alexametrics
21.2 C
Madura
Saturday, June 25, 2022

Dana Rp 400 Juta Tak Cukup Perbaiki PJU Rusak

SUMENEP – Selama musim hujan, ratusan penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten Sumenep rusak. Perbaikan fasilitas tersebut membutuhkan biaya tidak sedikit. Bahkan, anggaran Rp 400 juta yang sudah disiapkan pemerintah dinilai kurang.

Hal itu diungkapkan oleh Kabid Pengembangan dan Keselamatan Kerja Dishub Sumenep Edy Purwanto kemarin (21/2). Menurut dia, selama musim hujan ini, pihaknya menerima ratusan laporan PJU rusak. ”Jumlah pastinya belum kami rekap, tapi yang jelas mencapai ratusan,” ungkapnya.

Tahun ini Pemkab Sumenep menganggarkan dana Rp 400 juta untuk pemeliharaan PJU. Dana tersebut dinilai tidak mencukupi untuk perbaikan PJU yang rusak. Bahkan, kata Edy, kemungkinan dana tersebut hanya bisa digunakan untuk memperbaiki PJU merkuri.

Baca Juga :  Tahun Depan Tambah Jadwal Terbang

”Kemungkinan perbaikan kerusakan PJU LED harus menunggu dana tambahan kalau memang ada, atau anggaran tahun depan. Sebab, untuk PJU yang menggunakan lampu LED lebih mahal,” jelasnya.

Menurut dia, kerusakan PJU hampir terjadi di semua kecamatan. Rata-rata, kerusakan yang terjadi adalah bola lampu dan fiting. Untuk menghemat pengeluaran, dia juga meminta kepada teknisi untuk memperbaiki bola lampu yang putus.

”Untuk berhemat, petugas itu kadang memperbaiki sendiri lampu yang putus biar bisa dipakai lagi,” pungkasnya.

SUMENEP – Selama musim hujan, ratusan penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten Sumenep rusak. Perbaikan fasilitas tersebut membutuhkan biaya tidak sedikit. Bahkan, anggaran Rp 400 juta yang sudah disiapkan pemerintah dinilai kurang.

Hal itu diungkapkan oleh Kabid Pengembangan dan Keselamatan Kerja Dishub Sumenep Edy Purwanto kemarin (21/2). Menurut dia, selama musim hujan ini, pihaknya menerima ratusan laporan PJU rusak. ”Jumlah pastinya belum kami rekap, tapi yang jelas mencapai ratusan,” ungkapnya.

Tahun ini Pemkab Sumenep menganggarkan dana Rp 400 juta untuk pemeliharaan PJU. Dana tersebut dinilai tidak mencukupi untuk perbaikan PJU yang rusak. Bahkan, kata Edy, kemungkinan dana tersebut hanya bisa digunakan untuk memperbaiki PJU merkuri.

Baca Juga :  Sembilan Paket Proyek Lampu PJU Belum Terealisasi


”Kemungkinan perbaikan kerusakan PJU LED harus menunggu dana tambahan kalau memang ada, atau anggaran tahun depan. Sebab, untuk PJU yang menggunakan lampu LED lebih mahal,” jelasnya.

Menurut dia, kerusakan PJU hampir terjadi di semua kecamatan. Rata-rata, kerusakan yang terjadi adalah bola lampu dan fiting. Untuk menghemat pengeluaran, dia juga meminta kepada teknisi untuk memperbaiki bola lampu yang putus.

”Untuk berhemat, petugas itu kadang memperbaiki sendiri lampu yang putus biar bisa dipakai lagi,” pungkasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/