alexametrics
21.9 C
Madura
Wednesday, July 6, 2022

A. Busyro Karim Resmikan Gedung Divisi BPRS Bhakti Sumekar

PEMBANGUNAN dan pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan BPRS Bhakti Sumekar. Salah satu caranya dengan membangun gedung Kantor Divisi BPRS Bhakti Sumekar. Gedung tersebut diresmikan oleh Bupati Sumenep A. Busyro Karim Senin (15/2).

Gedung tersebut rampung dibangun pada akhir 2020. Bangunan itu untuk operasioanal kepala divisi, yakni fungsi bisnis dan operasional. ”Ada 10 kepala divisi yang membawahi 31 kantor jaringan kita, baik fungsi operasional atau bisnis,” kata Direktur Utama PT BPRS Bhakti Sumekar Novi Sujatmiko melalui Direktur Operasional Hairil Fajar.

Saat peresmian Kantor Divisi BPRS Bhakti Sumekar, Bupati A. Busyro Karim didampingi Direktur Operasional Hairil Fajar. Peresmian ditandai dengan penekanan tombol di layar dan dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati A. Busyro Karim.

Baca Juga :  Disapu Angin dan Dihantam Ombak, Perahu Nelayan Pasongsongan Karam

Bupati A. Busyro Karim mengatakan, BPRS Bhakti Sumekar menjadi salah satu penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) terbesar. ”BPRS Bhakti Sumekar menyetor PAD pada Pemkab Sumenep hingga akhir 2020 sebesar Rp 79,7 miliar,” ucapnya.

Mantan ketua DPRD Sumenep itu meminta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) terus dilakukan. Sebab, tantangan terbesar untuk berkembang yakni kualitas SDM di jajaran BPRS Bhakti Sumekar. Tujuannya, agar mampu mempertahankan kinerja.

Dijelaskan, BPRS Bhakti Sumekar membuktikan kian maju. Indikasinya, jasa pelayanan menyebar ke hampir seluruh kecamatan, baik daratan dan kepulauan. Bupati berharap semua masyarakat di 27 kecamatan bisa menikmati layanan jasa keuangan BPRS Bhakti Sumekar.

”Yang jelas pengembangan jasa pelayanan hingga ke pelosok bukan bentuk gagah-gagahan, melainkan karena memang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Pemerintah daerah harus hadir memberikan pelayanan jasa keuangan,” jelas A. Busyro Karim.

Baca Juga :  Safari Kepulauan Momen Serap Aspirasi Masyarakat dan Pantau Pembangunan

Sementara itu, Direktur Operasional BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar menyampaikan terima kasih pada pemerintah daerah karena telah memberikan dukungan penyertaan modal. Dengan begitu, BPRS Bhakti Sumekar bisa berkembang hingga saat ini. ”Terima kasih karena masyarakat memberi kepercayaan kepada BPRS Bhakti Sumekar,” pungkasnya. (mi/par)

PEMBANGUNAN dan pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan BPRS Bhakti Sumekar. Salah satu caranya dengan membangun gedung Kantor Divisi BPRS Bhakti Sumekar. Gedung tersebut diresmikan oleh Bupati Sumenep A. Busyro Karim Senin (15/2).

Gedung tersebut rampung dibangun pada akhir 2020. Bangunan itu untuk operasioanal kepala divisi, yakni fungsi bisnis dan operasional. ”Ada 10 kepala divisi yang membawahi 31 kantor jaringan kita, baik fungsi operasional atau bisnis,” kata Direktur Utama PT BPRS Bhakti Sumekar Novi Sujatmiko melalui Direktur Operasional Hairil Fajar.

Saat peresmian Kantor Divisi BPRS Bhakti Sumekar, Bupati A. Busyro Karim didampingi Direktur Operasional Hairil Fajar. Peresmian ditandai dengan penekanan tombol di layar dan dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati A. Busyro Karim.

Baca Juga :  RSUD Gelar Survei Verifikasi Akreditasi

Bupati A. Busyro Karim mengatakan, BPRS Bhakti Sumekar menjadi salah satu penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) terbesar. ”BPRS Bhakti Sumekar menyetor PAD pada Pemkab Sumenep hingga akhir 2020 sebesar Rp 79,7 miliar,” ucapnya.

Mantan ketua DPRD Sumenep itu meminta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) terus dilakukan. Sebab, tantangan terbesar untuk berkembang yakni kualitas SDM di jajaran BPRS Bhakti Sumekar. Tujuannya, agar mampu mempertahankan kinerja.

Dijelaskan, BPRS Bhakti Sumekar membuktikan kian maju. Indikasinya, jasa pelayanan menyebar ke hampir seluruh kecamatan, baik daratan dan kepulauan. Bupati berharap semua masyarakat di 27 kecamatan bisa menikmati layanan jasa keuangan BPRS Bhakti Sumekar.

”Yang jelas pengembangan jasa pelayanan hingga ke pelosok bukan bentuk gagah-gagahan, melainkan karena memang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Pemerintah daerah harus hadir memberikan pelayanan jasa keuangan,” jelas A. Busyro Karim.

Baca Juga :  BMKG Ingatkan Waspadai Cuaca Ekstrem

Sementara itu, Direktur Operasional BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar menyampaikan terima kasih pada pemerintah daerah karena telah memberikan dukungan penyertaan modal. Dengan begitu, BPRS Bhakti Sumekar bisa berkembang hingga saat ini. ”Terima kasih karena masyarakat memberi kepercayaan kepada BPRS Bhakti Sumekar,” pungkasnya. (mi/par)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/