alexametrics
25.4 C
Madura
Monday, May 16, 2022

Kiai Nawawi Abdul Jalil Restui Fauzi

SUMENEP –  Calon bupati (cabup) Sumenep nomor urut 1 Achmad Fauzi nyabis ke Pondok Pesantren (Ponpes) Sidogiri, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jumat (13/11). Kedatangannya di pesantren tertua di tanah air itu untuk bersilaturahmi kepada pimpinan pondok.

Selain silaturahmi, kedatangannya dalam rangka memohon restu, doa, dan dukungan atas pencalonannya dalam Pilkada Sumenep 9 Desember mendatang. Pria yang didukung para ulama ini tiba di pondok sekitar pukul 11.00 dengan didampingi Kiai Syauqi Ishom.

Usai ibadah salat Jumat, Fauzi menuju kediaman pengasuh pesantren KH Ahmad Nawawi Abdul Jalil. Selain Kiai Nawawi, Fauzi juga disambut hangat kiai lain dari keluarga besar Pesantren Sidogiri.

Baca Juga :  Keuangan Akuntabel,¬†Masyarakat Sejahtera

Bersama pengasuh dan keluarga besar Ponpes Sidogiri, Fauzi menggelar pertemuan tertutup yang berlangsung lebih dari satu jam. Kemudian, Fauzi keluar dikalungi serban peninggalan almarhum Syaikhona KH Syamsul Arifin.

Beberapa kali Fauzi menciumi serban ulama terkemuka di nusantara tersebut. Pada kesempatan langka itu, Fauzi juga dapat ijazah doa dan air dari Kiai Nawawi dan kiai-kiai lain. Sebelum pulang, beserta rombongan Fauzi menyempatkan untuk nyekar ke asta keluarga besar Ponpes Sidogiri.

”Saya ke Sidogiri dalam rangka silaturahmi, mohon doa para kiai-kiai sepuh. Karena saya dikawal komunitas ulama, pesantren, dan komunitas santri di Sumenep, maka saya wajib pamit dan meminta nasihat kepada para kiai sepuh. Terutama Kiai Nawawi,” ucapnya.

Baca Juga :  Kasus Baru Covid-19 Sumenep Pemudik dari Jakarta

Dia sangat terkesan dengan sambutan hangat pengasuh dan keluarga pondok. Bahkan, KH Nawawi Abdul Jalil juga mengalungi serban almarhum Syaikhona KH Syamsul Arifin (Aba KH As’ad). Apalagi, pencalonannya juga direstui yang ditandai dengan penandatanganan maklumat.

Politikus PDIP yang dipasangkan dengan Ketua Muslimat NU Nyai Hj Dewi Khalifah itu menyampaikan nasihat para ulama sangat dibutuhkan untuk Sumenep ke depan. ”Bagi kami, ulama itu penerang umat, nasihatnya sangat dibutuhkan untuk Sumenep ke depan,” tambah Fauzi. (jun/luq/par)

SUMENEP –  Calon bupati (cabup) Sumenep nomor urut 1 Achmad Fauzi nyabis ke Pondok Pesantren (Ponpes) Sidogiri, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jumat (13/11). Kedatangannya di pesantren tertua di tanah air itu untuk bersilaturahmi kepada pimpinan pondok.

Selain silaturahmi, kedatangannya dalam rangka memohon restu, doa, dan dukungan atas pencalonannya dalam Pilkada Sumenep 9 Desember mendatang. Pria yang didukung para ulama ini tiba di pondok sekitar pukul 11.00 dengan didampingi Kiai Syauqi Ishom.

Usai ibadah salat Jumat, Fauzi menuju kediaman pengasuh pesantren KH Ahmad Nawawi Abdul Jalil. Selain Kiai Nawawi, Fauzi juga disambut hangat kiai lain dari keluarga besar Pesantren Sidogiri.

Baca Juga :  Insentif Guru Sukwan Hanya Rp 150 Ribu

Bersama pengasuh dan keluarga besar Ponpes Sidogiri, Fauzi menggelar pertemuan tertutup yang berlangsung lebih dari satu jam. Kemudian, Fauzi keluar dikalungi serban peninggalan almarhum Syaikhona KH Syamsul Arifin.

Beberapa kali Fauzi menciumi serban ulama terkemuka di nusantara tersebut. Pada kesempatan langka itu, Fauzi juga dapat ijazah doa dan air dari Kiai Nawawi dan kiai-kiai lain. Sebelum pulang, beserta rombongan Fauzi menyempatkan untuk nyekar ke asta keluarga besar Ponpes Sidogiri.

”Saya ke Sidogiri dalam rangka silaturahmi, mohon doa para kiai-kiai sepuh. Karena saya dikawal komunitas ulama, pesantren, dan komunitas santri di Sumenep, maka saya wajib pamit dan meminta nasihat kepada para kiai sepuh. Terutama Kiai Nawawi,” ucapnya.

Baca Juga :  Penentuan Zonasi SD Perlu Dievaluasi

Dia sangat terkesan dengan sambutan hangat pengasuh dan keluarga pondok. Bahkan, KH Nawawi Abdul Jalil juga mengalungi serban almarhum Syaikhona KH Syamsul Arifin (Aba KH As’ad). Apalagi, pencalonannya juga direstui yang ditandai dengan penandatanganan maklumat.

Politikus PDIP yang dipasangkan dengan Ketua Muslimat NU Nyai Hj Dewi Khalifah itu menyampaikan nasihat para ulama sangat dibutuhkan untuk Sumenep ke depan. ”Bagi kami, ulama itu penerang umat, nasihatnya sangat dibutuhkan untuk Sumenep ke depan,” tambah Fauzi. (jun/luq/par)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/