alexametrics
22.1 C
Madura
Thursday, May 26, 2022

Madrasah Siap Mulai Pembelajaran Tatap Muka

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Selama ini, kegiatan belajar siswa (KBM) di madrasah menggunakan sistem daring. Meski demikian, sarana penunjang penerapan protokol kesehatan sudah disiapkan sebagai langkah inisiatif menyambut pembelajaran tatap muka (PTM) dimulai.

Kepala Kemenag Sumenep M. Juhedi menyampaikan, semua madrasah di Sumenep memang telah diminta menerapkan protokol kesehatan. Misalnya, menyediakan sarana cuci tangan pakai sabun, tanda pengatur jarak, penyemprotan cairan disinfektan, dan lainnya.

MAN Sumenep dan MTsN Terate tertunjuk untuk diverifikasi oleh Tim Covid-19 Sumenep. Mereka memantau kesiapan lembaga dalam rangka rencana dimulainya PTM. Secara umum, semua madrasah sudah siap menerapkan kegiatan PTM. Sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan dalam mencegah persebaran Covid-19. ”Kalaupun ada kekurangan masih minoritas dan bisa dilengkapi dalam waktu cepat,” jelasnya.

Baca Juga :  Diskan Akan Data Ulang Jumlah Nelayan dan Pembudi Daya Ikan

Kepala MAN Sumenep Hairuddin menyampaikan, instansinya sudah siap menyambut PTM. Setiap ruang kelas sudah diatur jarak tempat duduk siswa. Cairan hand sanitizer disiapkan di setiap ruangan.

Bahkan, jarak parkir kendaraan siswa dan guru juga telah diberi tanda khusus. Selanjutnya hanya menunggu instruksi pemerintah. Saat PTM dimulai, siswa masuk akan diatur. Setiap hari 50 persen dari jumlah siswa 1.260 orang.

”Kalau satu kelas itu ada 36 siswa, yang masuk hanya 18 siswa. Separonya tetap belajar daring,” jelasnya. (jun)

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Selama ini, kegiatan belajar siswa (KBM) di madrasah menggunakan sistem daring. Meski demikian, sarana penunjang penerapan protokol kesehatan sudah disiapkan sebagai langkah inisiatif menyambut pembelajaran tatap muka (PTM) dimulai.

Kepala Kemenag Sumenep M. Juhedi menyampaikan, semua madrasah di Sumenep memang telah diminta menerapkan protokol kesehatan. Misalnya, menyediakan sarana cuci tangan pakai sabun, tanda pengatur jarak, penyemprotan cairan disinfektan, dan lainnya.

MAN Sumenep dan MTsN Terate tertunjuk untuk diverifikasi oleh Tim Covid-19 Sumenep. Mereka memantau kesiapan lembaga dalam rangka rencana dimulainya PTM. Secara umum, semua madrasah sudah siap menerapkan kegiatan PTM. Sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan dalam mencegah persebaran Covid-19. ”Kalaupun ada kekurangan masih minoritas dan bisa dilengkapi dalam waktu cepat,” jelasnya.

Baca Juga :  Madrasah Kelimpungan Cari Perangkat UNBK

Kepala MAN Sumenep Hairuddin menyampaikan, instansinya sudah siap menyambut PTM. Setiap ruang kelas sudah diatur jarak tempat duduk siswa. Cairan hand sanitizer disiapkan di setiap ruangan.

Bahkan, jarak parkir kendaraan siswa dan guru juga telah diberi tanda khusus. Selanjutnya hanya menunggu instruksi pemerintah. Saat PTM dimulai, siswa masuk akan diatur. Setiap hari 50 persen dari jumlah siswa 1.260 orang.

”Kalau satu kelas itu ada 36 siswa, yang masuk hanya 18 siswa. Separonya tetap belajar daring,” jelasnya. (jun)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Demi Air Warga Rela Ngutang

Gus Ipul-Puti Guntur Makin Kokoh

Artikel Terbaru

/