alexametrics
28.5 C
Madura
Saturday, August 13, 2022

Bupati Sumenep Minta Jadwal Kapal Tidak Bersamaan

SUMENEP – Pemkab Sumenep menyiapkan kapal gratis untuk warga kepulauan yang akan mudik Lebaran. Mulai saat ini, Bupati Sumenep A. Busyro Karim sudah merencanakan. Mulai jadwal pemberangkatan kapal hingga semacamnya. Pihaknya tidak menginginkan jadwal berangkat kapal bersamaan.

”Ini kewenangan pemerintah provinsi. Makanya, kami meminta jadwalnya tidak bersamaan,” ujarnya usai me-launching program Smart ID Card di Pendapa Keraton Sumenep Jumat (11/3).

Bupati Sumenep dua periode itu menambahkan, untuk menyiasati membeludaknya warga kepulauan ketika mudik menjelang Lebaran, pihaknya akan menyiapkan kapal gratis. Pihaknya tidak ingin ada kejadian serupa seperti tahun sebelumnya.

Salah satu caranya, mengatur waktu supaya kapal yang gratis dan kapal yang reguler tidak bersamaan pemberangkatannya. ”Jadwal jangan sampai seperti tahun kemarin karena pemberangkatannya sama akhirnya masyarakat ribut. Makanya, kapal gratis dan yang bayar jangan sampai sama,” lanjut dia.

Baca Juga :  Lelang Jabatan, Momentum Ciptakan Birokrasi Bersih

”Kapal reguler berangkat pagi, yang gratis bisa berangkat sore atau malam,” imbuh Busyro. ”Ini yang akan kami lakukan untuk meminimalkan masalah,” ucapnya.

Apakah ada penambahan kapal bagi masyarakat kepulauan? Busyro menegaskan, tahun ini pihaknya akan menambahkan kapal bagi maysarakat kepulauan. Anggaran kapal tersebut Rp 38 miliar.

Kemungkinan, Oktober bersamaan dengan Hari Jadi Sumenep sudah bisa diselesaikan. ”Kami hadiahkan kepada masyarakat kepulauan dengan kapal baru. Kapal itu harus dirasakan oleh masyarakat kepulauan,” tandasnya.

Haerus Saleh, 34, warga Pulau Masalembu, mengatakan, ketika menjelang Lebaran, pasti ada kendala. Terkadang kapal overkapasitas karena warga menunggu berjam-jam. Kondisi tersebut diharapkan tidak terjadi tahun ini.

”Terima kasih kepada Pemkab Sumenep yang berusaha memberikan pelayanan kepada masyarakat kepulauan. Kami meminta pemerintah memperhatikan keselamatan penumpang. Sebab, terkadang kapal melebihi kapasitas,” pintanya.

Baca Juga :  Safari Ramadan, Bupati Kunjungi Ponpes As Sadad

SUMENEP – Pemkab Sumenep menyiapkan kapal gratis untuk warga kepulauan yang akan mudik Lebaran. Mulai saat ini, Bupati Sumenep A. Busyro Karim sudah merencanakan. Mulai jadwal pemberangkatan kapal hingga semacamnya. Pihaknya tidak menginginkan jadwal berangkat kapal bersamaan.

”Ini kewenangan pemerintah provinsi. Makanya, kami meminta jadwalnya tidak bersamaan,” ujarnya usai me-launching program Smart ID Card di Pendapa Keraton Sumenep Jumat (11/3).

Bupati Sumenep dua periode itu menambahkan, untuk menyiasati membeludaknya warga kepulauan ketika mudik menjelang Lebaran, pihaknya akan menyiapkan kapal gratis. Pihaknya tidak ingin ada kejadian serupa seperti tahun sebelumnya.


Salah satu caranya, mengatur waktu supaya kapal yang gratis dan kapal yang reguler tidak bersamaan pemberangkatannya. ”Jadwal jangan sampai seperti tahun kemarin karena pemberangkatannya sama akhirnya masyarakat ribut. Makanya, kapal gratis dan yang bayar jangan sampai sama,” lanjut dia.

Baca Juga :  Proyek Pengadaan PJU Ditunda

”Kapal reguler berangkat pagi, yang gratis bisa berangkat sore atau malam,” imbuh Busyro. ”Ini yang akan kami lakukan untuk meminimalkan masalah,” ucapnya.

Apakah ada penambahan kapal bagi masyarakat kepulauan? Busyro menegaskan, tahun ini pihaknya akan menambahkan kapal bagi maysarakat kepulauan. Anggaran kapal tersebut Rp 38 miliar.

Kemungkinan, Oktober bersamaan dengan Hari Jadi Sumenep sudah bisa diselesaikan. ”Kami hadiahkan kepada masyarakat kepulauan dengan kapal baru. Kapal itu harus dirasakan oleh masyarakat kepulauan,” tandasnya.

- Advertisement -

Haerus Saleh, 34, warga Pulau Masalembu, mengatakan, ketika menjelang Lebaran, pasti ada kendala. Terkadang kapal overkapasitas karena warga menunggu berjam-jam. Kondisi tersebut diharapkan tidak terjadi tahun ini.

”Terima kasih kepada Pemkab Sumenep yang berusaha memberikan pelayanan kepada masyarakat kepulauan. Kami meminta pemerintah memperhatikan keselamatan penumpang. Sebab, terkadang kapal melebihi kapasitas,” pintanya.

Baca Juga :  Datangi Kantor Bawaslu, PGK Desak Bupati Sumenep dan Istri Dipanggil

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/