alexametrics
24.1 C
Madura
Wednesday, August 10, 2022

Bayi Korban Gempa Jangan Sampai Stres

SUMENEP – Puluhan anak dan lanjut usia (lansia) menjadi korban gempa 6,0 SR di Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi, Sumenep. Tidak seperti manusia pada masa produktif, usia-usia ini lebih rentan mengalami trauma.

Kabid Pelayanan Dinkes Sumenep Erliyati mengungkapkan, setidaknya 53 bayi menjadi korban bencana gempa di Kecamatan Gayam. Selain itu ada 88 lansia yang telah memeriksakan diri ke posko kesehatan di Desa Prambanan.

”Bayi dan balita kami periksa dan kami beri bantuan berupa susu dan vitamin. Kami juga meminta agar ibu-ibu menjaga kesehatan diri dan bayi, jangan sampai stres karena trauma,” katanya.

Ketua Bhayangkari Sumenep Hafni Fadillah dan Ketua Persit KCK Koorkab Kodim 0827/Sumenep Ratu Pucuk Cakra Wiguna beserta anggota mengadakan trauma healing untuk anak-anak korban gempa Sabtu (13/10). Kegiatan itu dilaksanakan selama dua hari sejak Jumat (12/10).

Baca Juga :  BPBD Prediksi Tak Ada Gempa Susulan

”Kegiatan ini dilakukan untuk berbagi dengan anak-anak yang ada di sini. Kami ingin membantu mereka bangkit dari trauma mereka,” kata Hafni.

Di hari yang sama Wakapolda Jatim Brigjen Pol M. Iqbal mengunjungi korban. Orang nomor dua di jajaran Polda Jatim itu melihat rumah-rumah warga yang rusak dan berbincang dengan warga di tenda pengungsian.

Iqbal mengaku berkomitmen untuk terus membantu korban gempa di Pulau Sapudi. ”Polri bersama TNI sudah membuat komitmen untuk terus membantu korban hingga pulih. Sampai saat ini anggota TNI dan Polri yang sudah ada di lokasi hampir mencapai seribu personel,” jelasnya.

SUMENEP – Puluhan anak dan lanjut usia (lansia) menjadi korban gempa 6,0 SR di Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi, Sumenep. Tidak seperti manusia pada masa produktif, usia-usia ini lebih rentan mengalami trauma.

Kabid Pelayanan Dinkes Sumenep Erliyati mengungkapkan, setidaknya 53 bayi menjadi korban bencana gempa di Kecamatan Gayam. Selain itu ada 88 lansia yang telah memeriksakan diri ke posko kesehatan di Desa Prambanan.

”Bayi dan balita kami periksa dan kami beri bantuan berupa susu dan vitamin. Kami juga meminta agar ibu-ibu menjaga kesehatan diri dan bayi, jangan sampai stres karena trauma,” katanya.


Ketua Bhayangkari Sumenep Hafni Fadillah dan Ketua Persit KCK Koorkab Kodim 0827/Sumenep Ratu Pucuk Cakra Wiguna beserta anggota mengadakan trauma healing untuk anak-anak korban gempa Sabtu (13/10). Kegiatan itu dilaksanakan selama dua hari sejak Jumat (12/10).

Baca Juga :  Dukung Pengembangan Potensi Wisata

”Kegiatan ini dilakukan untuk berbagi dengan anak-anak yang ada di sini. Kami ingin membantu mereka bangkit dari trauma mereka,” kata Hafni.

Di hari yang sama Wakapolda Jatim Brigjen Pol M. Iqbal mengunjungi korban. Orang nomor dua di jajaran Polda Jatim itu melihat rumah-rumah warga yang rusak dan berbincang dengan warga di tenda pengungsian.

Iqbal mengaku berkomitmen untuk terus membantu korban gempa di Pulau Sapudi. ”Polri bersama TNI sudah membuat komitmen untuk terus membantu korban hingga pulih. Sampai saat ini anggota TNI dan Polri yang sudah ada di lokasi hampir mencapai seribu personel,” jelasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/