27.6 C
Madura
Sunday, June 4, 2023

Sambut Positif Penundaan Haji

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura –Pemerintah kembali menunda keberangkatan haji 2021. Keputusan ini diambil untuk menjaga keselamatan bersamacalon jamaah dalam situasipandemi Covid-19.

Keputusan ini juga selaras dengan keputusan Kerajaan Arab Saudi. Mereka tidak menerima warga asing untuk melaksanakan ibadah haji tahun ini. Keculai warga asing yang sudah menetap dengan domisili Arab Saudi.

Kasi Haji dan Umrah Kemenag Sumenep Innani Mukarromah mengatakan, informasi itu sudah disosialisasikan kepada 671 calon jamaah haji (CJH) di Sumenep. Mereka menerima dengan lapang dada sekalipun sempat kecewa. ”Keputusan ini akhirnya diterima oleh calon jamaah setelah kami berikan pengertian,” jelasnya.

Ahmad Halimy, warga Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, merupakan salah satu CJH yang batalberangkat tahun ini. Dia sangat memahami kebijakan pemerintah. Keputusan ini sesuai dengan perintah agama tentang memelihara kesehatan jiwa agar terhindar dari penyakit.

Baca Juga :  Dua Jam Diterjang Angin Puyuh, 60 Rumah di Sumenep Rusak

Keputusan tersebut dinilai telah menimbang manfaat dan mudarat. Apalagi diperkuat Arab Saudi yang tidak mengizinkan jamaah asing. ”Kami bisa memahami dan mendukung keputusan pemerintah karena ini untuk keselamatan kita bersama para calon jamaah,” katanya. (jun/par)

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura –Pemerintah kembali menunda keberangkatan haji 2021. Keputusan ini diambil untuk menjaga keselamatan bersamacalon jamaah dalam situasipandemi Covid-19.

Keputusan ini juga selaras dengan keputusan Kerajaan Arab Saudi. Mereka tidak menerima warga asing untuk melaksanakan ibadah haji tahun ini. Keculai warga asing yang sudah menetap dengan domisili Arab Saudi.

Kasi Haji dan Umrah Kemenag Sumenep Innani Mukarromah mengatakan, informasi itu sudah disosialisasikan kepada 671 calon jamaah haji (CJH) di Sumenep. Mereka menerima dengan lapang dada sekalipun sempat kecewa. ”Keputusan ini akhirnya diterima oleh calon jamaah setelah kami berikan pengertian,” jelasnya.


Ahmad Halimy, warga Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, merupakan salah satu CJH yang batalberangkat tahun ini. Dia sangat memahami kebijakan pemerintah. Keputusan ini sesuai dengan perintah agama tentang memelihara kesehatan jiwa agar terhindar dari penyakit.

Baca Juga :  Perda Perlindungan Lahan Pertanian Belum Jalan

Keputusan tersebut dinilai telah menimbang manfaat dan mudarat. Apalagi diperkuat Arab Saudi yang tidak mengizinkan jamaah asing. ”Kami bisa memahami dan mendukung keputusan pemerintah karena ini untuk keselamatan kita bersama para calon jamaah,” katanya. (jun/par)

Artikel Terkait

Most Read

Peserta SKD CASN Harus Bayar Tes PCR

Jadi PNS Harus Petuhi Kode Etik

Panitia Coret 116 Peserta SKD

Artikel Terbaru

/