alexametrics
21.1 C
Madura
Monday, May 23, 2022

Hendak ke Gua Soekarno di Sumenep, Pengunjung Harus Mengenakan Ini

SUMENEP – Gua Soekarno yang terletak di Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan, ramai dikunjungi masyarakat. Pengunjung diizinkan menikmati pemandangan indah di gua tersebut asal memenuhi syarat.

Salah satu aturannya adalah busana yang dikenakan pengunjung harus menutupi aurat. Jika pengunjung perempuan memakai rok mini, pengelola meminjamkan sarung yang telah disediakan.

Tujuannya, untuk menutupi aurat pengunjung perempuan sebelum memasuki Gua Soekarno. Jika tidak mau memakai sarung yang disodorkan pengelola, mereka akan dilarang masuk.

Syaiful Anwar, pengelola wisata Gua Soekarno menyebutkan, larangan tersebut diterapkan agar tidak mengganggu pengunjung lain. “Itu cara kami untuk menjaga kearifan lokal,” katanya.

Dijelaskan, pengelola telah dua kali memulangkan pengunjung yang mengenakan rok mini. “Kami menyediakan sarung tapi mereka tidak mau mengenakan,” imbuhya.

Baca Juga :  Keberadaan Arsip Sejarah Belum Jelas

Kebijakan pengelola Gua Soekarno disambut baik pengunjung, Eva Dwi Kurniawati. Dia mendukung dengan penerapan aturan tersebut. “Bagus, saya setuju banget,” ucapnya.

Eva menuturkan, hal itu penting diterapkan untuk menjaga kearifan lokal. “Saya mendukung sekali. Sebab, pengunjung gua bukan hanya orang dewasa, tapi ada anak-anak,” paparnya (Rofiqi)

- Advertisement -

SUMENEP – Gua Soekarno yang terletak di Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan, ramai dikunjungi masyarakat. Pengunjung diizinkan menikmati pemandangan indah di gua tersebut asal memenuhi syarat.

Salah satu aturannya adalah busana yang dikenakan pengunjung harus menutupi aurat. Jika pengunjung perempuan memakai rok mini, pengelola meminjamkan sarung yang telah disediakan.

Tujuannya, untuk menutupi aurat pengunjung perempuan sebelum memasuki Gua Soekarno. Jika tidak mau memakai sarung yang disodorkan pengelola, mereka akan dilarang masuk.


Syaiful Anwar, pengelola wisata Gua Soekarno menyebutkan, larangan tersebut diterapkan agar tidak mengganggu pengunjung lain. “Itu cara kami untuk menjaga kearifan lokal,” katanya.

Dijelaskan, pengelola telah dua kali memulangkan pengunjung yang mengenakan rok mini. “Kami menyediakan sarung tapi mereka tidak mau mengenakan,” imbuhya.

Baca Juga :  Empat Karyawan Perusahaan Terpapar Covid-19

Kebijakan pengelola Gua Soekarno disambut baik pengunjung, Eva Dwi Kurniawati. Dia mendukung dengan penerapan aturan tersebut. “Bagus, saya setuju banget,” ucapnya.

Eva menuturkan, hal itu penting diterapkan untuk menjaga kearifan lokal. “Saya mendukung sekali. Sebab, pengunjung gua bukan hanya orang dewasa, tapi ada anak-anak,” paparnya (Rofiqi)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/