alexametrics
23.8 C
Madura
Wednesday, August 17, 2022

Al-Amien Prenduan Jadi Tuan Rumah Kegiatan Literasi Keuangan Syariah

SUMENEP – Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Amien Prenduan, Sumenep, menjadi tuan rumah literasi keuangan syariah yang diadakan PT Pegadaian (Persero). Kegiatan yang digelar pada Jumat (16/2) itu berlangsung meriah.

Sebagai tuan rumah kegiatan literasi keuangan syariah, keluarga besar Ponpes Al-Amien merasakan kebahagiaan tersendiri. Apalagi, acara yang diprakarsai PT Pegadaian (Persero) itu dihadiri langsung oleh Rais Aam PB NU KH. Ma’ruf Amin.

Semasa hidup, KH. Tidjani Djauhari sangat menginginkan KH. Ma’ruf Amin hadir ke Al-Amien. Keinginan almarhum itu baru terwujud saat penyelenggaraan kegiatan literasi keuangan syariah.

”Malam ini (Jumat, 16/2) beliau, KH. Ma’ruf Amin, hadir dan menyampaikan sambutan. Diharapkan bukan malam ini saja, tapi malam-malam selanjutnya,” kata Pimpinan dan Pengasuh Ponpes Al-Amien Prenduan KH. Ahmad Fauzi Tidjani.

Kegiatan literasi keuangan syariah di Ponpes Al-Amien digelar secara out door dan disaksikan tokoh, ulama, masyarakat, dan ribuan santri. Sebelum acara dimulai, ada hiburan hadrah yang diiringi salawat.

Baca Juga :  Dinkes Klaim Kasus Covid-19 Turun Drastis

Literasi keuangan syariah dihadiri Rais Aam PB NU KH. Ma’ruf Amin, Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Sunarso, dan Direktur Industri Keuangan Non Bank (IKNB) Muhammad Muchlasin.

KH. Fauzi menyampaikan, ada kebanggan tersendiri Al-Amein dipilih sebagai tuan rumah literasi keuangan syariah. Pihaknya akan terus menjalin kerja sama dengan Pegadaian. Dia berharap, jalinan kerja sama tersebut bisa bermanfaat. ”Mudah-mudahan ada perkembangan ke depan,” ucapnya.

Kiai karismatis itu menegaskan, Ponpes Al-Amien punya prinsip. Di antaranya, seluruh yang menjadi penghuni Al-Amien hidup di atas semua golongan. Diharamkan asatidz dan kiai Al-Amien menjadi politisi atau kader partai politik.

”Alhamdulillah hingga saat ini belum ada (yang menjadi politikus). Kalau ada, tegur biar keluar dari pondok. Termasuk saya, demi menjaga keutuhan dan prinsip pondok kita tercinta ini,” tegasnya.

Baca Juga :  Luhut Binsar Pandjaitan: Petani Garam Harus Sejahtera

KH. Fauzi memohon kepada para kiai untuk mendoakan para santri supaya menjadi pemimpin umat Islam yang rahmatan lil alamin dan ikhlas karena Allah. ”Semoga Allah memberikan rasa ikhlas dan tanggung jawab atas amanah yang diberikan masyarakat,” ucapnya.

Dia mengucapkan banyak terima kasih atas kepercayaan yang diberikan PT Pegadaian (Persero). ”Terima kasih juga atas bantuan yang sudah diberikan ke pondok. Semoga bermanfaat,” ujarnya.

Sementara itu, KH. Ma’ruf Amin menyambut baik yang dilakukan Pegadaian Syariah. Dengan sosialisasi dalam bentuk kegiatan literasi keuangan syariah, masyarakat diharapkan paham akan keberadaan Pegadaian Syariah sebagai sumber pembiayaan menggantikan pembiayaan konvensional.

”Sebagai negara dengan penduduk mayoritas muslim, Indonesia sangat ketinggalan dalam penyerapan dana dari keuangan syariah. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan lebih besar lagi penyerapan dana dari keuangan syariah,” katanya.

SUMENEP – Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Amien Prenduan, Sumenep, menjadi tuan rumah literasi keuangan syariah yang diadakan PT Pegadaian (Persero). Kegiatan yang digelar pada Jumat (16/2) itu berlangsung meriah.

Sebagai tuan rumah kegiatan literasi keuangan syariah, keluarga besar Ponpes Al-Amien merasakan kebahagiaan tersendiri. Apalagi, acara yang diprakarsai PT Pegadaian (Persero) itu dihadiri langsung oleh Rais Aam PB NU KH. Ma’ruf Amin.

Semasa hidup, KH. Tidjani Djauhari sangat menginginkan KH. Ma’ruf Amin hadir ke Al-Amien. Keinginan almarhum itu baru terwujud saat penyelenggaraan kegiatan literasi keuangan syariah.


”Malam ini (Jumat, 16/2) beliau, KH. Ma’ruf Amin, hadir dan menyampaikan sambutan. Diharapkan bukan malam ini saja, tapi malam-malam selanjutnya,” kata Pimpinan dan Pengasuh Ponpes Al-Amien Prenduan KH. Ahmad Fauzi Tidjani.

Kegiatan literasi keuangan syariah di Ponpes Al-Amien digelar secara out door dan disaksikan tokoh, ulama, masyarakat, dan ribuan santri. Sebelum acara dimulai, ada hiburan hadrah yang diiringi salawat.

Baca Juga :  Petasan Meledak, Empat Pemuda di Madura Alami Luka Bakar

Literasi keuangan syariah dihadiri Rais Aam PB NU KH. Ma’ruf Amin, Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Sunarso, dan Direktur Industri Keuangan Non Bank (IKNB) Muhammad Muchlasin.

KH. Fauzi menyampaikan, ada kebanggan tersendiri Al-Amein dipilih sebagai tuan rumah literasi keuangan syariah. Pihaknya akan terus menjalin kerja sama dengan Pegadaian. Dia berharap, jalinan kerja sama tersebut bisa bermanfaat. ”Mudah-mudahan ada perkembangan ke depan,” ucapnya.

- Advertisement -

Kiai karismatis itu menegaskan, Ponpes Al-Amien punya prinsip. Di antaranya, seluruh yang menjadi penghuni Al-Amien hidup di atas semua golongan. Diharamkan asatidz dan kiai Al-Amien menjadi politisi atau kader partai politik.

”Alhamdulillah hingga saat ini belum ada (yang menjadi politikus). Kalau ada, tegur biar keluar dari pondok. Termasuk saya, demi menjaga keutuhan dan prinsip pondok kita tercinta ini,” tegasnya.

Baca Juga :  Luhut Binsar Pandjaitan: Petani Garam Harus Sejahtera

KH. Fauzi memohon kepada para kiai untuk mendoakan para santri supaya menjadi pemimpin umat Islam yang rahmatan lil alamin dan ikhlas karena Allah. ”Semoga Allah memberikan rasa ikhlas dan tanggung jawab atas amanah yang diberikan masyarakat,” ucapnya.

Dia mengucapkan banyak terima kasih atas kepercayaan yang diberikan PT Pegadaian (Persero). ”Terima kasih juga atas bantuan yang sudah diberikan ke pondok. Semoga bermanfaat,” ujarnya.

Sementara itu, KH. Ma’ruf Amin menyambut baik yang dilakukan Pegadaian Syariah. Dengan sosialisasi dalam bentuk kegiatan literasi keuangan syariah, masyarakat diharapkan paham akan keberadaan Pegadaian Syariah sebagai sumber pembiayaan menggantikan pembiayaan konvensional.

”Sebagai negara dengan penduduk mayoritas muslim, Indonesia sangat ketinggalan dalam penyerapan dana dari keuangan syariah. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan lebih besar lagi penyerapan dana dari keuangan syariah,” katanya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/