alexametrics
21.2 C
Madura
Sunday, May 29, 2022

Dukung REI Beri Pelatihan pada Pengusaha

SUMENEP – Setelah sukses menggelar pelatihan di Bangkalan, Persatuan Perusahaan Real Estat Indonesia (REI) akan melaksanakan kegiatan serupa di Kota Keris. Pelatihan itu merupakan yang pertama digelar di Sumenep.

Ketua REI Madura Supandi Syahrul mengatakan, pelatihan di Kota Keris merupakan kesempatan langka dan belum pernah ada sebelumnya. Acara itu sebagai respons dari pertemuan antara Ketua REI Jawa Timur (Jatim) Danny Wahid dengan Wakil Bupati Sumenep (Wabup) Achmad Fauzi yang menginginkan pelatihan juga digelar di Kota Keris.

Supandi menegaskan, REI memiliki komitmen untuk ikut andil dalam pengembangan usaha di Madura, khususnya Sumenep. Utamanya yang bergerak di bidang properti. ”REI Jatim akan berbuat konkret untuk mengembangkan Sumenep di sektor properti, baik untuk hunian maupun komersial. Seperti pertokoan dan perhotelan,” katanya kemarin (20/10).

Dia berharap pelatihan yang juga didukung RadarMadura.id tersebut bisa dimanfaatkan betul oleh pengusaha asal Sumenep. Dengan begitu, ke depan tidak ada lagi kejadian proyek perumahan yang mangkrak di Kota Keris.

Baca Juga :  Wabup Sumenep Ingin OPD Meriahkan Bazar Takjil

”Saya mengharapkan diklat real estat ini betul-betul dimanfaatkan oleh kalangan pengusaha Sumenep,” harapnya.

Pelatihan itu tidak hanya sebatas kegiatan itu saja. Pengusaha properti Kabupaten Sumenep juga dapat membangun relasi dengan entrepreneur properti sukses yang sudah tergabung di dalam REI Jatim.

”Peluang-peluang kerja sama bisnis dan investasi akan terbuka lebar bagi para pengusaha yang ada di Sumenep,” terangnya.

Dia menyampaikan, pelatihan yang akan digelar di Java In Rets Area Sabtu (2/11) itu akan banyak membahas beberapa materi dalam pengembangan usaha properti. Di antaranya, legalitas tanah, perizinan dan perencanaan proyek, analisis bisnis dan aspek pemasaran serta prosedur mendapatkan pembiayaan dari perbankan. Khususnya Bank Tabungan Negara (BTN).

Supandi mengutarakan, pemateri yang akan dihadirkan dalam kegiatan pelatihan semuanya andal. Yakni, Developer PT Cipta Griya Insani sekaligus Wakil Sekretaris REI Jatim Ahmad Salim Assegaf, Developer PT PJM Group yang juga Wakil Ketua REI Jatim Herry Djauhari, dan Kepala BTN Bangkalan Tri Mulyono yang juga membawahi kantor BTN di seluruh Madura.

Baca Juga :  Dewan Siap Bersinergi dengan Kapolres Baru

Wabup Sumenep Achmad Fauzi sangat mendukung dan mengapresiasi REI Jatim dan Madura yang bersedia menyelenggarakan kegiatan itu di Kota Keris. Dia berharap kegiatan itu dimanfaatkan betul oleh pengusaha properti di Sumenep.

Fauzi menilai kegiatan itu sangat penting diikuti oleh kalangan pengusaha properti. Sebab, selain untuk menambah wawasan, semua pengusaha properti dapat membangun relasi dan terhimpun di REI. ”Kegiatan itu cukup bagus. Bisa terjalin sinergi untuk bisa sharing bersama,” ujarnya.

General Manager JPRM M. Tojjib melalui Kepala JPRM Biro Sumenep Feri Ferdiansyah mengatakan, pendaftaran pelatihan itu dapat dilakukan di seluruh kantor JPRM di setiap kabupaten. Pihaknya mengimbau agar segera mendaftar, sebab kuota pelatihan terbatas. ”Ada potongan biaya bagi 15 peserta pendaftar pertama,” katanya. (jup)

SUMENEP – Setelah sukses menggelar pelatihan di Bangkalan, Persatuan Perusahaan Real Estat Indonesia (REI) akan melaksanakan kegiatan serupa di Kota Keris. Pelatihan itu merupakan yang pertama digelar di Sumenep.

Ketua REI Madura Supandi Syahrul mengatakan, pelatihan di Kota Keris merupakan kesempatan langka dan belum pernah ada sebelumnya. Acara itu sebagai respons dari pertemuan antara Ketua REI Jawa Timur (Jatim) Danny Wahid dengan Wakil Bupati Sumenep (Wabup) Achmad Fauzi yang menginginkan pelatihan juga digelar di Kota Keris.

Supandi menegaskan, REI memiliki komitmen untuk ikut andil dalam pengembangan usaha di Madura, khususnya Sumenep. Utamanya yang bergerak di bidang properti. ”REI Jatim akan berbuat konkret untuk mengembangkan Sumenep di sektor properti, baik untuk hunian maupun komersial. Seperti pertokoan dan perhotelan,” katanya kemarin (20/10).


Dia berharap pelatihan yang juga didukung RadarMadura.id tersebut bisa dimanfaatkan betul oleh pengusaha asal Sumenep. Dengan begitu, ke depan tidak ada lagi kejadian proyek perumahan yang mangkrak di Kota Keris.

Baca Juga :  Penghasilan Pedagang Susut Rp 300 Ribu

”Saya mengharapkan diklat real estat ini betul-betul dimanfaatkan oleh kalangan pengusaha Sumenep,” harapnya.

Pelatihan itu tidak hanya sebatas kegiatan itu saja. Pengusaha properti Kabupaten Sumenep juga dapat membangun relasi dengan entrepreneur properti sukses yang sudah tergabung di dalam REI Jatim.

”Peluang-peluang kerja sama bisnis dan investasi akan terbuka lebar bagi para pengusaha yang ada di Sumenep,” terangnya.

Dia menyampaikan, pelatihan yang akan digelar di Java In Rets Area Sabtu (2/11) itu akan banyak membahas beberapa materi dalam pengembangan usaha properti. Di antaranya, legalitas tanah, perizinan dan perencanaan proyek, analisis bisnis dan aspek pemasaran serta prosedur mendapatkan pembiayaan dari perbankan. Khususnya Bank Tabungan Negara (BTN).

Supandi mengutarakan, pemateri yang akan dihadirkan dalam kegiatan pelatihan semuanya andal. Yakni, Developer PT Cipta Griya Insani sekaligus Wakil Sekretaris REI Jatim Ahmad Salim Assegaf, Developer PT PJM Group yang juga Wakil Ketua REI Jatim Herry Djauhari, dan Kepala BTN Bangkalan Tri Mulyono yang juga membawahi kantor BTN di seluruh Madura.

Baca Juga :  Tingkatkan Kerja Sama, LDII Silaturahmi dengan Wabup Sumenep

Wabup Sumenep Achmad Fauzi sangat mendukung dan mengapresiasi REI Jatim dan Madura yang bersedia menyelenggarakan kegiatan itu di Kota Keris. Dia berharap kegiatan itu dimanfaatkan betul oleh pengusaha properti di Sumenep.

Fauzi menilai kegiatan itu sangat penting diikuti oleh kalangan pengusaha properti. Sebab, selain untuk menambah wawasan, semua pengusaha properti dapat membangun relasi dan terhimpun di REI. ”Kegiatan itu cukup bagus. Bisa terjalin sinergi untuk bisa sharing bersama,” ujarnya.

General Manager JPRM M. Tojjib melalui Kepala JPRM Biro Sumenep Feri Ferdiansyah mengatakan, pendaftaran pelatihan itu dapat dilakukan di seluruh kantor JPRM di setiap kabupaten. Pihaknya mengimbau agar segera mendaftar, sebab kuota pelatihan terbatas. ”Ada potongan biaya bagi 15 peserta pendaftar pertama,” katanya. (jup)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/