alexametrics
20.4 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Jalan Bandara Dinilai Tidak Ideal

SUMENEP – Akses jalan menuju Bandar Udara Kelas III Trunojoyo Sumenep dikeluhkan. Sebab, akses jalan tersebut dinilai kurang layak. Di samping rusak di beberapa titik, lebar jalan juga dinilai terlalu sempit.

Sulaiman, warga Kecamatan Gapura, mengatakan bahwa akses menuju bandara semestinya diperbaiki. Sebab, jalan tersebut setiap hari dilewati pengendara. Terutama, warga yang memanfaatkan transportasi udara ketika hendak berwisata di Sumenep.

”Para wisatawan yang datang ke Sumenep pasti terkejut. Selain kondisi bandaranya masih sepi, akses jalannya banyak yang rusak, tidak rata,” katanya Selasa (17/4).

Sementara itu, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Kelas III Trunojoyo Indra Triyanto menjelaskan, perbaikan jalan raya bukan tanggung jawabnya. Sebab, pihak bandara hanya melakukan perbaikan atau pembangunan di dalam bandara. Sedangkan di luar bandara menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

Baca Juga :  Rp 10 Miliar untuk Jalan Pulau Kangean

”Kalau perbaikan jalan itu menjadi tanggung jawab pemerintah daerah,” kata Indra Triyanto.

Ditanya apakah sudah berkoordinasi dengan pemkab terkait pembangunan akses jalan bandara, Indra mengaku secara formal belum melakukan. Tetapi, pihaknya mengaku sudah mendapat kabar bahwa pemkab segera pemberbaiki.

”Saya dengar-dengar akan diperbaiki oleh Pemkab Sumenep,” tukas pria yang baru dua bulan bertugas di Kota Keris itu.

Apa yang disampaikan oleh Indra Triyanto selaras dengan pernyataan Kepala Dinas PU Bina Marga Sumenep Edy Rasyadi. Menurut dia, pembangunan jalan bandara sudah dikoordinasikan dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Pembangunan jalan rencananya hanya bersifat perbaikan, bukan pelebaran. Sebab, pelebaran membutuhkan pembebasan lahan. ”Untuk sementara, akan dilakukan perbaikan jalan yang ada saat ini,” katanya.

Baca Juga :  Pemkab Rehab 470 Rumah Tak Layak Huni

 

- Advertisement -

SUMENEP – Akses jalan menuju Bandar Udara Kelas III Trunojoyo Sumenep dikeluhkan. Sebab, akses jalan tersebut dinilai kurang layak. Di samping rusak di beberapa titik, lebar jalan juga dinilai terlalu sempit.

Sulaiman, warga Kecamatan Gapura, mengatakan bahwa akses menuju bandara semestinya diperbaiki. Sebab, jalan tersebut setiap hari dilewati pengendara. Terutama, warga yang memanfaatkan transportasi udara ketika hendak berwisata di Sumenep.

”Para wisatawan yang datang ke Sumenep pasti terkejut. Selain kondisi bandaranya masih sepi, akses jalannya banyak yang rusak, tidak rata,” katanya Selasa (17/4).


Sementara itu, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Kelas III Trunojoyo Indra Triyanto menjelaskan, perbaikan jalan raya bukan tanggung jawabnya. Sebab, pihak bandara hanya melakukan perbaikan atau pembangunan di dalam bandara. Sedangkan di luar bandara menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

Baca Juga :  Bupati Resmikan PENS, Kampus Negeri Pertama di Sumenep

”Kalau perbaikan jalan itu menjadi tanggung jawab pemerintah daerah,” kata Indra Triyanto.

Ditanya apakah sudah berkoordinasi dengan pemkab terkait pembangunan akses jalan bandara, Indra mengaku secara formal belum melakukan. Tetapi, pihaknya mengaku sudah mendapat kabar bahwa pemkab segera pemberbaiki.

”Saya dengar-dengar akan diperbaiki oleh Pemkab Sumenep,” tukas pria yang baru dua bulan bertugas di Kota Keris itu.

Apa yang disampaikan oleh Indra Triyanto selaras dengan pernyataan Kepala Dinas PU Bina Marga Sumenep Edy Rasyadi. Menurut dia, pembangunan jalan bandara sudah dikoordinasikan dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Pembangunan jalan rencananya hanya bersifat perbaikan, bukan pelebaran. Sebab, pelebaran membutuhkan pembebasan lahan. ”Untuk sementara, akan dilakukan perbaikan jalan yang ada saat ini,” katanya.

Baca Juga :  Pengadaan Kapal Telan Rp 38,9 Miliar

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/