alexametrics
28.9 C
Madura
Thursday, August 11, 2022

Hampir Setahun Jembatan Tetap Rusak

SUMENEP – Warga Desa/Kecamatan Pasongsongan, Sumenep, dan sekitarnya hampir setahun harus bersabar untuk menikmati akses yang nyaman. Lantaran jembatan antar desa yang biasa mereka lintasi masih rusak. Padahal, kerusakan itu terjadi sejak awal tahun lalu.

Muhammad, 34, warga Desa/Kecamatan Pasongsongan mengungkapkan, pemerintah lambat dalam menangani kerusakan fasilitas umum. Jembatan yang ambruk tersebut merupakan jembatan penghubung satu-satunya bagi sejumlah desa di Kecamatan Pasongsongan dan Kecamatan Pasean, Pamekasan. ”Sejak awal tahun lalu mobil sudah tidak bisa melintas di jembatan ini,” katanya Kamis (16/11).

Menurut dia, akibat jembatan tersebut rusak dan tak bisa digunakan. Warga yang akan mengangkut hasil pertanian untuk dijual ke pasar harus memutar sejauh lima kilometer. Dengan begitu, dia mengaku kecewa kepada pemerintah yang tak segera memperbaiki jembatan tersebut.

Baca Juga :  Jalan Akses Wisata Rusak Parah

”Jika disuruh memilih antara jalan dan jembatan, masyarakat pasti memilih jembatan terlebih dahulu untuk diperbaiki karena itu sangat penting,” ujarnya.

Kades Pasongsongan Rasid Busanto mengaku sudah beberapa kali melaporkan kepada pemerintah di tingkat kecamatan dan kabupaten mengenai kerusakan jembatan. Akan tetapi, sampai sekarang memang belum diperbaiki. ”Sudah kami laporkan. Tapi, belum ada tindak lanjut sampai sekarang. Nanti saya tembusi lagi,” singkatnya.

Camat Pasongsongan Zulkarnain berjanji akan segera mengirimkan tembusan kembali mengenai perbaikan jembatan yang ambruk tersebut. Perbaikan jembatan itu akan diupayakan maksimal pada tahun depan. ”Pasti kami upayakan,” janjinya.

SUMENEP – Warga Desa/Kecamatan Pasongsongan, Sumenep, dan sekitarnya hampir setahun harus bersabar untuk menikmati akses yang nyaman. Lantaran jembatan antar desa yang biasa mereka lintasi masih rusak. Padahal, kerusakan itu terjadi sejak awal tahun lalu.

Muhammad, 34, warga Desa/Kecamatan Pasongsongan mengungkapkan, pemerintah lambat dalam menangani kerusakan fasilitas umum. Jembatan yang ambruk tersebut merupakan jembatan penghubung satu-satunya bagi sejumlah desa di Kecamatan Pasongsongan dan Kecamatan Pasean, Pamekasan. ”Sejak awal tahun lalu mobil sudah tidak bisa melintas di jembatan ini,” katanya Kamis (16/11).

Menurut dia, akibat jembatan tersebut rusak dan tak bisa digunakan. Warga yang akan mengangkut hasil pertanian untuk dijual ke pasar harus memutar sejauh lima kilometer. Dengan begitu, dia mengaku kecewa kepada pemerintah yang tak segera memperbaiki jembatan tersebut.

Baca Juga :  Ingin Kubur Anak di Kampung Halaman

”Jika disuruh memilih antara jalan dan jembatan, masyarakat pasti memilih jembatan terlebih dahulu untuk diperbaiki karena itu sangat penting,” ujarnya.

Kades Pasongsongan Rasid Busanto mengaku sudah beberapa kali melaporkan kepada pemerintah di tingkat kecamatan dan kabupaten mengenai kerusakan jembatan. Akan tetapi, sampai sekarang memang belum diperbaiki. ”Sudah kami laporkan. Tapi, belum ada tindak lanjut sampai sekarang. Nanti saya tembusi lagi,” singkatnya.

Camat Pasongsongan Zulkarnain berjanji akan segera mengirimkan tembusan kembali mengenai perbaikan jembatan yang ambruk tersebut. Perbaikan jembatan itu akan diupayakan maksimal pada tahun depan. ”Pasti kami upayakan,” janjinya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/