alexametrics
25.4 C
Madura
Monday, May 16, 2022

Butuh Tempat Nongki dengan Menu Lengkap? Disini Tempatnya

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Pecinta kopi di Kota Keris tidak perlu bingung mencari tempat nongkrong yang nyaman dengan menu lengkap. Ada Kafe Perihal Kopi yang menyiapkan beragam menu dan tempat yang excited. Mulai dari Robusta, Arabica, Grade Speciality dan lainnya tersedia di kafe tersebut.

Onwer Perihal Kopi Riskiani Putri Akisa mengatakan, kafe tersebut berdiri pada akhir 2019. Konsep yang diusung yakni klasik. ”Harganya sangat terjangkau. Tempatnya juga homey (nyaman),” katanya.

Dalam pembuatan kopi, kafe tersebut menggunakan metode manual brew, dan metode V60. Yakni, cara menyeduh kopi secara manual tanpa menggunakan mesin espresso.

Sementara metode V60 yakni menyeduh kopi dengan cara menuangkan air panas secara perlahan dengan gerakan melingkar di sekitar bubuk.

Baca Juga :  Mahasiswa Kritik Persiapan Visit Sumenep 2018

Selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), kafe tersebut menerapkan jam buka tutup sesuai anjuran pemerintah. Protokol kesehatan juga diterapkan secara maksimal.

”Kami tutup jam 7 malam untuk mendukung kebijakan pemerintah,” pungkasnya. (r1)

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Pecinta kopi di Kota Keris tidak perlu bingung mencari tempat nongkrong yang nyaman dengan menu lengkap. Ada Kafe Perihal Kopi yang menyiapkan beragam menu dan tempat yang excited. Mulai dari Robusta, Arabica, Grade Speciality dan lainnya tersedia di kafe tersebut.

Onwer Perihal Kopi Riskiani Putri Akisa mengatakan, kafe tersebut berdiri pada akhir 2019. Konsep yang diusung yakni klasik. ”Harganya sangat terjangkau. Tempatnya juga homey (nyaman),” katanya.

Dalam pembuatan kopi, kafe tersebut menggunakan metode manual brew, dan metode V60. Yakni, cara menyeduh kopi secara manual tanpa menggunakan mesin espresso.

Sementara metode V60 yakni menyeduh kopi dengan cara menuangkan air panas secara perlahan dengan gerakan melingkar di sekitar bubuk.

Baca Juga :  Lantik Dewan Pengawas PDAM Sumenep, Ini Harapan Bupati Busyro Karim

Selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), kafe tersebut menerapkan jam buka tutup sesuai anjuran pemerintah. Protokol kesehatan juga diterapkan secara maksimal.

”Kami tutup jam 7 malam untuk mendukung kebijakan pemerintah,” pungkasnya. (r1)

Artikel Terkait

Most Read

Pengelolaan TPI Branta Kurang Maksimal

Bersyukur dengan Totalitas

Gempar Dorong DPRD Tolak Impor Garam

Artikel Terbaru

/