alexametrics
21.9 C
Madura
Tuesday, May 24, 2022

BPJS Kesehatan Gelar Bulan Deteksi Dini Kanker Serviks

SUMENEP – Dalam rangka mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), BPJS Kesehatan menggelar Bulan Deteksi Dini Kanker Serviks Kamis (13/7). Kegiatan yang dilaksanakan serentak mulai 13–31 Juli itu diperuntukkan bagi peserta JKN-KIS di Kabupaten Sumenep. Kegiatan itu merupakan upaya promotif dan preventif sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-49 BPJS Kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan Moh. Ismail Marzuki pada acara launching Bulan Deteksi Dini Kanker Serviks di PT Tanjung Odi Sumenep mengatakan, acara tersebut sengaja digelar. Salah satu tujuannya adalah menekan prevalensi kanker serviks kepada peserta JKN-KIS.

Menurut dia, BPJS Kesehatan menyediakan jaminan layanan deteksi dini kanker serviks kepada peserta JKN-KIS. Dengan demikian, peserta JKN-KIS tidak perlu khawatir dengan biaya. Sebab, peserta hanya perlu membawa kartu peserta JKN-KIS dan fotokopi identitas tambahan seperti KTP.

Baca Juga :  Wajib Layani Pasien Miskin Emergency

”Itu di fasilitas kesehatan tingkat pertama untuk pemeriksaan IVA Test dan laboratorium yang bekerja sama untuk pemeriksaan pap smear yang dibiayai langsung oleh BPJS Kesehatan,” katanya.

Ismail Marzuki menambahkan, kanker serviks umumnya baru terdeteksi ketika sudah stadium lanjut. Karena itu, lebih sulit pengobatannnya. Pada 2016, kanker serviks mencapai 19.758 kasus. Total biaya pengobatan yang dikeluarkan mencapai Rp 144 miliar.

Namun, dibandingkan dengan jenis kanker lainnya, kanker serviks sebenarnya paling mudah dicegah dan dideteksi. Untuk itu, seluruh peserta JKN-KIS diimbau melakukan deteksi di FKTP atau sarana penunjang lain yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Menurut dia, sampai saat ini deteksi dini yang dilakukan BPJS Kesehatan dengan metode IVA telah berhasil menjangkau 101.097 peserta. Sementara pap smear berhasil menjangkau 93.263 peserta. ”Hal ini merupakan komitmen kami untuk senantiasa mewujudkan Indonesia yang lebih sehat,” katanya.

Baca Juga :  Jadi Kader JKN Untuk Memberikan Manfaat Bagi Orang Banyak

 

 

SUMENEP – Dalam rangka mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), BPJS Kesehatan menggelar Bulan Deteksi Dini Kanker Serviks Kamis (13/7). Kegiatan yang dilaksanakan serentak mulai 13–31 Juli itu diperuntukkan bagi peserta JKN-KIS di Kabupaten Sumenep. Kegiatan itu merupakan upaya promotif dan preventif sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-49 BPJS Kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan Moh. Ismail Marzuki pada acara launching Bulan Deteksi Dini Kanker Serviks di PT Tanjung Odi Sumenep mengatakan, acara tersebut sengaja digelar. Salah satu tujuannya adalah menekan prevalensi kanker serviks kepada peserta JKN-KIS.

Menurut dia, BPJS Kesehatan menyediakan jaminan layanan deteksi dini kanker serviks kepada peserta JKN-KIS. Dengan demikian, peserta JKN-KIS tidak perlu khawatir dengan biaya. Sebab, peserta hanya perlu membawa kartu peserta JKN-KIS dan fotokopi identitas tambahan seperti KTP.

Baca Juga :  Jadi Kader JKN Untuk Memberikan Manfaat Bagi Orang Banyak

”Itu di fasilitas kesehatan tingkat pertama untuk pemeriksaan IVA Test dan laboratorium yang bekerja sama untuk pemeriksaan pap smear yang dibiayai langsung oleh BPJS Kesehatan,” katanya.

Ismail Marzuki menambahkan, kanker serviks umumnya baru terdeteksi ketika sudah stadium lanjut. Karena itu, lebih sulit pengobatannnya. Pada 2016, kanker serviks mencapai 19.758 kasus. Total biaya pengobatan yang dikeluarkan mencapai Rp 144 miliar.

Namun, dibandingkan dengan jenis kanker lainnya, kanker serviks sebenarnya paling mudah dicegah dan dideteksi. Untuk itu, seluruh peserta JKN-KIS diimbau melakukan deteksi di FKTP atau sarana penunjang lain yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Menurut dia, sampai saat ini deteksi dini yang dilakukan BPJS Kesehatan dengan metode IVA telah berhasil menjangkau 101.097 peserta. Sementara pap smear berhasil menjangkau 93.263 peserta. ”Hal ini merupakan komitmen kami untuk senantiasa mewujudkan Indonesia yang lebih sehat,” katanya.

Baca Juga :  Target Luas Lahan Padi Menyusut

 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Enam Sumber PDAM Menyusut

Grand Final Azan for Youth Sukses

Artikel Terbaru

/