22.7 C
Madura
Wednesday, March 22, 2023

Perempuan Harus Berkualitas

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Momen Hari Kartini adalah sejarah berharga bagi bangsa Indonesia. Sebagai pelajaran untuk perempuan masa kini agar terus meningkatkan kualitas. Sehingga, mampu ambil bagian dalam kemajuan bangsa.

Hal ini sesuai yang disampaikan Wakil Bupati Sumenep Dewi Khalifah. Menurutnya, perempuan masa kini harus mampu mengimbangi pesatnya perkembangan zaman. Mereka yang terbelakang otomatis tertinggal. Salah satu caranya adalah menjadi perempuan yang berpendidikan.

Penguatan sumber daya manusia (SDM) perempuan akan memengaruhi percepatan pembanguan. Sebab, perempuan saat ini juga dituntut bisa berkiprah di segala bidang. Baik dalam politik, sosial, budaya, dan bidang lain. Tanpa menghilangkan jati dirinya sebagai perempuan yang menjadi panutan utama bagi anaknya.

Baca Juga :  Berawal dari Hobi, Kini Jadi Ladang Pendapatan

Menurutnya, ini penting dimiliki perempuan di Kabupaten Sumenep. Pemerintah juga selalu hadir untuk memfasilitasi dan memberi ruang kepada perempuan. Dengan begitu, para kaum hawa ini tidak lagi merasa minder saat bersaing dengan laki-laki.

Di sektor pendidikan, pemerintah memfasilitasi perempuan untuk bisa melanjutkan pendidikan. Salah satunya melalui program kesetaraan kejar paket untuk perempuan putus sekolah. Sebab, terpenting bukanlah sebatas ijazah, melainkan dari program ini perempuan mampu menambah pengetahuan.

”Solusi peningkatan kualitas diri itu tidak berhenti untuk terus belajar. Termasuk, memanfaatkan fasilitas yang disediakan pemerintah karena ini untuk kemajuan Sumenep,” jelasnya.

Menurut dia, perempuan berpendidikan lebih tepat menentukan tindakan. Sebab, pengambilan sikap itu telah dilandasi pengetahuan. Pendidikan yang tinggi dipercaya menghasilkan daya tawar bagi perempuan untuk bersaing di zaman yang serbacanggih.

Baca Juga :  KM Santika Nusantara Angkut 162 Orang, 4 Penumpang Ditemukan Meninggal

”Perempuan sekarang jelas dituntut meningkatkan kualitas karena saat ini persaingan global sudah sangat pesat,” jelasnya. (jun)

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Momen Hari Kartini adalah sejarah berharga bagi bangsa Indonesia. Sebagai pelajaran untuk perempuan masa kini agar terus meningkatkan kualitas. Sehingga, mampu ambil bagian dalam kemajuan bangsa.

Hal ini sesuai yang disampaikan Wakil Bupati Sumenep Dewi Khalifah. Menurutnya, perempuan masa kini harus mampu mengimbangi pesatnya perkembangan zaman. Mereka yang terbelakang otomatis tertinggal. Salah satu caranya adalah menjadi perempuan yang berpendidikan.

Penguatan sumber daya manusia (SDM) perempuan akan memengaruhi percepatan pembanguan. Sebab, perempuan saat ini juga dituntut bisa berkiprah di segala bidang. Baik dalam politik, sosial, budaya, dan bidang lain. Tanpa menghilangkan jati dirinya sebagai perempuan yang menjadi panutan utama bagi anaknya.

Baca Juga :  Kasus Mangkrak Jadi Prioritas Kapolres Baru

Menurutnya, ini penting dimiliki perempuan di Kabupaten Sumenep. Pemerintah juga selalu hadir untuk memfasilitasi dan memberi ruang kepada perempuan. Dengan begitu, para kaum hawa ini tidak lagi merasa minder saat bersaing dengan laki-laki.

Di sektor pendidikan, pemerintah memfasilitasi perempuan untuk bisa melanjutkan pendidikan. Salah satunya melalui program kesetaraan kejar paket untuk perempuan putus sekolah. Sebab, terpenting bukanlah sebatas ijazah, melainkan dari program ini perempuan mampu menambah pengetahuan.

”Solusi peningkatan kualitas diri itu tidak berhenti untuk terus belajar. Termasuk, memanfaatkan fasilitas yang disediakan pemerintah karena ini untuk kemajuan Sumenep,” jelasnya.

Menurut dia, perempuan berpendidikan lebih tepat menentukan tindakan. Sebab, pengambilan sikap itu telah dilandasi pengetahuan. Pendidikan yang tinggi dipercaya menghasilkan daya tawar bagi perempuan untuk bersaing di zaman yang serbacanggih.

Baca Juga :  Herlina, Aktivis Pesantren Perempuan Asal Guluk-Guluk
- Advertisement -

”Perempuan sekarang jelas dituntut meningkatkan kualitas karena saat ini persaingan global sudah sangat pesat,” jelasnya. (jun)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/