alexametrics
20.7 C
Madura
Thursday, May 26, 2022

Mancing Cumi-Cumi, Nelayan Sapudi Tewas

SUMENEP – Warga Desa Sonok, Kecamatan Nonggunong, Pulau Sapudi, Sumenep, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di pesisir perairan Dusun Sonok. Setelah diidentifikasi, identitas mayat tersebut bernama Asyari, 47, Warga Dusun Pocok, desa setempat.

Nono, 35, warga Dusun Sonok Timur, yang kali pertama menemukan jasad Asyari. Kepada petugas kepolisian, Nono mengaku menemukan mayat tersebut saat hendak berangkat memancing Sabtu (20/1) sekitar pukul 05.30.

Dari keterangan istri almarhum, Mardiya, 45, suaminya meninggalkan rumah sejak sehari sebelumnya. Asyari pamit untuk memancing cumi-cumi pada pukul 10.00. Tetapi hingga pukul 23.00 tidak juga kembali.

Khawatir kepada suami, Mardiya melapor ke perangkat desa setempat. Selanjutnya dilakukan pencarian. Sayangnya, pencarian tersebut tidak membuahkan hasil. ”Kemudian pencarian dihentikan sementara saat subuh. Beberapa jam kemudian ada kabar penemuan mayat itu,” jelas Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Abd. Mukit.

Baca Juga :  Hanya 14 Agen Elpiji Berizin

Selain Nono dan istri korban, saksi lain yang dimintai keterangan oleh petugas kepolisian adalah Didi, 20 dan Tolak, 30, warga Desa Sonok. Keduanya mengaku bertemu dengan korban saat memancing cumi-cumi. Didi bertemu sekitar pukul 17.00. Sedangkan Tolak bertemu pada pukul 15.30.

Keduanya sama-sama sempat megajak korban untuk pulang bersama. Tetapi ajakan itu ditolak. Asyari tetap melanjutkan memancing.

Dari identifikasi di lapangan, petugas menduga korban terpeleset ke perairan laut dalam. Korban yang tidak bisa berenang kemudian tewas karena kehabisan napas. ”Dari keterangan saksi, korban memancing di kedalaman setinggi dada. Ada kemungkinan korban masuk ke perairan yang dalam,” ungkap Mukit.

Selain itu, di dahi bagian kiri ditemukan luka sepanjang dua sentimeter. Luka tersebut diduga akibat benturan dengan karang di dasar laut. Selain itu, tidak ditemukan luka di tubuh korban yang menandakan tindak kekerasan.

Baca Juga :  Tewas Tenggelam di Sungai Berlumpur

”Hasil penyelidikan sementara, kejadian ini murni kecelakaan. Meski begitu kami masih melanjutkan penyelidikan,” pungkasnya.

SUMENEP – Warga Desa Sonok, Kecamatan Nonggunong, Pulau Sapudi, Sumenep, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di pesisir perairan Dusun Sonok. Setelah diidentifikasi, identitas mayat tersebut bernama Asyari, 47, Warga Dusun Pocok, desa setempat.

Nono, 35, warga Dusun Sonok Timur, yang kali pertama menemukan jasad Asyari. Kepada petugas kepolisian, Nono mengaku menemukan mayat tersebut saat hendak berangkat memancing Sabtu (20/1) sekitar pukul 05.30.

Dari keterangan istri almarhum, Mardiya, 45, suaminya meninggalkan rumah sejak sehari sebelumnya. Asyari pamit untuk memancing cumi-cumi pada pukul 10.00. Tetapi hingga pukul 23.00 tidak juga kembali.


Khawatir kepada suami, Mardiya melapor ke perangkat desa setempat. Selanjutnya dilakukan pencarian. Sayangnya, pencarian tersebut tidak membuahkan hasil. ”Kemudian pencarian dihentikan sementara saat subuh. Beberapa jam kemudian ada kabar penemuan mayat itu,” jelas Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Abd. Mukit.

Baca Juga :  Pemancing Tenggelam di Bendungan Nepa

Selain Nono dan istri korban, saksi lain yang dimintai keterangan oleh petugas kepolisian adalah Didi, 20 dan Tolak, 30, warga Desa Sonok. Keduanya mengaku bertemu dengan korban saat memancing cumi-cumi. Didi bertemu sekitar pukul 17.00. Sedangkan Tolak bertemu pada pukul 15.30.

Keduanya sama-sama sempat megajak korban untuk pulang bersama. Tetapi ajakan itu ditolak. Asyari tetap melanjutkan memancing.

Dari identifikasi di lapangan, petugas menduga korban terpeleset ke perairan laut dalam. Korban yang tidak bisa berenang kemudian tewas karena kehabisan napas. ”Dari keterangan saksi, korban memancing di kedalaman setinggi dada. Ada kemungkinan korban masuk ke perairan yang dalam,” ungkap Mukit.

Selain itu, di dahi bagian kiri ditemukan luka sepanjang dua sentimeter. Luka tersebut diduga akibat benturan dengan karang di dasar laut. Selain itu, tidak ditemukan luka di tubuh korban yang menandakan tindak kekerasan.

Baca Juga :  Ratusan Produk IKM Tak Berlabel Halal

”Hasil penyelidikan sementara, kejadian ini murni kecelakaan. Meski begitu kami masih melanjutkan penyelidikan,” pungkasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Sirat Pernah Bacok Istri dan Polisi

Kobarkan Semangat Kemerdekaan

150 Penari Sambut Presiden RI di FKMA

Artikel Terbaru

/