alexametrics
21 C
Madura
Wednesday, July 6, 2022

Maksimalkan Visit Sumenep 2018 dengan Program Pendukung

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus berusaha menyukseskan Visit Sumenep 2018. Salah satunya dengan melaksanakan program-program pendukung.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Sumenep Sufiyanto menjelaskan, hampir seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terlibat guna menyukseskan Visit Sumenep 2018. Untuk disparbudpora, beberapa program pendukung yang dijalankan seperti tambat labuh di Giliyang, pembuatan spot diving di Gililabak, dan pembangunan panggung kesenian.

”Ada leading sector-nya masing-masing. Misalnya, moda transportasi itu di dishub, soal infrastruktur jalan ditangani oleh dinas PU bina marga, dan lain-lain,” jelasnya Selasa (20/3).

Harapanya, program pendukung Visit Sumenep 2018 berjalan lebih cepat. Dengan demikian, fasilitas yang dibutuhkan untuk menyukseskan program kunjungan secepatnya bisa digunakan untuk menarik minat wisatawan.

Baca Juga :  Disparbudpora Bakal Terapkan Digitalisasi Museum Keraton Sumenep

Menurut Sofi, panggilan Sufiyanto, program-program pendukung yang dijalankan Pemkab Sumenep merupakan hasil pengembangan Peraturan Daerah (Perda) Pariwisata Sumenep. Selain itu, berdasar pertimbangan ekonomi kemasyarakatan.

”Program-program pendukung yang kami jalankan ini berdasar peraturan yang ada. Selain itu, pemkab mempertimbangkan ekonomi masyarakat. Jangan sampai pengembangan yang ada tidak bermanfaat atau bahkan mematikan usaha rakyat,” pungkasnya.

 

 

 

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus berusaha menyukseskan Visit Sumenep 2018. Salah satunya dengan melaksanakan program-program pendukung.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Sumenep Sufiyanto menjelaskan, hampir seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terlibat guna menyukseskan Visit Sumenep 2018. Untuk disparbudpora, beberapa program pendukung yang dijalankan seperti tambat labuh di Giliyang, pembuatan spot diving di Gililabak, dan pembangunan panggung kesenian.

”Ada leading sector-nya masing-masing. Misalnya, moda transportasi itu di dishub, soal infrastruktur jalan ditangani oleh dinas PU bina marga, dan lain-lain,” jelasnya Selasa (20/3).


Harapanya, program pendukung Visit Sumenep 2018 berjalan lebih cepat. Dengan demikian, fasilitas yang dibutuhkan untuk menyukseskan program kunjungan secepatnya bisa digunakan untuk menarik minat wisatawan.

Baca Juga :  Disparbudpora Bentuk Pemuda Cerdas

Menurut Sofi, panggilan Sufiyanto, program-program pendukung yang dijalankan Pemkab Sumenep merupakan hasil pengembangan Peraturan Daerah (Perda) Pariwisata Sumenep. Selain itu, berdasar pertimbangan ekonomi kemasyarakatan.

”Program-program pendukung yang kami jalankan ini berdasar peraturan yang ada. Selain itu, pemkab mempertimbangkan ekonomi masyarakat. Jangan sampai pengembangan yang ada tidak bermanfaat atau bahkan mematikan usaha rakyat,” pungkasnya.

 

 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/