alexametrics
21 C
Madura
Wednesday, July 6, 2022

Diduga Korsleting, Rumah Warga Terbakar

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Nasib malang menimpa Munafsir, warga Desa Saroka, Kecamatan Saronggi. Pasalnya, rumah perempuan berusia 53 tahun itu dilalap api kemarin (19/6). Dugaan sementara, kebakaran karena hubungan arus pendek listrik atau korsleting.

Munafsir saat dimintai keterangan oleh anggota Polsek Saronggi menuturkan, korsleting itu diduga terjadi pada stop kontak televisi yang ada di ruang tamu. Hubungan arus pendek listrik terjadi karena beban terlalu berat. ”Keterangan pemilik rumah seperti itu, api muncul di ruang tamu,” ucap Kapolsek Saronggi AKP Joni Wahyudi.

Dijelaskan, karena berada tepat di bagian dalam rumah, maka api dengan cepat menjalar dan membesar. Kobaran api bahkan merembet ke kamar tidur dan dapur. Proses pemadaman melibatkan warga, anggota koramil, dan Polsek Saronggi. Api baru bisa dipadamkan sekitar satu jam kemudian. ”Petugas damkar tiba di lokasi sekitar pukul 10.30,” kata Joni Wahyudi.

Baca Juga :  Carry Gosong Itu Angkut Puluhan Jeriken Bensin

Joni Wahyudi menambahkan, insiden kebakaran tersebut tidak makan korban jiwa. Namun, barang-barang milik sang empu rumah mulai dari kasur, televisi, lemari pakaian, meja, lemari dapur serta peralatan dapur ludes dilalap api. ”Kerugian ditaksir sekitar Rp 50 juta,” pungkasnya. (di/yan)

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Nasib malang menimpa Munafsir, warga Desa Saroka, Kecamatan Saronggi. Pasalnya, rumah perempuan berusia 53 tahun itu dilalap api kemarin (19/6). Dugaan sementara, kebakaran karena hubungan arus pendek listrik atau korsleting.

Munafsir saat dimintai keterangan oleh anggota Polsek Saronggi menuturkan, korsleting itu diduga terjadi pada stop kontak televisi yang ada di ruang tamu. Hubungan arus pendek listrik terjadi karena beban terlalu berat. ”Keterangan pemilik rumah seperti itu, api muncul di ruang tamu,” ucap Kapolsek Saronggi AKP Joni Wahyudi.

Dijelaskan, karena berada tepat di bagian dalam rumah, maka api dengan cepat menjalar dan membesar. Kobaran api bahkan merembet ke kamar tidur dan dapur. Proses pemadaman melibatkan warga, anggota koramil, dan Polsek Saronggi. Api baru bisa dipadamkan sekitar satu jam kemudian. ”Petugas damkar tiba di lokasi sekitar pukul 10.30,” kata Joni Wahyudi.

Baca Juga :  Sebulan, TPA Batuan Dua Kali Terbakar

Joni Wahyudi menambahkan, insiden kebakaran tersebut tidak makan korban jiwa. Namun, barang-barang milik sang empu rumah mulai dari kasur, televisi, lemari pakaian, meja, lemari dapur serta peralatan dapur ludes dilalap api. ”Kerugian ditaksir sekitar Rp 50 juta,” pungkasnya. (di/yan)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/