alexametrics
21 C
Madura
Tuesday, May 17, 2022

PD Sumekar dan PT Randu Putra Perkasa terkait Perumahan Randu Permai 2

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Aksi warga Desa Babbalan menutup akses Perumahan Randu Permai II pada Jumat lalu (10/12) belum membuahkan hasil. Indikasinya, hingga kemarin (13/12) PD Sumekar dan PT Randu Putra Perkasa terkesan saling lempar tanggung jawab.

Sebelumnya, Direktur PD Sumekar M. Riyadi menyebutkan jika persoalan tersebut bukan kewenangan PD Sumekar, melainkan pihak developer (PT Randu Putra Perkasa). Dalam perjanjian kerja sama itu sudah jelas bahwa kesepakatan dibuat dengan PD Sumekar. Kala itu, direktur PD Sumekar masih dijabat Darwiez Maszar.

Salah satu isi perjanjian kerja sama itu adalah, akan ada peningkatan jalan desa sebagai akses menuju Perumahan Randu Permai II. Selain itu, akan ada kompensasi kepada pemilik tanah. Sebab, sebagian status tanah yang dijadikan akses Perumahan Randu Permai milik warga setempat. Tetapi, perjanjian itu sampai sekarang tidak kunjung ditepati.

Baca Juga :  Alih Fungsi Lahan Pertanian Tak Terbendung

Komisaris PT Randu Putra Perkasa Badruzzaman mengaku belum bisa berkomentar banyak. Sebab, penanggung jawab Perumahan Randu Permai II di Sumenep adalah Darwiez Maszar dan Faqih Qodafi. ”Kalau surat perjanjian antara PT (PT Randu Putra Perkara) dan PD Sumekar itu memang ada,” katanya.

Karena itu, dia menyarankan Jawa Pos Radar Madura (JPRM) untuk langsung menghubungi Darwiez Maszar dan Faqih Qodafi atau Junaidi. ”Tanyakan saja kepada mereka. Posisi PD Sumekar dulu terkait Perumahan Randu Permai II,” sarannya.

Sementara itu, eks Direktur PD Sumekar Darwiez Maszar belum bisa dimintai keterangan. Dihubungi melalui sambungan telepon berkali-kali, yang bersangkutan tidak merespons.

Junaidi selaku karyawan PD Sumekar sendiri memilih main aman. Dia menyebutkan jika dirinya bukan pengurus PT Randu Putra Perkasa. ”Kalau di PD Sumekar memang pengurus. Tapi, saya tidak berwenang, karena masih ada direktur, takut melangkahi,” terang Kabag Keuangan PD Sumekar itu. 

Baca Juga :  Rp 4 Miliar untuk Kepulauan

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Aksi warga Desa Babbalan menutup akses Perumahan Randu Permai II pada Jumat lalu (10/12) belum membuahkan hasil. Indikasinya, hingga kemarin (13/12) PD Sumekar dan PT Randu Putra Perkasa terkesan saling lempar tanggung jawab.

Sebelumnya, Direktur PD Sumekar M. Riyadi menyebutkan jika persoalan tersebut bukan kewenangan PD Sumekar, melainkan pihak developer (PT Randu Putra Perkasa). Dalam perjanjian kerja sama itu sudah jelas bahwa kesepakatan dibuat dengan PD Sumekar. Kala itu, direktur PD Sumekar masih dijabat Darwiez Maszar.

Salah satu isi perjanjian kerja sama itu adalah, akan ada peningkatan jalan desa sebagai akses menuju Perumahan Randu Permai II. Selain itu, akan ada kompensasi kepada pemilik tanah. Sebab, sebagian status tanah yang dijadikan akses Perumahan Randu Permai milik warga setempat. Tetapi, perjanjian itu sampai sekarang tidak kunjung ditepati.

Baca Juga :  Rugi Rp 700 Juta, PD Sumekar Pailit

Komisaris PT Randu Putra Perkasa Badruzzaman mengaku belum bisa berkomentar banyak. Sebab, penanggung jawab Perumahan Randu Permai II di Sumenep adalah Darwiez Maszar dan Faqih Qodafi. ”Kalau surat perjanjian antara PT (PT Randu Putra Perkara) dan PD Sumekar itu memang ada,” katanya.

Karena itu, dia menyarankan Jawa Pos Radar Madura (JPRM) untuk langsung menghubungi Darwiez Maszar dan Faqih Qodafi atau Junaidi. ”Tanyakan saja kepada mereka. Posisi PD Sumekar dulu terkait Perumahan Randu Permai II,” sarannya.

Sementara itu, eks Direktur PD Sumekar Darwiez Maszar belum bisa dimintai keterangan. Dihubungi melalui sambungan telepon berkali-kali, yang bersangkutan tidak merespons.

Junaidi selaku karyawan PD Sumekar sendiri memilih main aman. Dia menyebutkan jika dirinya bukan pengurus PT Randu Putra Perkasa. ”Kalau di PD Sumekar memang pengurus. Tapi, saya tidak berwenang, karena masih ada direktur, takut melangkahi,” terang Kabag Keuangan PD Sumekar itu. 

Baca Juga :  Penghapusan Program E-Warong, Dinsos Tegaskan Hanya Isu

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/