alexametrics
19.4 C
Madura
Thursday, August 18, 2022

Kasihan, Murid SMPN 2 Larangan Tewas Gara Gara Ini

SUMENEP – Keluarga besar SMPN 2 Larangan Pamekasan berduka. Sebab, anak didiknya yaitu Moh. Tomi meninggal dengan tragis pada Kamis (17/1) sekitar pukul 19.30.

Warga Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan itu tewas setelah menjadi korban tabrak lari di Jalan Raya Desa Aeng Panas, Kecamatan Pragaan.

Sebelum mengalami kecelakaan lalu lintas (lakalantas), Moh. Tomi mengendarai sepeda motor nopol M 4867 AZ dari arah barat dengan kecepatan sedang.

Saat itu, Moh. Tomi yang baru berusia 14 tahun membonceng dua teman sedesanya yakni Moh Makbul Qhair (14) dan Moh. Chairullah Ashabul Yawin (15).

Setiba di tempat kejadian perkara (TKP), dari arah berlawanan melaju mobil yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Baca Juga :  Keluarga Selfie Tuntut Terdakwa Dihukum Mati

Karena Moh. Tomi diduga tidak konsentrasi saat berkendara, laju motornya terlalu ke kanan dan ditabrak mobil. Braaaakk, Moh. Tomi dan kedua temannya jatuh terkapar.

Karena lukanya cukup parah, Moh. Tomi tewas di TKP. Moh. Chairullah Ashabul Yawin murid kelas X MAN 2 Pamekasan serta Moh. Mahbul Qhair murid kelas IIX MTs Pondok Tegal Al-Amin Prenduan selamat.

Warga yang rumahnya di sekitar TKP langsung mengantarkan ketiga korban ke Puskesmas Pragaan. Dua korban yang dibonceng Moh. Tomi menderita patah tulang dan dirawat intensif di Puskesmas Pragaan.

Aparat kepolisian juga telah melakukan olah TKP. Termasuk, memeriksa beberapa saksi. salah satunya Moh. Ramli dan Hariyadi.

Baca Juga :  Australia Tangkap 13 Nelayan Sapeken

Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Mohamad Heri membenarkan kejadian nahas tersebut.

“Polisi akan melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas mobil yang terlibat dalam lakalantas maut ini,” janji perwira dengan tiga balok di pundak tersebut. (Ubay Shabaro)

SUMENEP – Keluarga besar SMPN 2 Larangan Pamekasan berduka. Sebab, anak didiknya yaitu Moh. Tomi meninggal dengan tragis pada Kamis (17/1) sekitar pukul 19.30.

Warga Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan itu tewas setelah menjadi korban tabrak lari di Jalan Raya Desa Aeng Panas, Kecamatan Pragaan.

Sebelum mengalami kecelakaan lalu lintas (lakalantas), Moh. Tomi mengendarai sepeda motor nopol M 4867 AZ dari arah barat dengan kecepatan sedang.


Saat itu, Moh. Tomi yang baru berusia 14 tahun membonceng dua teman sedesanya yakni Moh Makbul Qhair (14) dan Moh. Chairullah Ashabul Yawin (15).

Setiba di tempat kejadian perkara (TKP), dari arah berlawanan melaju mobil yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Baca Juga :  Sepi Penumpang, Jadwal Penerbangan Ditunda

Karena Moh. Tomi diduga tidak konsentrasi saat berkendara, laju motornya terlalu ke kanan dan ditabrak mobil. Braaaakk, Moh. Tomi dan kedua temannya jatuh terkapar.

Karena lukanya cukup parah, Moh. Tomi tewas di TKP. Moh. Chairullah Ashabul Yawin murid kelas X MAN 2 Pamekasan serta Moh. Mahbul Qhair murid kelas IIX MTs Pondok Tegal Al-Amin Prenduan selamat.

- Advertisement -

Warga yang rumahnya di sekitar TKP langsung mengantarkan ketiga korban ke Puskesmas Pragaan. Dua korban yang dibonceng Moh. Tomi menderita patah tulang dan dirawat intensif di Puskesmas Pragaan.

Aparat kepolisian juga telah melakukan olah TKP. Termasuk, memeriksa beberapa saksi. salah satunya Moh. Ramli dan Hariyadi.

Baca Juga :  Keluarga Selfie Tuntut Terdakwa Dihukum Mati

Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Mohamad Heri membenarkan kejadian nahas tersebut.

“Polisi akan melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas mobil yang terlibat dalam lakalantas maut ini,” janji perwira dengan tiga balok di pundak tersebut. (Ubay Shabaro)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/