alexametrics
24.4 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Puskesmas Arjasa Aktif Cegah Covid-19

SUMENEP – Pencegahan persebaran Covid-19 terus dilakukan Tim Siaga Covid-19 Puskesmas Arjasa, Pulau Kangean, Sumenep. Sejak virus tersebut dinyatakan pandemi, Puskesmas Arjasa beserta Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Arjasa rutin melakukan pemeriksaan di jalur masuk Pulau Kangean.

Pemeriksaan dilakukan intensif pada setiap kedatangan kapal penumpang. Antara lain di Pelabuhan Batu Guluk, Celong, dan Pabian. Warga dari luar daerah diperiksa suhu tubuh dan kondisi kesehatannya. Khusus warga dari zona merah, didata dan dipantau secara intensif.

”Seperti warga yang datang dari Malaysia. Kami minta kartu kuningnya dan dilakukan proses pemeriksaan. Kemudian, terus dipantau kondisi kesehatannya oleh tenaga medis di desa,” ungkap Kepala Puskesmas Arjasa dr. Hidayatur Rahman kemarin (21/4).

Baca Juga :  350 Pesantren Se-Indonesia Ikuti Sosialisasi Pesantren Muadalah

Upaya pencegahan lain meliputi sosialisasi ke desa-desa. Termasuk penyemprotan disinfektan ke beberapa tempat publik, seperti pasar dan tempat ibadah.

”Di puskesmas kami juga menerapkan physical distancing. Kami terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama mencegah penularan dengan mengikuti protokol Covid-19,” paparnya.

Sekretaris Kecamatan Arjasa Aminullah menjelaskan, forpimka dan puskesmas terus bersinergi dalam mencegah persebaran Covid-19. Dalam memerangi virus ini pihaknya dibantu relawan seperti dari NU dan Muhammadiyah.

”Semua unsur di Kecamatan Arjasa kompak, baik kecamatan, polsek, koramil, puskesmas, relawan, hingga pemerintah desa. Harapannya, wabah virus ini segera berakhir,” pungkasnya. (bad/luq)

- Advertisement -

SUMENEP – Pencegahan persebaran Covid-19 terus dilakukan Tim Siaga Covid-19 Puskesmas Arjasa, Pulau Kangean, Sumenep. Sejak virus tersebut dinyatakan pandemi, Puskesmas Arjasa beserta Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Arjasa rutin melakukan pemeriksaan di jalur masuk Pulau Kangean.

Pemeriksaan dilakukan intensif pada setiap kedatangan kapal penumpang. Antara lain di Pelabuhan Batu Guluk, Celong, dan Pabian. Warga dari luar daerah diperiksa suhu tubuh dan kondisi kesehatannya. Khusus warga dari zona merah, didata dan dipantau secara intensif.

”Seperti warga yang datang dari Malaysia. Kami minta kartu kuningnya dan dilakukan proses pemeriksaan. Kemudian, terus dipantau kondisi kesehatannya oleh tenaga medis di desa,” ungkap Kepala Puskesmas Arjasa dr. Hidayatur Rahman kemarin (21/4).

Baca Juga :  Amin Jaya Bukan Kapal Penumpang


Upaya pencegahan lain meliputi sosialisasi ke desa-desa. Termasuk penyemprotan disinfektan ke beberapa tempat publik, seperti pasar dan tempat ibadah.

”Di puskesmas kami juga menerapkan physical distancing. Kami terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama mencegah penularan dengan mengikuti protokol Covid-19,” paparnya.

Sekretaris Kecamatan Arjasa Aminullah menjelaskan, forpimka dan puskesmas terus bersinergi dalam mencegah persebaran Covid-19. Dalam memerangi virus ini pihaknya dibantu relawan seperti dari NU dan Muhammadiyah.

”Semua unsur di Kecamatan Arjasa kompak, baik kecamatan, polsek, koramil, puskesmas, relawan, hingga pemerintah desa. Harapannya, wabah virus ini segera berakhir,” pungkasnya. (bad/luq)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/