasa, Sumenep, belum bisa dicairkan. Penyebabnya, Ketua BPD Moh. Zaini belum menandatangani RAPBDes. Padahal, batas akhir pengajuan pencairan Kamis (23/6).

Ketua Aliansi Masyarakat Peduli Bilis-Bilis (AMPB) Massury mewakili warga, khususnya keluarga penerima manfaat (KPM) BLT DD, meminta ketua BPD mundur dari jabatan. Menurut dia, ketua BPD Bilis-Bilis dengan sengaja melalaikan tugas dan fungsinya.

”Jika pencairan tetap terhambat, kami akan melakukan aksi yang lebih besar,” katanya.

Masyarakat, pemerintah desa, dan beberapa anggota BPD melakukan pertemuan di balai desa setempat kemarin (21/6). Hal itu dilakukan untuk mendapat kepastian dari BPD terkait penandatanganan RAPBDes. Sayangnya, Moh. Zaini tidak menunjukkan batang hidungnya. Yang hadir hanya empat anggota BPD. Yakni, Suaton, Fauzi, Lamri, dan Hairil.

Baca Juga :  Kaum Hawa Pimpin 13 Desa

Keempat anggota BPD sudah meneken surat pernyataan persetujuan. Sementara ketua BPD belum bertanda tangan. Padahal, saat rapat terbatas di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, ketua BPD sudah menyatakan akan bertanda tangan dan menyetujui.

Kepala Desa Bilis-Bilis Abdur Rosid menyatakan, penandatanganan oleh keempat anggota BPD tidak bisa dijadikan syarat pencairan BLT DD. Sebab, sifatnya hanya pernyataan menyetujui. ”Belum pada penandatanganan di RAPBDes. Jadi, itu belum bisa mewakili,” katanya.

Berdasar informasi yang diterima, Moh. Zaini sudah siap menandatangani RAPBDes. Hal itu diketahui seusai pertemuan di DPMD. Menurut dia, pihak kecamatan akan membuatkan surat kesepakatan bersama pemdes dan BPD. ”Makanya, saya masih menunggu surat kesepakatan itu,” ucapnya.

Baca Juga :  200 KPM Bakal Digraduasi Sebagai Penerima PKH

Sekretaris Camat (Sekcam) Arjasa Nazar mengakui bahwa pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan pihak DPMD dan BPD Bilis-Bilis terkait persoalan tersebut. ”Iya, hari ini kami ada pertemuan. Nanti kami kabari lagi,” terangnya. (iqb/rus)

 

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD) Bilis-Bilis, Kecamatan Arjasa, Sumenep, belum bisa dicairkan. Penyebabnya, Ketua BPD Moh. Zaini belum menandatangani RAPBDes. Padahal, batas akhir pengajuan pencairan Kamis (23/6).

Ketua Aliansi Masyarakat Peduli Bilis-Bilis (AMPB) Massury mewakili warga, khususnya keluarga penerima manfaat (KPM) BLT DD, meminta ketua BPD mundur dari jabatan. Menurut dia, ketua BPD Bilis-Bilis dengan sengaja melalaikan tugas dan fungsinya.

”Jika pencairan tetap terhambat, kami akan melakukan aksi yang lebih besar,” katanya.


Masyarakat, pemerintah desa, dan beberapa anggota BPD melakukan pertemuan di balai desa setempat kemarin (21/6). Hal itu dilakukan untuk mendapat kepastian dari BPD terkait penandatanganan RAPBDes. Sayangnya, Moh. Zaini tidak menunjukkan batang hidungnya. Yang hadir hanya empat anggota BPD. Yakni, Suaton, Fauzi, Lamri, dan Hairil.

Baca Juga :  Pemdes Sokobanah Laok Tuntaskan Penyaluran BLT DD

Keempat anggota BPD sudah meneken surat pernyataan persetujuan. Sementara ketua BPD belum bertanda tangan. Padahal, saat rapat terbatas di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, ketua BPD sudah menyatakan akan bertanda tangan dan menyetujui.

Kepala Desa Bilis-Bilis Abdur Rosid menyatakan, penandatanganan oleh keempat anggota BPD tidak bisa dijadikan syarat pencairan BLT DD. Sebab, sifatnya hanya pernyataan menyetujui. ”Belum pada penandatanganan di RAPBDes. Jadi, itu belum bisa mewakili,” katanya.

Berdasar informasi yang diterima, Moh. Zaini sudah siap menandatangani RAPBDes. Hal itu diketahui seusai pertemuan di DPMD. Menurut dia, pihak kecamatan akan membuatkan surat kesepakatan bersama pemdes dan BPD. ”Makanya, saya masih menunggu surat kesepakatan itu,” ucapnya.

Baca Juga :  Jabatan 12 Kades Kedaluwarsa

Sekretaris Camat (Sekcam) Arjasa Nazar mengakui bahwa pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan pihak DPMD dan BPD Bilis-Bilis terkait persoalan tersebut. ”Iya, hari ini kami ada pertemuan. Nanti kami kabari lagi,” terangnya. (iqb/rus)

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/