alexametrics
21 C
Madura
Wednesday, May 18, 2022

Seribu Lampion Warnai Kirab Seribu Santri

SUMENEP – Ribuan lampion menghiasi jalanan di Kecamatan Kalianget, Sumenep, Sabtu malam (19/10). Kelap-kelip lampu hias itu dibawa ribuan santri yang melakukan pawai dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2019.

Kegiatan bertajuk Kirab Seribu Santri itu memantik perhatian masyarakat maupun pengendara yang melintas di Jalan Raya Kalianget. Semula, peserta pawai berkumpul di Lapangan Trunojoyo, Kalianget, sebelum melakukan kirab. Ribuan lampion dari berbagai jenis diarak keliling untuk menyemarakkan peringatan HSN yang tahun ini mengangkat tema Santri Unggul, Indonesia Makmur tersebut.

Ketua Panitia HSN MWC Nahdlatul Ulama (NU) Kalianget Didik Suryadi menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan kedua kalinya digelar untuk memperingati HSN. Rencananya, pawai lampion itu nantinya akan rutin digelar setiap tahun.

Baca Juga :  Pelaku Dugaan Korupsi PT WUS Tak Sendirian

Tidak hanya untuk menyambut HSN, kirab juga digelar sebagai bentuk menjaga hubungan baik MWC NU Kalianget dengan semua lembaga yang ada di Kecamatan Kalianget. Mulai dari musala, masjid, madrasah diniyah (madin), dan taman pendidikan Islam anak-anak (TPIA).

Diterangkan, berdasarkan daftar peserta yang masuk ke panitia, sebanyak 1.381 orang dari 27 lembaga di Kecamatan Kalianget. ”Semua desa di Kalianget ter-cover. Dari Kalianget Timur sampai Pinggir Papas semua mengirimkan delegasi,” ungkap sekretaris MWC NU Kalianget itu.

Dia menambahkan, setiap tahunnya, antusias santri dari berbagai lembaga di Kecamatan Kalianget terus menunjukkan peningkatan. Dukungan lembaga dan masyarakat diakui sangat luar biasa untuk menyemarakkan kegiatan tersebut dalam rangka memperingati HSN.

Baca Juga :  Ingatkan Santri untuk Jauhi Narkoba

”Kegiatan ini juga bagian dari wadah kreativitas para santri. Menjunjung tinggi kekompakan sebagai wujud persatuan,” kata Didik.

Diharapkan soliditas tersebut nantinya akan terus terjaga pada gelaran kirab tahun berikutnya. Setelah berkeliling, para peserta kembali berkumpul di Lapangan Trunojoyo, Kalianget. Tepatnya di kawasan Kota Tua.

SUMENEP – Ribuan lampion menghiasi jalanan di Kecamatan Kalianget, Sumenep, Sabtu malam (19/10). Kelap-kelip lampu hias itu dibawa ribuan santri yang melakukan pawai dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2019.

Kegiatan bertajuk Kirab Seribu Santri itu memantik perhatian masyarakat maupun pengendara yang melintas di Jalan Raya Kalianget. Semula, peserta pawai berkumpul di Lapangan Trunojoyo, Kalianget, sebelum melakukan kirab. Ribuan lampion dari berbagai jenis diarak keliling untuk menyemarakkan peringatan HSN yang tahun ini mengangkat tema Santri Unggul, Indonesia Makmur tersebut.

Ketua Panitia HSN MWC Nahdlatul Ulama (NU) Kalianget Didik Suryadi menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan kedua kalinya digelar untuk memperingati HSN. Rencananya, pawai lampion itu nantinya akan rutin digelar setiap tahun.

Baca Juga :  Pelaku Dugaan Korupsi PT WUS Tak Sendirian

Tidak hanya untuk menyambut HSN, kirab juga digelar sebagai bentuk menjaga hubungan baik MWC NU Kalianget dengan semua lembaga yang ada di Kecamatan Kalianget. Mulai dari musala, masjid, madrasah diniyah (madin), dan taman pendidikan Islam anak-anak (TPIA).

Diterangkan, berdasarkan daftar peserta yang masuk ke panitia, sebanyak 1.381 orang dari 27 lembaga di Kecamatan Kalianget. ”Semua desa di Kalianget ter-cover. Dari Kalianget Timur sampai Pinggir Papas semua mengirimkan delegasi,” ungkap sekretaris MWC NU Kalianget itu.

Dia menambahkan, setiap tahunnya, antusias santri dari berbagai lembaga di Kecamatan Kalianget terus menunjukkan peningkatan. Dukungan lembaga dan masyarakat diakui sangat luar biasa untuk menyemarakkan kegiatan tersebut dalam rangka memperingati HSN.

Baca Juga :  Pemdes Sergang Putuskan Kelola Makam Kuno

”Kegiatan ini juga bagian dari wadah kreativitas para santri. Menjunjung tinggi kekompakan sebagai wujud persatuan,” kata Didik.

Diharapkan soliditas tersebut nantinya akan terus terjaga pada gelaran kirab tahun berikutnya. Setelah berkeliling, para peserta kembali berkumpul di Lapangan Trunojoyo, Kalianget. Tepatnya di kawasan Kota Tua.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/