alexametrics
28.2 C
Madura
Sunday, July 3, 2022

Pemkab Sumenep Siapkan Terobosan Baru Pulihkan Ekonomi Masyarakat

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menyiapkan terobosan baru untuk memulihkan perekonomian masyarakat. Bupati Achmad Fauzi dan Wabup Dewi Khalifah ingin mewujudkan Sumenep unggul, mandiri, dan sejahtera.

Pada kepemimpinan mereka diharapkan ada tiga komoditas yang menopang pertumbuhan ekonomi masyarakat. Mulai dari sektor pertanian, kehutanan, hingga perikanan. Ini yang menjadi harapan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ketika menghadiri serah terima jabatan bupati Sumenep di Pendapa Agung Keraton pada Minggu (7/3).

Periode 2021–2024 merupakan proses transformasi kepemimpinan dan program pemerintahan sebelumnya. ”Akibat pandemi, semua daerah, termasuk Kabupaten Sumenep, berdampak pada peningkatan kemiskinan. Pemerintah daerah harus melakukan terobosan untuk pemulihan ekonomi dalam menekan angka kemiskinan,” ucap Khofifah.

Baca Juga :  Peringati HAB Ke-74, Kepala Kemenag Ajak Jajarannya Melakukan Ini

Pemerintah daerah dituntut menyiapkan program yang memicu kesejahteraan masyarakat dan percepatan pembangunan. Tentunya bersinergi dengan program provinsi.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi akan terus bersinergi untuk koordinasi dan konsolidasi dengan beberapa pihak. Terutama untuk melakukan terobosan baru demi terwujudnya masyarakat Sumenep yang makmur.

Mulai program pembangunan, sektor kemitraan pertanian dari hulu ke hilir, peningkatan mutu pendidikan, dan lain-lain. Dukungan semua pihak, baik masyarakat maupun pemangku kebijakan, sangat dibutuhkan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

”Amanah yang diberikan kepada kami merupakan amanah yang berat. Semua pihak harus berperan aktif mendukung pemerintah daerah dalam menjalankan tugas agar program pembangunan berjalan baik dan sukses,” paparnya.

Baca Juga :  Garda Terdepan Membangun Rumah Rakyat

Wabup Dewi Khalifah menambahkan, target tahun pertama masa jabatan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Selain itu, akan meningkatkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga go international. Pendampingan pembinaan dan perizinan perlu dilakukan agar produk mereka memiliki pangsa pasar yang luas.

”Termasuk pendampingan UMKM dengan berbasis digital marketing,” terangnya. (mi/luq/par)

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menyiapkan terobosan baru untuk memulihkan perekonomian masyarakat. Bupati Achmad Fauzi dan Wabup Dewi Khalifah ingin mewujudkan Sumenep unggul, mandiri, dan sejahtera.

Pada kepemimpinan mereka diharapkan ada tiga komoditas yang menopang pertumbuhan ekonomi masyarakat. Mulai dari sektor pertanian, kehutanan, hingga perikanan. Ini yang menjadi harapan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ketika menghadiri serah terima jabatan bupati Sumenep di Pendapa Agung Keraton pada Minggu (7/3).

Periode 2021–2024 merupakan proses transformasi kepemimpinan dan program pemerintahan sebelumnya. ”Akibat pandemi, semua daerah, termasuk Kabupaten Sumenep, berdampak pada peningkatan kemiskinan. Pemerintah daerah harus melakukan terobosan untuk pemulihan ekonomi dalam menekan angka kemiskinan,” ucap Khofifah.

Baca Juga :  Dulsiam Terancam Gagal Jadi Ketua DPRD


Pemerintah daerah dituntut menyiapkan program yang memicu kesejahteraan masyarakat dan percepatan pembangunan. Tentunya bersinergi dengan program provinsi.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi akan terus bersinergi untuk koordinasi dan konsolidasi dengan beberapa pihak. Terutama untuk melakukan terobosan baru demi terwujudnya masyarakat Sumenep yang makmur.

Mulai program pembangunan, sektor kemitraan pertanian dari hulu ke hilir, peningkatan mutu pendidikan, dan lain-lain. Dukungan semua pihak, baik masyarakat maupun pemangku kebijakan, sangat dibutuhkan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

”Amanah yang diberikan kepada kami merupakan amanah yang berat. Semua pihak harus berperan aktif mendukung pemerintah daerah dalam menjalankan tugas agar program pembangunan berjalan baik dan sukses,” paparnya.

Baca Juga :  Pantai Lombang Tidak Boleh Dipihakketigakan

Wabup Dewi Khalifah menambahkan, target tahun pertama masa jabatan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Selain itu, akan meningkatkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga go international. Pendampingan pembinaan dan perizinan perlu dilakukan agar produk mereka memiliki pangsa pasar yang luas.

”Termasuk pendampingan UMKM dengan berbasis digital marketing,” terangnya. (mi/luq/par)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/