alexametrics
21.5 C
Madura
Sunday, May 22, 2022

Yenny Wahid: Kita Harus Berjuang untuk Para Ulama dan Kiai

SUMENEP – Zannuba Ariffah Chafsoh alias Yenny Wahid, putri Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid, menganjurkan santri memilih kiai pada pemilu 17 April nanti. Ajakan itu, disampaikan dalam acara Ngaji Bareng KH Ma’ruf Amin di Ponpes Annuqayah, Selasa pagi (19/3).

Menurut Yenny Wahid, kiai adalah pemimpin masyarakat Indonesia. “Pilihlah ulama kita. Karena ulama kita adalah orang terpilih untuk memimpin negeri ini. Jangan memilih pemimpin yang suka menyebar hoaks,” katanya.

Dijelaskan, akhir-akhir ini sering beredar berita bohong yang cenderung menyebarkan fitnah. “Pemimpin yang semacam itu tidak boleh kita pilih. Karena itu, pilihlah ulama kita yang berasal dari kalangan NU,” imbuhnya.

Baca Juga :  Insentif Guru Sukwan Hanya Rp 150 Ribu

Yenny Wahid menambahkan, pada pemilu 17 April mendatang, para santri diminta mengingat nama belakangnya. “Tanggal 17 April nanti harus ingat nama belakang saya, Wahid,” ucapnya sambil tersenyum kepada santri yang hadir.

Meski diguyur hujan deras, tidak menyurutkan semangat santri untuk terus menyimak tausiah putri Gus Dur tersebut. “Kalau bukan kiai yang memimpin kita, siapa lagi? Kita harus berjuang untuk para ulama dan kiai,” pungkasnya. (Ubay Shabaro)

- Advertisement -

SUMENEP – Zannuba Ariffah Chafsoh alias Yenny Wahid, putri Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid, menganjurkan santri memilih kiai pada pemilu 17 April nanti. Ajakan itu, disampaikan dalam acara Ngaji Bareng KH Ma’ruf Amin di Ponpes Annuqayah, Selasa pagi (19/3).

Menurut Yenny Wahid, kiai adalah pemimpin masyarakat Indonesia. “Pilihlah ulama kita. Karena ulama kita adalah orang terpilih untuk memimpin negeri ini. Jangan memilih pemimpin yang suka menyebar hoaks,” katanya.

Dijelaskan, akhir-akhir ini sering beredar berita bohong yang cenderung menyebarkan fitnah. “Pemimpin yang semacam itu tidak boleh kita pilih. Karena itu, pilihlah ulama kita yang berasal dari kalangan NU,” imbuhnya.

Baca Juga :  Dari 20 Desa, Baru Tiga Desa Serahkan BLT


Yenny Wahid menambahkan, pada pemilu 17 April mendatang, para santri diminta mengingat nama belakangnya. “Tanggal 17 April nanti harus ingat nama belakang saya, Wahid,” ucapnya sambil tersenyum kepada santri yang hadir.

Meski diguyur hujan deras, tidak menyurutkan semangat santri untuk terus menyimak tausiah putri Gus Dur tersebut. “Kalau bukan kiai yang memimpin kita, siapa lagi? Kita harus berjuang untuk para ulama dan kiai,” pungkasnya. (Ubay Shabaro)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/