alexametrics
28.7 C
Madura
Thursday, May 19, 2022

Amankan Belasan Motor Balap Liar

SUMENEP – Sebelas sepeda motor ditinggal pemiliknya saat Satlantas Polres Sumenep menggelar operasi cipta kondisi pukul 02.00 kemarin (16/2). Kendaraan yang terlibat balap liar tersebut diamankan polisi.

Kasatlantas Polres Sumenep AKP Deddy Eka Apriyanto menyampaikan, setiap malam minggu rutin lakukan operasi balap liar. Meski demikian, aksi balap liar itu masih terus berlangsung dengan waktu dan tempat yang berubah-ubah.

Selama ini pihaknya kerap mendapat laporan terkait aksi balap liar oleh kalangan pemuda. Semula, balapan liar biasanya digelar di Jalan Lingkar Barat dan Lingkar Timur. Ternyata, kemarin malan pindah di Jalan Batuan-Lenteng. Tepatnya, di Desa/Kecamatan Batuan. Setibanya polisi di lokasi, mereka langsung berhamburan melarikan diri.

Baca Juga :  Menikah Baru Dua Bulan, Istri Polisi Ngaku Alami KDRT

”Kami dapatkan informasi dari masyarakat bahwa lokasinya pindah-pindah. Kalau tidak ditertibkan, hal seperti ini sangat mengganggu pengguna jalan yang lain,” katanya.

Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Widiarti menambahkan, kegiatan tersebut merupakan gabungan dari berbagai satuan. Itu dilakukan untuk antisipasi kriminalitas dan balap liar. Lokasinya, menyisir wilayah rawan di sekitar perkotaan. Di antaranya, di Jalan Lingkar Timur dan Jalan Lingkar Barat.

Harapannya, bisa meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat. Termasuk kedisiplinan dalam berlalu lintas sehingga mampu memperkecil pelanggaran dan angka kecelakaan lalu lintas.

Seperti terkait kelengkapan surat berkendara, tidak memiliki SIM, tidak menggunakan helm bagi roda dua, pengendara di bawah umur, berkendara dalam keadaan mabuk, dan pengguna knalpot brong,” tandasnya. (jun)

Baca Juga :  Tak Diterima di Perusahaan, Ciptakan Lapangan Pekerjaan Sendiri

 

- Advertisement -

SUMENEP – Sebelas sepeda motor ditinggal pemiliknya saat Satlantas Polres Sumenep menggelar operasi cipta kondisi pukul 02.00 kemarin (16/2). Kendaraan yang terlibat balap liar tersebut diamankan polisi.

Kasatlantas Polres Sumenep AKP Deddy Eka Apriyanto menyampaikan, setiap malam minggu rutin lakukan operasi balap liar. Meski demikian, aksi balap liar itu masih terus berlangsung dengan waktu dan tempat yang berubah-ubah.

Selama ini pihaknya kerap mendapat laporan terkait aksi balap liar oleh kalangan pemuda. Semula, balapan liar biasanya digelar di Jalan Lingkar Barat dan Lingkar Timur. Ternyata, kemarin malan pindah di Jalan Batuan-Lenteng. Tepatnya, di Desa/Kecamatan Batuan. Setibanya polisi di lokasi, mereka langsung berhamburan melarikan diri.

Baca Juga :  Bupati dan Kemendikbud Apresiasi Penerapan Digital School

”Kami dapatkan informasi dari masyarakat bahwa lokasinya pindah-pindah. Kalau tidak ditertibkan, hal seperti ini sangat mengganggu pengguna jalan yang lain,” katanya.

Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Widiarti menambahkan, kegiatan tersebut merupakan gabungan dari berbagai satuan. Itu dilakukan untuk antisipasi kriminalitas dan balap liar. Lokasinya, menyisir wilayah rawan di sekitar perkotaan. Di antaranya, di Jalan Lingkar Timur dan Jalan Lingkar Barat.

Harapannya, bisa meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat. Termasuk kedisiplinan dalam berlalu lintas sehingga mampu memperkecil pelanggaran dan angka kecelakaan lalu lintas.

Seperti terkait kelengkapan surat berkendara, tidak memiliki SIM, tidak menggunakan helm bagi roda dua, pengendara di bawah umur, berkendara dalam keadaan mabuk, dan pengguna knalpot brong,” tandasnya. (jun)

Baca Juga :  Pasangan Mesum di Sumenep Dinikahkan Paksa

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

RSU Waru Sepi Pasien

Jatah Preman

Artikel Terbaru

/