alexametrics
20 C
Madura
Monday, August 8, 2022

Harkitnas, Wabup Fauzi Ajak Tingkatkan Kapasitas Diri

SUMENEP – Masyarakat Indonesia memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) setiap 20 Mei. Pada hari itu, 110 tahun lalu, berdirilah organisasi kepemudaan Indonesia bernama Boedi Oetomo. Lalu, peristiwa kebangkitan nasional juga dianggap sebagai bermulanya rasa nasionalisme, semangat persatuan, kesatuan, dan kesadaran untuk memperjuangkan negara tumbuh dalam benak warga Indonesia.

Karena itu, Wakil Bupati (Wabup) Sumenep Achmad Fauzi mengajak para pemuda kembali membangkitkan rasa nasionalisme. Menurut dia, pemuda adalah tonggak keberhasilan negara dalam segala hal. ”Mari wujudkan rasa nasionalisme dengan mempersiapkan diri. Mempersiapkan diri dengan meningkatkan kapasitas diri sebagai penerus estafet kepemimpinan di negeri ini,” ungkapnya.

Wabup juga mengajak pemuda, khususnya di Sumenep, untuk terus memperkukuh persatuan dan kesatuan. Dia ingin lebih banyak pemikiran sumbangan pemikiran dan tindakan langsung dari pemuda dalam meningkatkan pembangunan di Bumi Sumekar.

Baca Juga :  BKPSDM Sumenep Komitmen Beri Layanan Terbaik

”Saya percaya orang tua adalah manusia dengan pengalaman yang luas. Tapi, para pemuda adalah manusia dengan ide liar. Mereka yang masih memiliki semangat tinggi dan bermacam inovasi yang menarik. Itulah pemuda Sumenep di mata saya,” jelasnya.

Selain lahirnya organisasi Boedi Oetomo, sejarah kebangkitan nasional Indonesia juga ditandai dengan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Wabup meminta masyarakat saat ini tidak melupakan sejarah. Dia ingin sejarah dijadikan pemacu semangat untuk mensyukuri kemerdekaan yang sudah diraih.

”Kalau kata Bung Karno dulu Jasmerah, jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. Karena memang mengatahui sejarah itu juga perlu sebagai penyemangat dan pengikat persatuan dan kesatuan,” pungkasnya.

 

SUMENEP – Masyarakat Indonesia memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) setiap 20 Mei. Pada hari itu, 110 tahun lalu, berdirilah organisasi kepemudaan Indonesia bernama Boedi Oetomo. Lalu, peristiwa kebangkitan nasional juga dianggap sebagai bermulanya rasa nasionalisme, semangat persatuan, kesatuan, dan kesadaran untuk memperjuangkan negara tumbuh dalam benak warga Indonesia.

Karena itu, Wakil Bupati (Wabup) Sumenep Achmad Fauzi mengajak para pemuda kembali membangkitkan rasa nasionalisme. Menurut dia, pemuda adalah tonggak keberhasilan negara dalam segala hal. ”Mari wujudkan rasa nasionalisme dengan mempersiapkan diri. Mempersiapkan diri dengan meningkatkan kapasitas diri sebagai penerus estafet kepemimpinan di negeri ini,” ungkapnya.

Wabup juga mengajak pemuda, khususnya di Sumenep, untuk terus memperkukuh persatuan dan kesatuan. Dia ingin lebih banyak pemikiran sumbangan pemikiran dan tindakan langsung dari pemuda dalam meningkatkan pembangunan di Bumi Sumekar.

Baca Juga :  FAS Kumpulkan Donasi Rp 8,4 Juta

”Saya percaya orang tua adalah manusia dengan pengalaman yang luas. Tapi, para pemuda adalah manusia dengan ide liar. Mereka yang masih memiliki semangat tinggi dan bermacam inovasi yang menarik. Itulah pemuda Sumenep di mata saya,” jelasnya.

Selain lahirnya organisasi Boedi Oetomo, sejarah kebangkitan nasional Indonesia juga ditandai dengan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Wabup meminta masyarakat saat ini tidak melupakan sejarah. Dia ingin sejarah dijadikan pemacu semangat untuk mensyukuri kemerdekaan yang sudah diraih.

”Kalau kata Bung Karno dulu Jasmerah, jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. Karena memang mengatahui sejarah itu juga perlu sebagai penyemangat dan pengikat persatuan dan kesatuan,” pungkasnya.

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/