alexametrics
19 C
Madura
Thursday, June 30, 2022

Terinspirasi Hadis, Ferdiansyah Maulana Rusli Buat Wisata Berbeda

SUMENEP – Kabupaten Sumenep memang memiliki destinasi wisata beragam. Selain wisata pantai dan religi, kini muncul wisata baru, yakni berkuda dan memanah. Wisata yang berada di Desa Kebunan, Kecamatan Kota Sumenep, tersebut dikelola Ferdiansyah Maulana Rusli, 27.

Keunikan wisata itu menjadi daya tarik tersendiri. Setiap hari banyak warga yang ingin mencoba sensasi berkuda dan memanah. Terlebih, di daerah lain belum ada. ”Kalau tidak salah, wisata berkuda di Madura hanya ada di sini, di kabupaten lain belum ada,” katanya.

Pri ayang akrab disapa Venus itu saat ini sudah memiliki delapan ekor kuda yang siap digunakan oleh pengunjung. Tarifnya pun cukup terjangkau, yakni Rp 20 ribu berkeliling bukit di sekitar desa. ”Jalurnya ke bukit karena di sana pemandangannya indah,” terangnya Minggu (18/2).

Baca Juga :  Grup Musik Sumenep La Ngetnik Luncurkan Single Berjudul Figurasi

Selain berkuda, pengunjung bisa menikmati wahana lain, yaitu panahan. Harganya pun sama, yaitu Rp 20 ribu per jam. Memanah dan berkuda juga menjadi olahraga yang dianjurkan dalam Islam. ”Saya belajar dari hadis bahwa memanah, berkuda, dan berenang itu sunah Rasul,” jelasnya.

Sebenarnya, Venus sudah memulai usaha ini sejak dua tahun. Namun, dia baru serius mengembangkan usahanya sejak awal tahun ini. Sudah banyak pengunjung yang menjajal wahana tersebut. ”Sebagai warga asli Sumenep, saya ingin wisata ini bisa ikut menyukseskan program Visit Sumenep 2018,” pungkasnya.

 

SUMENEP – Kabupaten Sumenep memang memiliki destinasi wisata beragam. Selain wisata pantai dan religi, kini muncul wisata baru, yakni berkuda dan memanah. Wisata yang berada di Desa Kebunan, Kecamatan Kota Sumenep, tersebut dikelola Ferdiansyah Maulana Rusli, 27.

Keunikan wisata itu menjadi daya tarik tersendiri. Setiap hari banyak warga yang ingin mencoba sensasi berkuda dan memanah. Terlebih, di daerah lain belum ada. ”Kalau tidak salah, wisata berkuda di Madura hanya ada di sini, di kabupaten lain belum ada,” katanya.

Pri ayang akrab disapa Venus itu saat ini sudah memiliki delapan ekor kuda yang siap digunakan oleh pengunjung. Tarifnya pun cukup terjangkau, yakni Rp 20 ribu berkeliling bukit di sekitar desa. ”Jalurnya ke bukit karena di sana pemandangannya indah,” terangnya Minggu (18/2).

Baca Juga :  Grup Musik Sumenep La Ngetnik Luncurkan Single Berjudul Figurasi

Selain berkuda, pengunjung bisa menikmati wahana lain, yaitu panahan. Harganya pun sama, yaitu Rp 20 ribu per jam. Memanah dan berkuda juga menjadi olahraga yang dianjurkan dalam Islam. ”Saya belajar dari hadis bahwa memanah, berkuda, dan berenang itu sunah Rasul,” jelasnya.

Sebenarnya, Venus sudah memulai usaha ini sejak dua tahun. Namun, dia baru serius mengembangkan usahanya sejak awal tahun ini. Sudah banyak pengunjung yang menjajal wahana tersebut. ”Sebagai warga asli Sumenep, saya ingin wisata ini bisa ikut menyukseskan program Visit Sumenep 2018,” pungkasnya.

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/