alexametrics
22.7 C
Madura
Thursday, August 18, 2022

Pemkab Gelar Gema Takbir untuk Hari Kemenangan

SUMENEP – Bupati Sumenep A. Busyro Karim memimpin langsung acara Gema Takbir Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, Kamis malam (14/6). Acara yang diprakarsai pemkab ini diletakkan di depan Masjid Jamik. Ratusan warga mengikuti acara tahunan ini dengan penuh semangat dan khusyuk.

Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi, Pj Sekkab Sumenep R. Idris, serta pejabat lainnya. Gema takbir menjadi momentum penyemangat bagi Pemkab Sumenep untuk memperbaiki kinerja pasca-Lebaran. Takbir sekaligus dimaknai sebagai lambang kemenangan menyambut hari raya.

”Idul Fitri adalah hari kemenangan besar yang mengembalikan kita pada fitrahnya. Di mana jiwa kembali bersih karena dibasuh dengan ibadah, fitrah, dan saling memaafkan, serta rezeki telah dicuci pula dengan zakat,” kata Busyro dalam sambutannya.

Baca Juga :  Listrik di Gili Raja Belum Nyala

”Kembali kepada fitrah berarti kembali kepada jati diri sebagai hamba Allah yang muslim. Hamba Allah yang memakmurkan kehidupan, tidak egois, tidak arogan serta senantiasa memberikan kemanfaatan bagi sesama,” tambahnya.

Mantan ketua DPRD dua periode itu juga menegaskan, bahwa Idul Fitri merupakan  momentum untuk menyambung tali silaturahmi dengan keluarga, teman, tetangga, dan kenalan. Dengan silaturahmi, masyarakat bisa saling memaafkan atas berbagai kekhilafan selama ini, agar jiwa terbebas dari dosa kepada Allah dan sesama manusia.

”Sehingga, kita dapat merasakan kebahagiaan sejati. Dalam Surat Al-Imran ayat 112, Allah berfirman: ”Mereka itu akan ditimpa kehinaan di mana saja mereka berada, kecuali jika mereka menyambung tali hubungan baik dengan Allah dan tali hubungan baik dengan sesama manusia.”

Baca Juga :  Tiga Proyek Pasar Lebih Bayar Rp 61,9 Juta

”Sebagai manusia, saya juga menyadari tak luput dari salah dan khilaf. Selama memimpin Sumenep, mungkin belum bisa memuaskan semua pihak. Untuk itulah, atas nama pribadi, keluarga, dan segenap keluarga besar Pemerintah Kabupaten Sumenep, saya mengucapkan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Taqabballahu minna wa minkum, taqabbal yaa karim,” tukasnya.

 

SUMENEP – Bupati Sumenep A. Busyro Karim memimpin langsung acara Gema Takbir Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, Kamis malam (14/6). Acara yang diprakarsai pemkab ini diletakkan di depan Masjid Jamik. Ratusan warga mengikuti acara tahunan ini dengan penuh semangat dan khusyuk.

Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi, Pj Sekkab Sumenep R. Idris, serta pejabat lainnya. Gema takbir menjadi momentum penyemangat bagi Pemkab Sumenep untuk memperbaiki kinerja pasca-Lebaran. Takbir sekaligus dimaknai sebagai lambang kemenangan menyambut hari raya.

”Idul Fitri adalah hari kemenangan besar yang mengembalikan kita pada fitrahnya. Di mana jiwa kembali bersih karena dibasuh dengan ibadah, fitrah, dan saling memaafkan, serta rezeki telah dicuci pula dengan zakat,” kata Busyro dalam sambutannya.

Baca Juga :  Jadi Politisi Jangan Sampai Suka Marongo’

”Kembali kepada fitrah berarti kembali kepada jati diri sebagai hamba Allah yang muslim. Hamba Allah yang memakmurkan kehidupan, tidak egois, tidak arogan serta senantiasa memberikan kemanfaatan bagi sesama,” tambahnya.

Mantan ketua DPRD dua periode itu juga menegaskan, bahwa Idul Fitri merupakan  momentum untuk menyambung tali silaturahmi dengan keluarga, teman, tetangga, dan kenalan. Dengan silaturahmi, masyarakat bisa saling memaafkan atas berbagai kekhilafan selama ini, agar jiwa terbebas dari dosa kepada Allah dan sesama manusia.

”Sehingga, kita dapat merasakan kebahagiaan sejati. Dalam Surat Al-Imran ayat 112, Allah berfirman: ”Mereka itu akan ditimpa kehinaan di mana saja mereka berada, kecuali jika mereka menyambung tali hubungan baik dengan Allah dan tali hubungan baik dengan sesama manusia.”

Baca Juga :  Jalani Kuretase Pakai JKN-KIS, Harira Tegaskan Tak Ada Biaya Tambahan

”Sebagai manusia, saya juga menyadari tak luput dari salah dan khilaf. Selama memimpin Sumenep, mungkin belum bisa memuaskan semua pihak. Untuk itulah, atas nama pribadi, keluarga, dan segenap keluarga besar Pemerintah Kabupaten Sumenep, saya mengucapkan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Taqabballahu minna wa minkum, taqabbal yaa karim,” tukasnya.

- Advertisement -

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/