alexametrics
23.8 C
Madura
Wednesday, August 17, 2022

Festival Akustik HUT JPRM Mulai 15 Juli

SUMENEP – Pelaksanaan Acoustic Festival dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-23 JPRM dimulai besok lusa (15/7). Festival akustik ini akan digelar di Kafe Mr. Ball Billiard & Lounge, Jalan Raya Aryawiraraja, Batuan, hingga 18 Juli 2022.

Technical meeting (TM) pun sudah dilaksanakan Selasa (12/7). Peserta dari Pamekasan, Sampang, dan Bangkalan hadir ke lokasi. Peserta merupakan pelajar dari satuan pendidikan tingkat SMA dan mahasiswa.

Ketua Panitia Taufiqurrahman menyampaikan, antusisme peserta sangat tinggi. Buktinya, kedatangan mereka tepat sesuai jadwal yang direncanakan melalui undangan yang disebar oleh panitia.

”Terima kasih untuk antusiasme peserta. Semoga lomba ini benar-benar bisa menjadi wadah penjaringan bakat bagi pelajar, tidak hanya dalam bidang akademik saja,” ungkap Taufiq saat menyambut peserta.

Baca Juga :  Pelabuhan ke Wisata Kakaktua Butuh Dermaga

Panitia menetapkan pokok kriteria penilaian. Pertama musikalitas (meliputi skill, kreativitas, dan improvisasi). Kedua, performativitas (ketepatan durasi, penampilan, dan kostum). Ketiga adalah harmonisasi (meliputi aransemen dan kekompakan tim).

Taufiq berharap, peserta mampu menyajikan penampilan yang baik dan orisinal. Artinya, ada proses eksplorasi di dalamnya. Sehingga, tidak terkesan meniru musik orang lain. Sebab, hal tersebut punya nilai tersendiri bagi dewan juri.

”Kami harap karyanya benar-benar orisinal, khas, dan ada karakteristik yang tampak dari para peserta,” tutup Taufiq. (di/luq)

SUMENEP – Pelaksanaan Acoustic Festival dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-23 JPRM dimulai besok lusa (15/7). Festival akustik ini akan digelar di Kafe Mr. Ball Billiard & Lounge, Jalan Raya Aryawiraraja, Batuan, hingga 18 Juli 2022.

Technical meeting (TM) pun sudah dilaksanakan Selasa (12/7). Peserta dari Pamekasan, Sampang, dan Bangkalan hadir ke lokasi. Peserta merupakan pelajar dari satuan pendidikan tingkat SMA dan mahasiswa.

Ketua Panitia Taufiqurrahman menyampaikan, antusisme peserta sangat tinggi. Buktinya, kedatangan mereka tepat sesuai jadwal yang direncanakan melalui undangan yang disebar oleh panitia.


”Terima kasih untuk antusiasme peserta. Semoga lomba ini benar-benar bisa menjadi wadah penjaringan bakat bagi pelajar, tidak hanya dalam bidang akademik saja,” ungkap Taufiq saat menyambut peserta.

Baca Juga :  Ngaku Ditipu hingga Rp 77,3 Juta

Panitia menetapkan pokok kriteria penilaian. Pertama musikalitas (meliputi skill, kreativitas, dan improvisasi). Kedua, performativitas (ketepatan durasi, penampilan, dan kostum). Ketiga adalah harmonisasi (meliputi aransemen dan kekompakan tim).

Taufiq berharap, peserta mampu menyajikan penampilan yang baik dan orisinal. Artinya, ada proses eksplorasi di dalamnya. Sehingga, tidak terkesan meniru musik orang lain. Sebab, hal tersebut punya nilai tersendiri bagi dewan juri.

”Kami harap karyanya benar-benar orisinal, khas, dan ada karakteristik yang tampak dari para peserta,” tutup Taufiq. (di/luq)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/